<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716</id><updated>2012-02-16T14:34:58.823+07:00</updated><category term='Penyakit Polio'/><category term='Penyakit Ataksia'/><category term='Penyakit Asam Urat'/><category term='Penyakit Buta Warna'/><category term='Penyakit Sars'/><category term='Penyakit Chikungunya'/><category term='PENYAKIT TUMOR'/><category term='Penyakit Hipertensi'/><category term='Penyakit Rabies'/><category term='Penyakit Lupus'/><category term='Penyakit Flu Babi'/><category term='Penyakit Multiple Sklerosis'/><category term='Penyakit Disentri Amuba'/><category term='Penyakit Prematuritas'/><category term='Penyakit Abses'/><category term='Penyakit Kanker Payudara'/><category term='Penyakit Ejakulasi Dini'/><category term='Penyakit AIDS'/><category term='Penyakit Kanker Usus'/><category term='Penyakit Diabetes Mellitus'/><category term='Penyakit Syaraf Terjepit'/><category term='Penyakit Flue Burung'/><category term='Penyakit Batuk'/><category term='Penyakit Tulang'/><category term='Penyakit Vertigo'/><category term='Penyakit Impotensi'/><category term='PENYAKIT Phenylketonuria'/><category term='Penyakit Kanker Penis'/><category term='Penyakit Asidosis tubulus renalis'/><category term='Penyakit Maag'/><category term='Penyakit Impetigo'/><category term='Penyakit Migrain'/><category term='Penyakit Rematik'/><category term='Pengobatan Alternatif'/><category term='Penyakit Diare'/><category term='Penyakit Glaukoma'/><category term='Penyakit Antraks'/><category term='Penyakit Ginjal'/><category term='Penyakit Hepatitis C'/><category term='Penyakit Radang'/><category term='Penyakit Tifus'/><category term='Penyakit kanker Prostat'/><category term='Penyakit Leptospira'/><category term='Penyakit Herpes'/><category term='PENYAKIT KISTA'/><category term='Penyakit Hiperkolesterolemia'/><category term='Penyakit TBC'/><category term='Kanker Rahim'/><category term='Penyakit Cacar'/><category term='Penyakit Malaria'/><title type='text'>Jenis Penyakit dan Cara Pengobatannya.</title><subtitle type='html'>Di blog ini akan dijelaskan berbagai jenis penyakit mulai dari yang menular dan tidak menular, dari yang berbahaya dan tidak berbahaya.
Tujuan dibuatnya blog ini adalah untuk berbagi info penyakit kepada yang membutuhkan dan cara pengobatannya, karena kesehatan adalah penting.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>50</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-4896563891319710611</id><published>2009-09-14T23:35:00.003+07:00</published><updated>2009-09-14T23:37:11.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Hepatitis C'/><title type='text'>Penyakit Hepatitis C</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyakit Hepatitis C&lt;/span&gt; adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (HCV= Hepatitis C virus). Virus Hepatitis C masuk ke sel hati, menggunakan mesin genetik dalam sel untuk menduplikasi virus Hepatitis C, kemudian menginfeksi banyak sel lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15% dari kasus infeksi Hepatitis C adalah akut, artinya secara otomatis tubuh membersihkannya dan tidak ada konsekwensinya. Sayangnya 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun. Dalam waktu tersebut, hati bisa rusak menjadi sirosis (pengerasan hati), stadium akhir penyakit hati dan kanker hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/Sq5w3hIspNI/AAAAAAAABNQ/RAlIhkntXTQ/s1600-h/virus_hepc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 216px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/Sq5w3hIspNI/AAAAAAAABNQ/RAlIhkntXTQ/s400/virus_hepc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381362703844287698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis berarti pembengkakan pada hati.Banyak macam dari virus Hepatitis C. Dalam banyak kasus, virus yang masuk ke dalam tubuh, mulai hidup di dalam sel hati, mengganggu aktivitas normal dari sel tersebut, lalu menggunakan mesin genetik dalam sel untuk menduplikasi virus Hepatitis C kemudian menginfeksi sel lain yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda penderita Hepatitis C, sangat penting untuk mengkonsumsi makanan sehat dan menghindari alkohol. Alkohol akan memperparah kerusakan hati anda, baik anda dalam pengobatan ataupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu gejala umum dari Hepatitis C adalah kelelahan kronis. Kelelahan juga bisa sebagai efek samping pengobatan Hepatitis C. Rasa lelah akibat Hepatitis C dapat diatasi dengan istirahat cukup dan menjalankan olah raga yang rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus Hepatitis C sangat pandai merubah dirinya dengan cepat. Sekarang ini ada sekurang-kurangnya enam tipe utama dari virus Hepatitis C (yang sering disebut genotipe) dan lebih dari 50 subtipenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini merupakan alasan mengapa tubuh tidak dapat melawan virus dengan efektif dan penelitian belum dapat membuat vaksin melawan virus Hepatitis C. Genotipe tidak menentukan seberapa parah dan seberapa cepat perkembangan penyakit Hepatitis C, akan tetapi genotipe tertentu mungkin tidak merespon sebaik yang lain dalam pengobatan.&lt;br /&gt;Gejala Hepatitis C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika gejala-gejala di bawah ini ada yang mungkin samar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Lelah&lt;br /&gt;   * Hilang selera makan&lt;br /&gt;   * Sakit perut&lt;br /&gt;   * Urin menjadi gelap&lt;br /&gt;   * Kulit atau mata menjadi kuning (disebut "jaundice") jarang terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kasus,Hepatitis C dapat menyebabkan peningkatan enzim tertentu pada hati, yang dapat dideteksi pada tes darah rutin. Walaupun demikian, beberapa penderita Hepatitis C kronis mengalami kadar enzim hati fluktuasi ataupun normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, sangat perlu untuk melakukan tes jika anda pikir anda memiliki resiko terjangkit Hepatitis C atau jika anda pernah berhubungan dengan orang atau benda yang terkontaminasi. Satu-satunya jalan untuk mengidentifikasi penyakit ini adalah dengan tes darah.&lt;br /&gt;Penularan Hepatitis C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan Hepatitis C biasanya melalui kontak langsung dengan darah atau produknya dan jarum atau alat tajam lainnya yang terkontaminasi. Dalam kegiatan sehari-hari banyak resiko terinfeksi Hepatitis C seperti berdarah karena terpotong atau mimisan, atau darah menstruasi. Perlengkapan pribadi yang terkena kontak oleh penderita dapat menularkan virus Hepatitis C (seperti sikat gigi, alat cukur atau alat manicure). Resiko terinfeksi Hepatitis C melalui hubungan seksual lebih tinggi pada orang yang mempunyai lebih dari satu pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan Hepatitis C jarang terjadi dari ibu yang terinfeksi Hepatitis C ke bayi yang baru lahir atau anggota keluarga lainnya. Walaupun demikian, jika sang ibu juga penderita HIV positif, resiko menularkan Hepatitis C sangat lebih memungkinkan. Menyusui tidak menularkan Hepatitis C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda penderita Hepatitis C, anda tidak dapat menularkan Hepatitis C ke orang lain melalui pelukan, jabat tangan, bersin, batuk, berbagi alat makan dan minum, kontak biasa, atau kontak lainnya yang tidak terpapar oleh darah. Seorang yang terinfeksi Hepatitis C dapat menularkan ke orang lain 2 minggu setelah terinfeksi pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-4896563891319710611?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/4896563891319710611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=4896563891319710611' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4896563891319710611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4896563891319710611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/09/penyakit-hepatitis-c.html' title='Penyakit Hepatitis C'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/Sq5w3hIspNI/AAAAAAAABNQ/RAlIhkntXTQ/s72-c/virus_hepc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-1664904774177361856</id><published>2009-08-24T00:31:00.001+07:00</published><updated>2009-08-24T00:33:29.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Ataksia'/><title type='text'>Penyakit Ataksia</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ataksia&lt;/span&gt; sering muncul ketika bagian dari sistem saraf yang mengendalikan gerakan mengalami kerusakan. Penderita ataksia mengalami kegagalan kontrol otot pada tangan dan kaki mereka, sehingga menghasilkan kurangnya keseimbangan dan koordinasi atau gangguan gait (Glucosamine/chondroitin Arthritis Intervention Trial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ataksia&lt;/span&gt; Friedreich merupakan penyakit menurun yang menyebabkan kerusakan progresif terhadap sistem saraf sehingga menyebabkan gangguan gait dan masalah berbicara sampai penyakit jantung. Penyakit ini dinamakan seperti dokter Nicholaus Friedreich, yang pertama kali mendeskripsikan kondisi tersebut pada tahun 1980.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ataksia&lt;/span&gt; yang merupakan gangguan koordinasi seperti kikuk atau gerakan canggung dan tidak kokoh, muncul pada banyak penyakit dan kondisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ataksia&lt;/span&gt; Friedreich disebabkan kemunduran jaringan saraf pada urat saraf tulang belakang (spinal cord) dan saraf yang mengendalikan gerakan otot pada lengan dan kaki. Urat saraf menjadi tipis dan sel-sel saraf kehilangan serabut myelin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ataksia&lt;/span&gt; Friedriech, meskipun jarang merupakan ataksia yang paling sering diturunkan dan terjadi pada wanita dan pria dengan risiko yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar gangguan yang menghasilkan ataksia menyebabkan bagian dari otak yang disebut serebelum (otak kecil) memburuk atau atrofi. Kadang urat saraf tulang belakang (spinal cord) juga terpengaruh. Degenerasi serebelar dan spinosereberal digunakan untuk mendeskripsikan perubahan yang terjadi pada sistem saraf manusia, namun bukan diagnosa yang spesifik. Degenerasi serebelar dan spinosereberal memiliki banyak penyebab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala dan waktu onset tergantung dari tipe ataksia. Bahkan terdapat banyak variasi dalam keluarga yang sama dengan tipe ataksia yang sama. Kelainan resesif umumnya menyebabkan gejala yang dimulai sejak masa kanak-kanak dibandingkan dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, dalam tahun-tahun terakhir, sejak tes genetik tersedia, diketahui ataksia Friedreich mulai terjadi saat dewasa pada beberapa kasus. Ataksia dominan sering muncul pada umur 20 tahun sampai 30 tahun atau bahkan lebih tua lagi. Kadang individu dapat tidak menunjukkan gejala sampai usia 60 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya keseimbangan dan koordinasi yang dipengaruhi pertama kali. Tidak adanya koordinasi tangan, lengan dan kaki dan kemampuan berbicara adalah gejala umum lainnya. Berjalan menjadi semakin sulit dan ditandai oleh berjalan dengan menempatkan kaki semakin jauh untuk mengimbangi keseimbangan yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan koordinasi lengan dan tangan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan kontrol gerak yang baik seperti menulis dan memakan. Gerakan mata yang lambat dapat dilihat pada beberapa bentuk &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ataksia&lt;/span&gt;. Seiring berjalannya waktu, ataksia dapat mempengaruhi kemampuan berbicara &amp;amp; menelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataksia yang diwariskan merupakan kelainan degeneratif yang berkembang selama beberapa tahun. Seberapa parah dan kemungkinan berujung pada kematian tergantung tipe ataksia, usia dimulainya gejala dan faktor lain hanya sedikit dipahami saat ini. Komplikasi saluran pernapasan dapat menjadi fatal pada orang yang ?bed bound? atau memiliki masalah menelan yang parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ataksia&lt;/span&gt; Friedreich dilakukan berdasarkan pemeriksaan klinis termasuk riwayat medis dan melalui pemeriksaan fisik. Tes yang dilakukan meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Elektromiogram (EMG), yang mengukur aktivitas elektrik sel-sel otot.&lt;br /&gt;   * Studi pengantaran saraf, yang mengukur kecepatan saraf meneruskan rangsangan.&lt;br /&gt;   * Elektrokardiogram (EKG), yang memberikan hasil grafik aktivitas elektrik atau pola denyut jantung&lt;br /&gt;   * Ekokardiogram, yang merekam posisi dan gerakan otot jantung.&lt;br /&gt;   * Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau scan computed tomography (CT) scan, yang menyediakan gambar otak dan urat saraf tulang belakang.&lt;br /&gt;   * Ketukan tulang belakang (spinal tap) untuk mengevaluasi cairan serebrospinal.&lt;br /&gt;   * Tes darah dan urin untuk mengetahui naiknya kadar glukosa.&lt;br /&gt;   * Tes genetik untuk mengidentifikasi gen yang dipengaruhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan banyaknya penyakit degeneratif pada sistem saraf, tidak ada obat atau pengobatan yang efektif untuk &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ataksia Friedriech&lt;/span&gt;. Bagaimana pun, banyak gejala dan komplikasi yang dapat diobati untuk membantu pasien mempertahankan fungsi optimal selama mungkin. Diabetes, jika ada, dapat diobati dengan diet dan obat seperti insulin dan beberapa penyakit jantung juga dapat diobati dengan obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah orthopedi seperti deformitis kaki dan skoliosis dapat diatasi dengan alat penguat atau operasi. Terapi fisik dapat memperlama penggunaan lengan dan kaki. Peneliti berharap kemajuan dalam memahami genetik&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; ataksia Friedriech&lt;/span&gt; dapat menjadi pemecahan dalam pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENCEGAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit yang diturunkan secara genetik ini tidak dapat dicegah. Namun, saat ini banyak penelitian yang sedang dilakukan untuk memahami penyakit ini lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-1664904774177361856?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/1664904774177361856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=1664904774177361856' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1664904774177361856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1664904774177361856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-ataksia.html' title='Penyakit Ataksia'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-6534133651563007302</id><published>2009-08-24T00:08:00.002+07:00</published><updated>2010-06-27T01:39:17.946+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Ginjal'/><title type='text'>Penyakit Ginjal</title><content type='html'>Semua orang tahu bahwa &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ginjal&lt;/span&gt; merupakan organ penting manusia. Tetapi tak banyak orang yang mengenal ginjal secara mendalam. Hal ini disebabkan tingkat kepedulian masyarakat untuk mengetahui ginjal yang memiliki kontribusi besar dalam tubuh manusia itu masih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab fenomena tersebut, Sun Hope membuka wawasan kepada semua pihak mengenai kesehatan ginjal dan cara penanganannya bila salah satu organ dalam yang memiliki kontribusi besar pada tubuh manusia ini bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang berlangsung di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan itu dihadiri oleh dr Erik Tapan SpPD MHA sebagai pembicara. Dokter umum yang sangat konsen terhadap ginjal dan permasalahannya ini, memberi pemahaman mengenai ginjal, serta penyakit-penyakit ginjal dan gejala-gejalanya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Bila kita berbicara tentang &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ginjal&lt;/span&gt;, masih banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan kesehatan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ginjal&lt;/span&gt;nya, tahu-tahu divonis harus melakukan cuci darah. Pada keadaan itu, barulah -baik penderita maupun keluarga- sibuk mencari informasi mengenai penyakit ini dan berusaha setengah mati untuk tidak melakukan cuci darah tersebut. Padahal kalau sudah divonis cuci darah, maka tidak ada tindakan lain," kata Erik ketika ditemui okezone dalam acara seminar "Ginjal Sehat Untuk Masa Depan" di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (30/3/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;penyakit ginjal&lt;/span&gt; tidak terdeteksi, tiba-tiba ketika seseorang mengidap penyakit tersebut dan mengalami gejalanya maka berada pada tingkat pertengahan hingga kronis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ginjal &lt;/span&gt;itu harus dijaga baik-baik. Karena itu suatu penyakit yang tidak ada gejalanya, sehingga kalau sudah bermasalah maka langsung ke serangan hebat," jelas dokter yang juga penulis di salah satu blog kesehatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut almamater Universitas Sam Ratulangi itu, ginjal berfungsi sebagai alat filtrasi, yaitu mengeluarkan kelebihan garam, air, dan asam. Serta membuang atau mengatur elektrolit seperti K, Ca, Mg, PO4, membuang sisa metabolisme tubuh, dan bertugas melakukan sekresi untuk menghasilkan EPO yang berfungsi untuk mengatur Haemoglobin darah (HB), aktivasi vitamin D untuk kesehatan tulang, serta mensekresi renin untuk mengatur tekanan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, penyakit ginjal yang diderita oleh manusia itu terbagi menjadi&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; penyakit ginjal akut&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;penyakit ginjal kronik&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;gagal ginjal&lt;/span&gt;. Pada kasus gangguan prerenal disebabkan oleh gangguan pembuluh darah sebelum masuk ginjal, yang ditandai dengan hipovolemia, sindroma hepatorenal, gangguan pembuluh darah, dan sepsis sistemik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan pada jaringan ginjal itu sendiri, lanjut pria ramah ini, disebabkan oleh racun-racun yang masuk melalui mulut, penghancuran jaringan otot. Sementara hemolisis disebabkan oleh pelbagai penyakit seperti penyakit sickle-cell dan lupus. Berbeda dengan glomerulonefritis akut yang banyak disebabkan oleh SLE, kuman streptokokus akibat infeksi tenggorokan maupun gigi, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna menjawab permasalah tersebut, maka racun-racun harus dihindari agar tidak terjadi kerusakan ginjal seperti menghindari jamu atau herbal yang tidak diketahui mekanismenya. Pengobatan yang dilakukan tanpa konsultasi dokter (misalnya penggunaan AINS atau Ibuprofen, antibiotik golongan aminoglikosida dan kontras), mengonsumsi obat-obatan kanker atau kemoterapi, dan imunosupresan juga sebagai pemicu lain yang menyebabkan penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghancuran jaringan otot ginjal yang meluas dapat disebabkan oleh kecelakaan, luka tusuk besar, penggunaan obat-obat jenis statin, stimulan, dan sebagainya. Pada tahap post renal, urin yang akan keluar terhambat oleh adanya batu ginjal, kanker, batu, darah yang menggumpal pada saluran kemih, penyakit persarafan kandung kemih, seperti spina bifida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya lagi, gangguan post renal ditandai dengan nyeri perut dan diare, capek, lemas, mual dan muntah, sukar berkonsentrasi, produksi urin menurun, serta edema. Pengobatan penyakit ginjal akut dapat dilakukan dengan melakukan konsultasi dengan ahlinya (nefrologist atau urologist) baik dengan penyembuhan primer maupun sekunder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan PGA yang terjadi dalam hitungan hari atau minggu, penyakit ginjal kronis (PGK) memiliki proses yang lebih lama. "Penyebab PGK antara lain glomerulonefritis, ginjal polikistik, infeksi, autoimun, dan sebagainya. Seringnya menggunakan atau tanpa konsultasi dokter mengonsumsi obat-obatan asetaminofen, ibuprofen dan teh pelangsing dapat juga memicu penyakit ini," bebernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Erik, untuk mengukur kondisi kesehatan ginjal dapat dilihat dari kadar kreatinin, ureum, protein urin, HB, dan Klirens Kreatinin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Gagal ginjal&lt;/span&gt; dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical check up) rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah. Mengonsumsi air yang cukup, menghindari konsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas, menghindari konsumsi obat-obatan sembarangan, serta segera mengoreksi gangguan ginjal seperti batu, prostat, dan sebagainya," pungkasnya. Bagaimana, sudahkah memeriksa kesehatan ginjal Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sedang ingin mencari uang tambahan? mari &lt;a href="http://www.forexjakarta.com"&gt;belajar forex&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-6534133651563007302?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/6534133651563007302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=6534133651563007302' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/6534133651563007302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/6534133651563007302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-ginjal.html' title='Penyakit Ginjal'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-7918516679508643221</id><published>2009-08-14T00:03:00.000+07:00</published><updated>2009-08-14T00:04:14.372+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Hipertensi'/><title type='text'>Penyakit Darah Tinggi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (Heart attack).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit darah tinggi atau Hipertensi dikenal dengan 2 type klasifikasi, diantaranya Hipertensi Primary dan Hipertensi Secondary :&lt;br /&gt;# Hipertensi Primary&lt;br /&gt;Hipertensi Primary adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan. Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu pula sesorang yang berada dalam lingkungan atau kondisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Hipertensi Secondary&lt;br /&gt;Hipertensi secondary adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Sedangkan pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk (gendut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pregnancy-induced hypertension (PIH), ini adalah sebutan dalam istilah kesehatan (medis) bagi wanita hamil yang menderita hipertensi. Kondisi Hipertensi pada ibu hamil bisa sedang ataupun tergolang parah/berbahaya, Seorang ibu hamil dengan tekanan darah tinggi bisa mengalami Preeclampsia dimasa kehamilannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preeclampsia adalah kondisi seorang wanita hamil yang mengalami hipertensi, sehingga merasakan keluhan seperti pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut, muka yang membengkak, kurang nafsu makan, mual bahkan muntah. Apabila terjadi kekejangan sebagai dampak hipertensi maka disebut Eclamsia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Penyebab Hipertensi&lt;br /&gt;Penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi dikarenakan tembakau yang berisi nikotin. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi. Stop menjadi alcoholic!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penanganan dan Pengobatan Hipertensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     a. Diet Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)&lt;br /&gt;   * Kandungan garam (Sodium/Natrium)&lt;br /&gt;     Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk pengontrolan diet sodium/natrium ini ;&lt;br /&gt;     - Jangan meletakkan garam diatas meja makan&lt;br /&gt;     - Pilih jumlah kandungan sodium rendah saat membeli makan&lt;br /&gt;     - Batasi konsumsi daging dan keju&lt;br /&gt;     - Hindari cemilan yang asin-asin&lt;br /&gt;     - Kurangi pemakaian saos yang umumnya memiliki kandungan sodium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Kandungan Potasium/Kalium&lt;br /&gt;     Suplements potasium 2-4 gram perhari dapat membantu penurunan tekanan darah, Potasium umumnya bayak didapati pada beberapa buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran yang mengandung potasium dan baik untuk di konsumsi penderita tekanan darah tinggi antara lain semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 sagat dikenal efektif dalam membantu penurunan tekanan darah (hipertensi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Pengobatan hipertensi biasanya dikombinasikan dengan beberapa obat;&lt;br /&gt;     - Diuretic {Tablet Hydrochlorothiazide (HCT), Lasix (Furosemide)}. Merupakan golongan obat hipertensi dengan proses pengeluaran cairan tubuh via urine. Tetapi karena potasium berkemungkinan terbuang dalam cairan urine, maka pengontrolan konsumsi potasium harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     - Beta-blockers {Atenolol (Tenorim), Capoten (Captopril)}. Merupakan obat yang dipakai dalam upaya pengontrolan tekanan darah melalui proses memperlambat kerja jantung dan memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     - Calcium channel blockers {Norvasc (amlopidine), Angiotensinconverting enzyme (ACE)}. Merupakan salah satu obat yang biasa dipakai dalam pengontrolan darah tinggi atau Hipertensi melalui proses rileksasi pembuluh darah yang juga memperlebar pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-7918516679508643221?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/7918516679508643221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=7918516679508643221' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7918516679508643221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7918516679508643221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-darah-tinggi.html' title='Penyakit Darah Tinggi'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-554328837582062291</id><published>2009-08-13T23:57:00.000+07:00</published><updated>2009-08-13T23:59:21.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Asidosis tubulus renalis'/><title type='text'>Penyakit Asidosis tubulus renalis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asidosis tubulus renalis (ATR)&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Renal tubular acidosis (RTA)&lt;/span&gt; adalah suatu penyakit ginjal (rhenal) khususnya pada bagian tubulus renalis-nya. Menurut sejumlah literatur ilmiah bidang kesehatan, penyakit ATR ini memang tergolong penyakit langka, dengan manifestasi klinis yang tidak spesifik sehingga diagnosis sering terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan normal, ginjal menyerap asam sisa metabolisme dari darah dan membuangnya ke dalam urin. Pada penderita penyakit ini, bagian dari ginjal yang bernama tubulus renalis tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga hanya sedikit asam yang dibuang ke dalam urin. Akibatnya terjadi penimbunan asam dalam darah, yang mengakibatkan terjadinya asidosis, yakni tingkat keasamannya menjadi di atas ambang normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sejumlah literatur ilmiah bidang kesehatan, penyakit ATR ini memang tergolong penyakit yang jarang terjadi, dengan manifestasi klinis yang tidak spesifik sehingga diagnosis sering terlambat. Namun menurut Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A (K), dokter spesialis gizi dan metabolik anak pada Bagian Ilmu Kesehatan Anak di RSCM Jakarta, pasien penyakit ATR yang dia ditangani semakin hari semakin banyak. Pada tahun 2005 saja, pasien ATR yang dia tangani ada sekitar 20-an orang anak. Dan setiap tahun angka prevalensinya senantiasa bertambah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAMPAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit asidosis jika dibiarkan bisa menimbulkan dampak berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Rendahnya kadar kalium dalam darah. Jika kadar kalium darah rendah, maka terjadi kelainan neurologis seperti kelemahan otot, penurunan refleks dan bahkan kelumpuhan.&lt;br /&gt;   * Pengendapan kalsium di dalam ginjal yang dapat mengakibatkan pembentukan batu ginjal. Jika itu terjadi maka bisa bisa terjadi kerusakan pada sel-sel ginjal dan gagal ginjal kronis.&lt;br /&gt;   * Kecenderungan terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan)&lt;br /&gt;   * Pelunakan dan pembengkokan tulang yang menimbulkan rasa nyeri (osteomalasia atau rakitis).&lt;br /&gt;   * Gangguan motorik tungkai bawah merupakan keluhan utama yang sering ditemukan, sehingga anak mengalami keterlambatan untuk dapat duduk, merangkak, dan berjalan.&lt;br /&gt;   * Kecenderungan gangguan pencernaan, karena kelebihan asam dalam lambung dan usus, sehingga pasien mengalami gangguan penyerapan zat gizi dari usus ke dalam darah. Akibat selanjutnya pasien mengalami keterlambatan tumbuh kembang (delayed development) dan berat badan kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya dokter tidak dapat memastikan penyebab ATR. Namun diduga penyakit ini disebabkan faktor keturunan atau bisa timbul akibat obat-obatan, keracunan logam berat atau penyakit autoimun (misalnya lupus eritematosus sistemik atau sindroma Sjögren).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEMBUHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini dunia kedokteran belum menemukan obat atau terapi untuk menyembuhkannya, karena penyakit ini tergolong sebagai kerusakan organ tubuh, seperti penyakit diabetes mellitus (akibat kerusakan kelenjar insulin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ini penanganan ATR baru sebatas terapi untuk mengontrol tingkat keasaman darah, yaitu dengan memberikan obat yang mengandung zat bersifat basa (alkalin) secara berkala (periodik), sehingga tercapai tingkat keasaman netral, seperti pada orang normal. Zat basa ini mengandung bahan aktif natrium bikarbonat (bicnat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari bentuknya, sedikitnya ada tiga jenis bicnat di pasaran Indonesia: tablet, bubuk, dan cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pasiennya anak-anak, maka kalau menggunakan obat dalam bentuk tablet, tablet tersebut harus digerus terlebih dulu sebelum digunakan. Setelah itu dicampur dengan air matang, lalu diberikan kepada pasien. Sedangkan jika menggunakan bentuk bubuk dan cairan, tinggal dicampur air matang lalu diberikan kepada pasien, sesuai dengan dosis yang ditentukan dokter.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-554328837582062291?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/554328837582062291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=554328837582062291' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/554328837582062291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/554328837582062291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-asidosis-tubulus-renalis.html' title='Penyakit Asidosis tubulus renalis'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5699417614848944914</id><published>2009-08-13T23:53:00.000+07:00</published><updated>2009-08-13T23:54:31.577+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Disentri Amuba'/><title type='text'>PENYAKIT DISENTRI AMUBA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Disentri&lt;/span&gt; merupakan peradangan pada usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar yang encer secara terus menerus (diare) yang bercampur lendir dan darah. Berdasarkan penyebabnya disentri dapat dibedakan menjadi dua yaitu disentri amuba dan disentri basiler. Penyebab yang paling umum yaitu adanya infeksi parasit Entamoeba histolytica yang menyebabkan disentri amuba dan infeksi bakteri golongan Shigella yang menjadi penyebab disentri basiler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuman-kuman tersebut dapat tersebar dan menular ke orang lain melalui makanan dan air yang sudah terkontaminasi kotoran dan juga lalat.&lt;br /&gt;Parasit Entamoeba hystolytica hidup dalam usus besar, parasit tersebut mempunyai dua bentuk, yaitu bentuk yang bergerak dan bentuk yang tidak bergerak. Parasit yang berbentuk tidak bergerak tidak menimbulkan gejala, sedangkan bentuk yang bergerak bila menyerang dinding usus penderita dapat menyebabkan mulas, perut kembung, suhu tubuh meningkat, serta diare yang mengandung darah dan bercampur lendir, namun diarenya tidak terlalu sering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disentri basiler biasanya menyerang secara tiba – tiba sekitar dua hari setelah kemasukan kuman/bakteri Shigella. Gejalanya yaitu demam, mual dan muntah-muntah, diare dan tidak napsu makan. Bila tidak segera diatasi, dua atau tiga hari kemudian keluar darah, lendir atau nanah dalam feses penderita. Pada disentri basiler, penderita mengalami diare yang hebat yaitu mengeluarkan feses yang encer hingga 20-30 kali sehari sehingga menjadi lemas, kurus dan mata cekung karena kekurangan cairan tubuh (dehidrasi). Hal tersebut tidak bisa dianggap remeh, karena bila tidak segera diatasi dehidrasi dapat mengakibatkan kematian. Gejala lainnya yaitu perut terasa nyeri dan mengejang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini umumnya lebih cepat menyerang anak-anak. Kuman – kuman masuk ke dalam organ pencernaan yang mengakibatkan pembengkakan dan pemborokan sehingga timbul peradangan pada usus besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita disentri harus segera mendapat perawatan, yang perlu dihindari adalah mencegah terjadinya dehidrasi karena dapat berakibat fatal. Dalam keadaan darurat, dehidrasi yang ringan dapat diatasi dengan pemberian cairan elektrolit (oralit) untuk mengganti cairan yang hilang akibat diare dan muntah-muntah. Oralit dilarutkan dalamm 200 cc air matang, diaduk dan diberikan sedikit demi sedikit dengan sendok kepada penderita. Apabila oralit tidak tersedia, dapat membuat larutan campuran gula dan garam (1 sendok teh gula + ¼ sendok teh garam, dilarutkan dengan 200 cc air hangat) atau bisa juga dengan meminum air kelapa. Apabila dehidrasi cukup berat, setelah diberi oralit atau larutan campuran gula dan garam sebagai pertolongan pertama, sebaiknya penderita di bawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi penyakit disentri yaitu dengan memperhatikan pola hidup sehat dan bersih, seperti selalu menjaga kebersihan makanan dan minuman dari kontaminasi kotoran dan serangga pembawa kuman, menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan tangan secara baik sesudah buang air besar atau menjelang makan atau ketika memegang makanan yang akan dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi disentri dan diare diantaranya mempunyai efek sebagai adstringent (pengelat) yaitu dapat mengerutkan selaput lendir usus sehingga mengurangi pengeluaran cairan diare dan disentri, selain itu juga mempunyai efek sebagai antiradang, dan antibakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi diare, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta)&lt;br /&gt;Khasiat &amp;amp; Efek : sebagai antiradang. Berkhasiat mengatasi disentri basiler, disentri amuba, diare, gangguan pencernaan, radang usus, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava)&lt;br /&gt;Khasiat &amp;amp; Efek : sebagai astringent/pengelat (mengerutkan selaput lendir usus sehingga dapat mengurangi pengeluaran cairan), anti-diare, disentri, anti-radang, dan menghentikan pendarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.SAMBILOTO (Andrographis paniculata)&lt;br /&gt;Khasiat &amp;amp; Efek : sebagai antiradang, antibakteri, penawar racun. berkhasiat mengatasi diare, disentri basiler, radang usus, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.KUNYIT (Curcuma longa)&lt;br /&gt;Khasiat &amp;amp; efek : sebagai anti-radang, anti-bakteri, astringent/pengelat. Berkhasiat mengatasi disentri, diare, radang usus, gangguan pencernaan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.KROKOT (Portulaca oleracea)&lt;br /&gt;Efek &amp;amp; khasiat : antiradang, menurunkan panas, antitoksik. Untuk disentri, diare akut, radang usus buntu, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.KULIT DELIMA (Punica granatum)&lt;br /&gt;Khasiat &amp;amp; Efek: sebagai astingent/pengelat, anti-diare dan disentri, antibakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.TEH (Thea chinensis)&lt;br /&gt;Khasiat &amp;amp; efek : sebagai pengelat usus/astringent, anti-bakteri. Teh pekat Berkhasiat mengatasi diare, disentri, radang usus, gangguan pencernaan.&lt;br /&gt;Dosis : 10-15 gram kering atau 60-120 krokot segar, direbus, airnya diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. DAUN SENDOK (Plantago major)&lt;br /&gt;Efek &amp;amp; Khasiat : sebagai antiradang, berkhasiat mengatasi diare, disentri panas, disentri basiler, gangguan pencernaan, dan lain-lain&lt;br /&gt;Berikut contoh ramuan tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi disentri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep 1.&lt;br /&gt;30 gram patikan kebo segar + 20 gram kunyit + gula merah secukupnya, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali minum 150 cc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep 2.&lt;br /&gt;30 gram daun jambu biji segar + 5 gram teh, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep 3.&lt;br /&gt;10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering + gula aren, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep 4&lt;br /&gt;60 gram krokot segar + 30 gram daun sendok segar, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Untuk perebusan gunakan panci enamel, panci kaca atau periuk tanah.&lt;br /&gt;Pilih salah satu resep, dan tetap konsultasi ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5699417614848944914?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5699417614848944914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5699417614848944914' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5699417614848944914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5699417614848944914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-disentri-amuba.html' title='PENYAKIT DISENTRI AMUBA'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-3068262581364154487</id><published>2009-08-13T23:46:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T23:48:36.786+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Chikungunya'/><title type='text'>Penyakit Chikungunya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chikungunya&lt;/span&gt; adalah sejenis demam virus yang disebabkan alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Namanya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Makonde yang berarti "yang melengkung ke atas", merujuk kepada tubuh yang membungkuk akibat gejala-gejala arthritis penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian Chikungunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chikungunya berasal dari bahasa Swahili berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung (that which contorts or bends up), mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia). Nyeri sendi ini menurut lembar data keselamatan (MSDS) Kantor Keamanan Laboratorium Kanada, terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki. Selain kasus demam berdarah yang merebak di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat direpotkan pula dengan kasus Chikungunya. Gejala penyakit ini termasuk demam mendadak yang mencapai 39 derajat C, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Terdapat juga sakit kepala, conjunctival injection dan sedikit fotofobia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian serologi untuk Chikungunya tersedia di Universitas Malaya di Kuala Lumpur, Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terdapat sebarang rawatan khusus bagai Chikungunya. Penyakit ini biasanya dapat membatasi diri sendiri dan akan sembuh sendiri. Perawatan berdasarkan gejala disarankan setelah mengetepikan penyakit-penyakit lain yang lebih berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab Chikungunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab penyakit ini adalah sejenis virus, yaitu Alphavirus dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menularkan penyakit demam berdarah dengue. Meski masih "bersaudara" dengan demam berdarah, penyakit ini tidak mematikan. Penyakit Chikungunya disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Apakah penyakit ini juga disebabkan virus dengue? Lalu, apa bedanya dengan DBD dan bagaimana membedakannya? Penyakit Chikungunya disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus Chikungunya. virus Chikungunya ini masuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus. Sejarah Chikungunya di Indonesia Penyakit ini berasal dari daratan Afrika dan mulai ditemukan di Indonesia tahun 1973.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chikungunya di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini pertama sekali dicatat di Tanzania, Afrika pada tahun 1952, kemudian di Uganda tahun 1963. Di Indonesia, kejadian luar biasa (KLB) Chikungunya dilaporkan pada tahun 1982, Demam Chikungunya diindonesia dilaporkan pertama kali di Samarinda, kemudian berjangkit di Kuala Tungkal, Martapura, Ternate, Yogyakarta (1983),Muara Enim (1999), Aceh dan Bogor (2001). Sebuah wabah Chikungunya ditemukan di Port Klang di Malaysia pada tahun 1999, selanjutnya berkembang ke wilayah-wilayah lain. Awal 2001, kejadian luar biasa demam Chikungunya terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan dan Aceh. Disusul Bogor bulan Oktober. Setahun kemudian, demam Chikungunya berjangkit lagi di Bekasi (Jawa Barat), Purworejo dan Klaten (Jawa Tengah). Diperkirakan sepanjang tahun 2001-2003 jumlah kasus Chikungunya mencapai 3.918. dan tanpa kematian yang diakibatkan penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gejala Penderita Chikungunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala utama terkena penyakit Chikungunya adalah tiba-tiba tubuh terasa demam diikuti dengan linu di persendian. Bahkan, karena salah satu gejala yang khas adalah timbulnya rasa pegal-pegal, ngilu, juga timbul rasa sakit pada tulangtulang, ada yang menamainya sebagai demam tulang atau flu tulang. Gejala-gejalanya memang mirip dengan infeksi virus dengue dengan sedikit perbedaan pada hal-hal tertentu. virus ini dipindahkan dari satu penderita ke penderita lain melalui nyamuk, antara lain Aedes aegypti. virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini akan berkembang biak di dalam tubuh manusia. virus menyerang semua usia, baik anak-anak maupun dewasa di daerah endemis. Secara mendadak penderita akan mengalami demam tinggi selama lima hari, sehingga dikenal pula istilah demam lima hari. Pada anak kecil dimulai dengan demam mendadak, kulit kemerahan. Ruam-ruam merah itu muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai tanda-tanda seperti flu. Sering dijumpai anak kejang demam. Pada anak yang lebih besar, demam biasanya diikuti rasa sakit pada otot dan sendi, serta terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Pada orang dewasa, gejala nyeri sendi dan otot sangat dominan dan sampai menimbulkan kelumpuhan sementara karena rasa sakit bila berjalan. Kadang-kadang timbul rasa mual sampai muntah. Pada umumnya demam pada anak hanya berlangsung selama tiga hari dengan tanpa atau sedikit sekali dijumpai perdarahan maupun syok. Bedanya dengan demam berdarah dengue, pada Chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chikungunya tidak menyebabkan kematian / kelumpuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan istirahat cukup, obat demam, kompres, serta antisipasi terhadap kejang demam, penyakit ini biasanya sembuh sendiri dalam tujuh hari. Tidak Menyebabkan Kematian atau Kelumpuhan ! Masih banyak anggapan di kalangan masyarakat, bahwa demam Chikungunya atau flu tulang atau demam tulang sebagai penyakit yang berbahaya, sehingga membuat panik. Tidak jarang pula orang meyakini bahwa penyakit ini dapat mengakibatkan kelumpuhan. Memang, sewaktu virus berkembang biak di dalam darah, penderita merasa nyeri pada tulang-tulangnya terutama di seputar persendian sehingga tidak berani menggerakkan anggota tubuh. Namun, perlu diperhatikan bahwa hal ini bukan berarti terjadi kelumpuhan. Melainkan lebih dari sekedar keengganan si penderita melakukan gerakan karena rasa ngilu pada persendian. Masa inkubasi dari demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari. virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Namun, rasa nyeri masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk Chikungunya. Cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit yang bisa dibeli di warung. Yang penting cukup istirahat, minum dan makanan bergizi. virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Walau demikian, rasa nyeri masih akan tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Jadi, jangan panic dulu apabila terdapat anggota keluarga yang menderita penyakit ini, sebab tidak sampai menyebabkan kematian. Serta ngilu pada persendian itu tidaklah menyebabkan kelumpuhan. Penderita bisa menggerakkan tubuhnya seperti sedia kala. Dokter biasanya hanya memberikan obat penghilang rasa sakit dan demam atau golongan obat yang dikenal dengan obat-obat flu serta vitamin untuk penguat daya tahan tubuh. Sebagian orang mengatakan penyakit ini bisa diatasi dengan mengonsumsi jus buah segar, benarkah? Bagi penderita sangat dianjurkan makan makanan yang bergizi, cukup karbohidrat dan terutama protein serta minum sebanyak mungkin. Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar. Sebaiknya minum jus buah segar. Setelah lewat lima hari, demam akan berangsur-angsur reda, rasa ngilu maupun nyeri pada persendian dan otot berkurang, dan penderitanya akan sembuh seperti semula. vitamin peningkat daya tahan tubuh juga bermanfaat untuk menghadapi penyakit ini. Selain vitamin, makanan yang mengandung cukup banyak protein dan karbohidrat juga meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang bagus dan istirahat cukup bisa membuat rasa ngilu pada persendian cepat hilang. Minum banyak air putih juga disarankan untuk menghilangkan gejala demam. Bagaimana cara menghindari penyakit ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara menghindari Chikungunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara menghindari penyakit ini adalah dengan membasmi nyamuk pembawa virusnya. Ternyata nyamuk ini punya kebiasaan unik. Pertama, Mereka senang hidup dan berkembang biak di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih. Kedua, Serangga bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang ada di belakang pintu kamar. Ketiga, nyamuk ini sangat menyukai tempat yang gelap dan pengap. Mengingat penyebar penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti maka cara terbaik untuk memutus rantai penularan adalah dengan memberantas nyamuk tersebut, sebagaimana sering disarankan dalam pemberantasan penyakit demam berdarah dengue. Insektisida yang digunakan untuk membasmi nyamuk ini adalah dari golongan malation, sedangkan themopos untuk mematikan jentik-jentiknya. malation dipakai dengan cara pengasapan, bukan dengan menyemprotkan ke dinding. Hal ini karena Aedes aegypti tidak suka hinggap di dinding, melainkan pada benda-benda yang menggantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pencegahan yang murah dan efektif untuk memberantas nyamuk ini adalah dengan cara menguras tempat penampungan air bersih, bak mandi, vas bunga dan sebagainya, paling tidak seminggu sekali, mengingat nyamuk tersebut berkembang biak dari telur sampai menjadi dewasa dalam kurun waktu 7-10 hari. Halaman atau kebun di sekitar rumah harus bersih dari benda-benda yang memungkinkan menampung air bersih, terutama pada musim hujan seperti sekarang. Pintu dan jendela rumah sebaiknya dibuka setiap hari, mulai pagi hari sampai sore, agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, sehingga terjadi pertukaran udara dan pencahayaan yang sehat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang tidak ideal bagi nyamuk tersebut. Bisakah seseorang terserang penyakit ini berkali-kali? Kabar baiknya, penyakit ini sulit menyerang penderita yang sama. Sebabnya, pada tubuh penderita akan membentuk antibodi yang akan membuat mereka kebal terhadap wabah penyakit ini di kemudian hari. Dengan demikian, kecil kemungkinan bagi mereka untuk kena lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-3068262581364154487?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/3068262581364154487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=3068262581364154487' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/3068262581364154487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/3068262581364154487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-chikungunya.html' title='Penyakit Chikungunya'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-1951438847477261431</id><published>2009-08-13T23:42:00.001+07:00</published><updated>2009-08-13T23:43:41.414+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Impetigo'/><title type='text'>Penyakit Impetigo</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IMPETIGO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Impetigo&lt;/span&gt; adalah infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah (pustula).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impetigo paling sering menyerang anak-anak, terutama yang kebersihan badannya kurang dan bisa muncul di bagian tubuh manapun, tetapi paling sering ditemukan di wajah, lengan dan tungkai.&lt;br /&gt;Pada dewasa, impetigo bisa terjadi setelah penyakit kulit lainnya.&lt;br /&gt;Impetigo bisa juga terjadi setelah suatu infeksi saluran pernafasan atas (misalnya flu atau infeksi virus lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakteri Staphylococcus atau Streptococcus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impetigo bisa terjadi setelah suatu cedera atau suatu keadaan yang menyebabkan robekan di kulit (misalnya infeksi jamur, luka bakar karena matahari atau gigitan serangga).&lt;br /&gt;Impetigo juga bisa menyerang kulit yang normal, terutama pada tungkai anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impetigo berawal sebagai luka terbuka yang menimbulkan gatal, kemudian melepuh, mengeluarkan isi lepuhannya lalu mengering dan akhirnya membentuk keropeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impetigo merupakan penyakit menular, yang ditularkan melalui cairan yang berasal dari lepuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya lepuhan bervariasi, mulai dari seukuran kacang polong sampai seukuran cincin yang besar.&lt;br /&gt;Lepuhan ini berisi carian kekuningan disertai rasa gatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar daerah yang terinfeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impetigo&lt;br /&gt;Impetigo bulosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan bahwa penyebabnya adalah stafilokokus atau streptokokus, bisa dilakukan pembiakan contoh jaringan yang terinfeksi di laboratorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk infeksi ringan, diberikan salep antibiotik (misalnya erythromycin atau dicloxacillin).&lt;br /&gt;Antibiotik per-oral (ditelan) bisa mempercepat penyembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melepaskan keropeng, kulit sebaiknya dicuci dengan sabun anti-bakteri beberapa kali/hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENCEGAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi bisa dicegah dengan memelihara kebersihan dan kesehatan badan.&lt;br /&gt;Goresan ringan atau luka lecet sebaiknya dicuci bersih dengan sabun dan air, bila perlu olesi dengan zat anti-bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah penularan:&lt;br /&gt;# Hindari kontak dengan cairan yang berasal dari lepuhan di kulit&lt;br /&gt;# Hindari pemakaian bersama handuk, pisau cukur atau pakaian dengan penderita&lt;br /&gt;# Selalu mencuci tangan setelah menangani lesi kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-1951438847477261431?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/1951438847477261431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=1951438847477261431' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1951438847477261431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1951438847477261431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-impetigo.html' title='Penyakit Impetigo'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-140287226013458991</id><published>2009-08-13T23:33:00.002+07:00</published><updated>2009-08-13T23:36:14.956+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYAKIT Phenylketonuria'/><title type='text'>Penyakit Phenylketonuria</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Phenylketonuria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Phenylketonuria&lt;/span&gt; adalah kelainan yang disebabkan pembentukan asam amino phenylalanine, yang merupakan asam amino esensial yang tidak bisa disintesa oleh tubuh tetapi ada pada makanan. Kelebihan phenylalanine biasanya terubah ke tyrosine, asam amino lain, dan disisihkan dari tubuh. Tanpa enzim yang mengubahnya ke tyrosine, phenylalanine menjadi lebih berkembang di darah dan menjadi racun di otak, menyebabkan keterlambatan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PKU terjadi pada hamper semua kelompok etnik. Jika PKU terjadi dalam keluarga dan DNA bisa dijumpai dari seorang anggota keluarga terkena, pengambilan cairan amniotik atau pengambilan contoh chorionic villus dengan analisa DNA bisa dilakukan untuk memutuskan apakah janin mempunyai kelainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan terjadi pada bayi baru lahir yang dideteksi selama tes skrining rutin. Bayi baru lahir dengan PKU jarang mempunyai gejala segera, walaupun kadang-kadang seorang bayi mengantuk atau makan dengan kurang baik. Jika tidak diobati, bayi terkena secara progresif menjadi keterbelakangan mental pada tahun pertama hidup mereka, yang akhirnya menjadi parah. Gejala lain termasuk pusing, mual dan muntah, bercak seperti eksim, kulit tipis dan rambut dibandingkan anggota keluarga mereka, agresif atau berprilaku membahayan dirinya, hiperaktif, dan kadang-kadang mengalami gejala psikiatrik. Anak yang tak diobati sering mengeluarkan bau tubuh dan air kencing "mousy" akibat hasil sampingan phenylalanine (phenylacetic asam) di air kencing dan keringat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah keterbelakangan mental, pemasukan phenylalanine harus dibatasi (tetapi tidak dihilangkan secara keseluruhan karena orang memerlukan beberapa phenylalanine untuk hidup) di mulai pada beberapa minggu pertama kehidupan. Karena semua sumber alami protein mengandung terlalu banyak phenylalanine untuk anak dengan PKU, sehingga anak tidak boleh makan daging, susu, atau makanan lain yang berisi protein. Malahan, mereka harus makan jenis phenylalanine-yang bukan dari makanan, terutama buatan. Makanan alami yang proteinnya rendah, seperti buah-buahan, sayur, dan tanaman biji-bijian tertentu dengan jumlah yang dibatasi, bisa dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diet yang ketat, jika dimulai sedini mungkin dan dipertahankan dengan baik, menyebabkan perkembangan yang normal. Tetapi, jika kontrol sangat ketat diet tidak terpelihara, anak yang terkena mungkin mulai mengalami kesukaran di sekolah. Diet yang ketat dimulai sesudah usia 2 sampai 3 tahun dapat mengontrol hiperaktif yang dan ketidak pedulian ekstrim dan meningkatkan IQ anak pada akhirnya tetapi tidak membalik keterbelakangan mental. Bukti baru saja menyiratkan adanya fungsi beberapa keterbelakangan mental orang dewasa dengan Phenylketonuria (lahir sebelum tes skrining bayi baru lahir ada) mungkin bertambah baik kalau mereka mengikuti diet Phenylketonuria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-140287226013458991?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/140287226013458991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=140287226013458991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/140287226013458991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/140287226013458991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-phenylketonuria.html' title='Penyakit Phenylketonuria'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-896311355195781474</id><published>2009-07-16T17:06:00.001+07:00</published><updated>2009-07-16T17:08:27.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Herpes'/><title type='text'>Penyakit Herpes</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Herpes&lt;/span&gt; merupakan infeksi kulit kelamin yang disebabkan virus yang ditularkan melalui hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang ditemukan juha pada mulut penderita karena yang bersangkutan melakukan oral seks dengan penderita herpes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Penyebab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terinfeksi virus herpes simplex (VSH)&lt;br /&gt;Ada dua tipe VSH:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Tipe 1&lt;br /&gt;  2. Tipe 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya berpotensi untuk menginfeksi anus, lidah, rongga mulut, bibir, dan wajah. Infeksi yang terjadi di bibir atau wajah akan disertai dengan demamm. Jenis virus dapat diketahui di mana terjangkitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Tubuh yang terinfeksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita : daerah genital; vulva dan lubang masuk vagina&lt;br /&gt;Pada lelaki : pangkal penis, kuncup penis, batang penis, dan testikel&lt;br /&gt;Selain di daerah tersebut, infeksi juga dapat terjadi di anus.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Gejala-gejala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Satu atau beberapa lepuh yang sakit berisi air pada kulit alat kelamin, baik laki-laki maupun perempuan, juga di anus, pantat, dan paha.&lt;br /&gt;  2. Lepuh kecil sewaktu-waktu akan pecah dan membentuk luka terbuka&lt;br /&gt;  3. Dapat kering dengan sendirinya dan meninggalkan keropeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka yang ditimbulkan herpes dapat bertahan sampai 3 minggu atau lebih, yang disertai demam, gatal, dan pembesaran pada kelenjar limfa. Perempuan yang menderita herpes akan mengalami kesulitan saat mengeluarkan air seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus herpes akan tetap berada di tubuh meskipun gejala penyakit sudah menghilang. Biasanya lepuhan akan kambuh pada tempat yang sama, beberapa minggu sampai tahu-tahun berikutnya dengan rasa nyeri dan jumlah yang relatif berkurang. Namun selanjutnya akan sembuh dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Pengobatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ditemukan obat yang tepat untuk mengatasi herpes. Untuk mengurangi efek yang ditimbulkan penyakit herpes, jagalah kebersihan pada daerah infeksi dan jangan berhubungan seks sekalipun dengan kondom.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bersihkan tangan sesering mungkin dan jangan menyentuh  luka herpes tersebut. Hati-hati virus ini dapat menulat pada mata jika diusapkan ke mata sesudah bersentuhan dengan luka herpes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Peringatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang wanita melahirkan dengan riwayat menderita herpes genital sebelumnya, bisa dipastikan bayi yang dilahirkan juga terkena herpes. Anda harus memberitahukan bidan dan dokter yang membantu persalinan agar dapat melindungi mata bayi Anda dari virus herpes genital tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Fakta-fakta tentang penyakit herpes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Ada dua macam herpes, herpes yang menyerang rongga mulut (oral herpes) dan herpes yang menyerang organ kelamin (genital herpes)&lt;br /&gt;  2. Menurut hasil penelitian di Amerika Serikat, sekitar 50-80% orang dewasanya terjangkit oral herpes, yang disertai demam tinggi&lt;br /&gt;  3. Satu diantara lima orang dewasa di Amerika Serikat terjangkit genital herpes. Sering kali mereka tidak menyadari Herpes menyebar genital ke genital atau oral ke genital saat melakukan kontak seksual&lt;br /&gt;  4. Oral dan genital herpes sangat mengganggu aktivitas, namun secara umum tidak begitu berbahaya bagi orang dewasa jika segera dilakukan perawatan dan pengobatan yang benar&lt;br /&gt;  5. Herpes tidak mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia.&lt;br /&gt;  6. Genital herpes berpotensi menjadi jalan masuk virus HIV ke dalam tubuh&lt;br /&gt;  7. Virus herpes membutuhkan beberapa hari setelah berhasil masuk ke tubuh untuk menyebar dan menginfeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-896311355195781474?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/896311355195781474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=896311355195781474' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/896311355195781474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/896311355195781474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-herpes.html' title='Penyakit Herpes'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-1004420004103971121</id><published>2009-07-16T17:01:00.001+07:00</published><updated>2009-07-16T17:02:37.672+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Malaria'/><title type='text'>Penyakit Malaria</title><content type='html'>Penyakit malaria adalah suatu penyakit menular yang banyak diderita oleh penduduk di daerah tropis dan subtropis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit tersebut semula banyak ditemukan di daerah rawa-rawa dan dikira disebabkan oleh udara rawa yang buruk, sehingga dikenal sebagai malaria (mal = jelek; aria=udara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berkembangnya teknologi kedokteran, pendapat itu dimentahkan oleh berbagai data mutakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Penyebab Penyakit Malaria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Penyakit malaria disebabkan oleh bibit penyakit yang hidup di dalam darah manusia. Bibit penyakit tersebut termasuk binatang bersel satu, tergolong amuba yang disebut Plasmodium.&lt;br /&gt;  2. Ada empat macam plasmodium yang menyebabkan malaria:&lt;br /&gt;  3. Falciparum, penyebab penyakit malaria tropika. Jenis malaria ini bisa menimbulkan kematian.&lt;br /&gt;  4. Vivax, penyebab malaria tersiana. Penyakit ini sukar disembuhkan dan sulit kambuh.&lt;br /&gt;  5. Malariae, penyebab malaria quartana. Di Indonesia penyakit ini tidak banyak ditemukan.&lt;br /&gt;  6. Ovale, penyebab penyakit malaria Ovale. Tidak terdapat di Indonesia.&lt;br /&gt;  7. Kerja plasmodium adalah merusak sel-sel darah merah. Dengan perantara nyamuk anopheles, plasodium masuk ke dalam darah manusian dan berkembang biak dengan membelah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Penularan dan Penyebaran Penyakit Malaria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Penularan penyakit malaria dari orang yang sakit kepada orang sehat, sebagian besar melalui gigitan nyamuk. Bibit penyakit malaria dalam darah manusia dapat terhisap oleh nyamuk, berkembang biak di dalam tubuh nyamuk, dan ditularkan kembali kepada orang sehat yang digigit nyamuk tersebut.&lt;br /&gt;  2. Jenis-jenis vektor (perantara) malaria yaitu:&lt;br /&gt;  3. Anopheles Sundaicus, nyamuk perantara malaria di daerah pantai.&lt;br /&gt;  4. Anopheles Aconitus, nyamuk perantara malaria daerah persawahan.&lt;br /&gt;  5. Anopheles Maculatus, nyamuk perantara malaria daerah perkebunan, kehutanan dan pegunungan.&lt;br /&gt;  6. Penularan yang lain adalah melalu transfusi darah. Namun kemungkinannya sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Tanda-tanda penyakit malaria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Dimulai dengan dingin dan sering sakit kepala. Penderita menggigil atau gemetar selama 15 menit sampai satu jam.&lt;br /&gt;  2. Dingin diikuti demam dengan suhu 40 derajat atau lebih. Penderita lemah, kulitnya kemerahan dan menggigau. Demam berakhir serelah beberapa jam.&lt;br /&gt;  3. Penderita mulai berkeringat dan suhunya menurun. Setelah serangan itu berakhir, penderita merasa lemah tetapi keadaannya tidak mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Bahaya penyakit malaria:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Rasa sakit yang ditimbulkan sangat menyiksa si penderita&lt;br /&gt;  2. Tubuh yang sangat lemah, sehingga tidak dapat bekerja seperti biasa&lt;br /&gt;  3. Dapat menimbulkan kematian pada anak-anak dan bayi&lt;br /&gt;  4. Perkembangan otak bisa terganggu pada anak-anak dan bayi, sehingga menyebabkan kebodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Tindakan dan Pengobatan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Memutus rantai penularan dengan memilih mata rantai yang paling lemah. Mata rantai tersebut adalah penderita dan nyamuk malaria.&lt;br /&gt;  2. Seluruh penderita yang memiliki tanda-tanda malaria diberi pengobatan pendahuluan dengan tujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah penularan selama 10 hari.&lt;br /&gt;  3. Bagi penderita yang dinyatakan positif menderita malaria setelah diuji di laboratorium, akan diberi pengobatan secara sempurna.&lt;br /&gt;  4. Bagi orang-orang yang akan masuk ke daerah endemis malaria seperti para calon transmigran, perlu diberi obat pencegahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Tindakan-tindakan Pencegahan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Usahakan tidur dengan kelambu, memberi kawat kasa, memakai obat nyamuk bakar, menyemprot ruang tidur, dan tindakan lain untuk mencegah nyamuk berkembang di rumah.&lt;br /&gt;  2. Usaha pengobatan pencegahan secara berkala, terutama di daerah endemis malaria.&lt;br /&gt;  3. Menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan ruang tidur, semak-semak sekitar rumah, genangan air, dan kandang-kandang ternak.&lt;br /&gt;  4. Memperbanyak jumlah ternak seperti sapi, kerbau, kambing, kelinci dengan menempatkan mereka di luar rumah di dekat tempat nyamuk bertelur.&lt;br /&gt;  5. Memelihara ikan pada air yang tergenang, seperti kolam, sawah dan parit. Atau dengan memberi sedikit minyak pada air yang tergenang.&lt;br /&gt;  6. Menanam padi secara serempak atau diselingi dengan tanaman kering atau pengeringan sawah secara berkala&lt;br /&gt;  7. Menyemprot rumah dengan DDT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-1004420004103971121?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/1004420004103971121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=1004420004103971121' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1004420004103971121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1004420004103971121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-malaria.html' title='Penyakit Malaria'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-4235482189577758753</id><published>2009-07-16T16:45:00.000+07:00</published><updated>2009-07-16T16:47:12.623+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kanker Rahim'/><title type='text'>Kanker Rahim</title><content type='html'>Seks tidak hanya untuk rekreasi tapi juga prokreasi. Dan salah satu bagian penting yang ikut berpengaruh dalam fugsi pro-kreasi tersebut adalah rahim. Kanker, baru mendengar namanya saja, penyakit yang satu ini pasti langsung bikin ciut nyali kita. Karena sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ada kanker yang secara spesifik  hanya menyerang perempuan , yaitu kanker rahim. Menurut penelitian kanker rahim menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian tertinggi bagi wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak usah terlalu panic berlebihan,  karena ada berita baik, bahwa kita bisa mencegah penyakit ini agar tidakmampir ke tubuh kita dan masih bisa disembuhkan secara total. Asalkan kita sudah mendeteksinya secara dini.  Karena itu kita perlu mengenal lebih jauh tentang penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KENALI SATU-SATU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita mengetahui cara pencegahan kanker rahim, kita harus mengenal terlebih dahulu secara detail tentang rahim kita sendiri. Rahim memiliki tiga bagian yang rentan terkena kanker yaitu bagian leher rahim, badan rahim, dan indung telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing bagian ini  memiliki  ‘penggemar ‘ tersendiri.&lt;br /&gt;Biasanya usia penderita kanker leher rahim berkisar  antara 30-49 tahun. Kanker indung telur bisa saja diderita sejak usia belasan tahun sampai usia 60 tahun. Seddangkan penderita kanker badan rahim biasanya terjadi pada wanita yang telah memasuki masa post menopause, tapi 5% bisa dibawah usia 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti sampai umur 30 tahun nanti kita akan bebas kanker ? belum tentu..! karena harus dingat bahwa kebiasaan  yang kita lakukan  bisa mempengaruhi ‘nasib’  penyakit kita di usia 30 nanti. Saatnya ‘membuang’ bibit  kanker agar kita tidak panen di usia 30-an nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SIAPA YANG BISA KENA ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang memiliki resiko tinggi terkena kanker leher rahim adalah wanita menikah  terlalu muda, di bawah 20 tahun. Selain itu  wanita yang melakukan aktivitas seksual yang tidak sehat atau memiliki mitra seksual yang banyak, rentan terpapar oleh  human papilloma virus (HPV) yang disinyalir  merupakan  penyebab terjadinya perubahan abnormal pada sel-sel rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan lain yang juga memperbesar resiko kanker leher rahim adalah merokok, tidak memelihara kebersihan vagina, serta memiliki pasangan  yang beresiko tinggi. Kekurangan vitamin A, C, E yang mengandung antioksidan, yang positif memberikan  kekebalan tubuh  sehingga  terlindung dari  kanker, juga membuat kita rentan terkena kakner leher rahim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua penyebab tadi berdasarkan studi secara garis besar. Jadi  kita tidak bisa menuduh seseorang begitu saja terkena kanker rahim akibat perilaku seksualnya yang tidak sehat.  Mungkin saja ada factor lain diluar itu yang bisa menyebabkan kanker rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DETEKSI DARI SEKARANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan kanker indung telur dan badan rahim, kanker yang terdapat  pada leher rahim paling mudah  dideteksi dengan test pap smear. Test ini digunakan  untuk melihat  apakah terjadi perubahan / perkembangan sel-sel leher rahim menjadi sel kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pemeriksaannya juga tidak lama, hanya dalam waktu beberapa menit saja. Begitu kita telah melakukan aktivitas seksual, sebaiknya kita menjadwalkan secara rutin untuk pemeriksaan pap smear, setahun sekali. Misalnya dengan begini, terlihat adanya kelainan atau perkembangan sel diluar batas normal, bisa segera diketahui dan diobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu,ada beberapa gejala yang harus kita waspadai. Jika mengalami keputihan  yang tidak normal, berbau  dan berwarna kehijauan, terjadi pendarahan  di luar haid, misalnya setiap selesai senggama ada pendarahan, jangan tinggal diam, segera konsultasikan ke ginekolog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya kita peduli  pada tubuh sendiri. Begitu kita mengalami nyeri pinggul  dan merasa sakit  sat buang air kecil, kanker leher rahim itu sudah masuk ke stadium lebih lanjut. Tentunya kita tidak mau terkena kanker ini, jadi sebaiknya sebelum gejala ini datang pada diri kita. Lebih baik dari awal kita  melakukan  pemeriksaan  walaupun  tidak ada keluhan, karena tidak ada ruginya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-4235482189577758753?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/4235482189577758753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=4235482189577758753' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4235482189577758753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4235482189577758753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/kanker-rahim.html' title='Kanker Rahim'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5789507182002319688</id><published>2009-07-10T11:00:00.000+07:00</published><updated>2009-07-10T11:02:03.838+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Kanker Usus'/><title type='text'>Penyakit Kanker Usus</title><content type='html'>Sakit perut. Itulah keluhan yang kerap dirasakan Prasetyo, 45 tahun, selama tiga tahun sebelum akhirnya divonis menderita kanker kolorektal (usus besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, dia dinyatakan dokter menderita radang usus, sehingga hanya diberi obat antiradang, penghilang rasa sakit, dan antibiotik. Namun, obat-obatan itu tak pernah mampu menghilangkan keluhannya secara tuntas. Alhasil, sakit perut itu berulang, dan selalu berulang. Sampai suatu ketika, ia merasakan sakit yang hebat di perutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prasetyo pun kembali ke dokter. Kali ini, dokter mengatakan, ada perlengketan di usus besarnya sehingga harus dilakukan pembedahan. Sebagian usus besarnya pun dipotong. Selesai masalah? Ternyata tidak. Prasetyo yang perokok berat ini masih sering merasakan sakit di perut. Tubuhnya pun makin kurus, dan kerap mengalami diare. Penyebab dari sakit perut itu akhirnya diketahui lewat pemeriksaan di sebuah rumah sakit besar di Bandung. Kanker dipastikan telah bersarang di usus besar Prasetyo, dan telah mencapai stadium IV. Empat bulan setelah mendengar vonis ini, Prasetyo berpulang untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kanker usus besar adalah salah satu jenis kanker yang cukup sering ditemui, utamanya pada pria dan wanita berusia 50 tahun atau lebih. Pada pria, kanker usus besar menempati urutan ketiga sebagai kanker tersering yang ditemui setelah kanker prostat dan paru-paru. Sementara pada wanita, kanker ini pun menempati urutan ketiga setelah kanker payudara dan paru-paru. ”Dari berbagai laporan, di Indonesia terdapat kenaikan jumlah kasus (kanker usus besar), meskipun belum ada data yang pasti. Data di Departemen Kesehatan didapati angka 1,8 per 100 ribu penduduk,” tutur dokter Adil S Pasaribu, SpB KBD, spesialis bedah dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker usus besar adalah tumbuhnya sel kanker yang ganas di dalam permukaan usus besar atau rektum. Kebanyakan kanker usus besar berawal dari pertumbuhan sel yang tidak ganas atau adenoma, yang dalam stadium awal membentuk polip (sel yang tumbuh sangat cepat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada stadium awal, adenoma dapat diangkat dengan mudah. Hanya saja pada stadium awal ini, seringkali adenoma tidak menampakkan gejala apapun, sehingga tidak terdeteksi dalam waktu yang relatif lama. Padahal, adenoma yang awalnya tak menimbulkan keluhan apapun ini, pada suatu saat bisa berkembang menjadi kanker yang menggerogoti semua bagian dari usus besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala awal yang tidak khas ini membuat banyak penderita kanker usus besar datang ke rumah sakit ketika perjalanan penyakit sudah demikian lanjut. Upaya pengobatan pun menjadi sulit. Padahal, seperti dikatakan Ketua Perhimpunan Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, dokter Aru Sudoyo SpPD KHOM, kunci utama keberhasilan penanganan kanker usus besar adalah ditemukannya kanker dalam stadium dini, sehingga terapi dapat dilaksanakan secara bedah kuratif. Sayangnya, hal seperti ini sangat jarang. Yang kerap terjadi adalah kasus seperti dialami Prasetyo, yakni kanker ditemukan pada stadium lanjut, sehingga harapan penderita untuk bertahan hidup menjadi sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kanker usus besar ditemukan pada stadium I, peluang penderita untuk hidup hingga lima tahun mencapai 85-95 persen. Sementara bila ditemukan pada stadium II, peluang itu mencapai 60-80 persen, pada stadium III sekitar 30-60 persen, dan stadium IV sekitar 25 persen. ”Ini artinya, bila ada 100 penderita kanker usus besar stadium IV, maka yang masih hidup sampai lima tahun hanya lima orang,” ucap Aru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deteksi dini&lt;br /&gt;Untuk menghindari kemungkinan terburuk, seperti dialami Prasetyo, deteksi dini merupakan hal yang sangat penting. ”Deteksi dini atau skrining terhadap kanker ini, dapat menyelamatkan hidup,” tegas Adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan deteksi dini dapat ditemukan adanya polip prakanker, yaitu suatu pertumbuan abnormal pada usus besar atau rektum yang dapat segera dibuang sebelum berubah menjadi kanker. ”Jika semua orang yang berumur 50 tahun atau lebih melakukan skrining secara teratur, maka sebanyak 60 persen kematian akibat kanker kolorektal dapat dihindari,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deteksi dini adalah investigasi pada individu asimtomatik (tanpa gejala) yang bertujuan untuk mendeteksi adanya penyakit pada stadium dini sehingga dapat dilakukan terapi kuratif. Secara umum, urai Adil, deteksi dini dapat dilakukan pada dua kelompok, yaitu populasi umum dan kelompok risiko tinggi. Deteksi dini pada kelompok populasi umum dilakukan kepada individu yang berusia di atas 40 tahun. Sedangkan mereka yang tergolong kelompok berisiko tinggi, antara lain adalah mereka yang pernah menjalani polipektomi untuk adenoma di usus besar, dan orang-orang yang berasal dari keluarga dengan riwayat penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan riwayat keluarga, Anda tak perlu khawatir berlebihan jika berasal dari keluarga yang memiliki riwayat kanker usus besar. Menurut Adil, faktor genetik memang bisa menjadi penyebab munculnya penyakit ini, tapi faktor tersebut bisa dipersempit. Caranya, ubahlah pola makan Anda dan lakukan deteksi dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab dan gejala&lt;br /&gt;Sejauh ini, penyebab kanker usus besar memang belum diketahui secara pasti. Hanya saja, ada beberapa hal yang diduga kuat berpotensi memunculkan penyakit ganas ini, yaitu: cara diet yang salah (terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan protein, serta rendah serat), obesitas (kegemukan), pernah terkena kanker usus besar, berasal dari keluarga yang memiliki riwayat kanker usus besar, pernah memiliki polip di usus, umur (risiko meningkat pada usia di atas 50 tahun), jarang melakukan aktivitas fisik, sering terpapar bahan pengawet makanan maupun pewarna yang bukan untuk makanan, dan merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Panduan Pengelolaan Adenokarsinoma Kolorektal disebutkan bahwa meskipun penelitian awal tidak menunjukkan hubungan merokok dengan kejadian kanker usus besar, namun penelitian terbaru menunjukkan, perokok jangka lama (30-40 tahun) mempunyai risiko berkisar 1,5-3 kali. Diperkirakan, satu dari lima kasus kanker usus besar di Amerika Serikat bisa diatributkan kepada perokok. Penelitian kohort dan kasus-kontrol dengan desain yang baik menunjukkan, merokok berhubungan dengan kenaikan risiko terbentuknya adenoma dan juga kenaikan risiko perubahan adenoma menjadi kanker usus besar. ”Karena itu untuk mencegah kejadian kejadian kanker usus besar dianjurkan untuk tidak merokok,” kata Aru. Mengenai gejala kanker usus besar, Aru menyebut beberapa hal yang kerap dikeluhkan para penderita, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Perdarahan pada usus besar yang ditandai dengan ditemukannya darah pada feses saat buang air besar.&lt;br /&gt;    * Perubahan pada fungsi usus (diare atau sembelit) tanpa sebab yang jelas, lebih dari enam minggu.&lt;br /&gt;    * Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas&lt;br /&gt;    * Rasa sakit di perut atau bagian belakang.&lt;br /&gt;    * Perut masih terasa penuh meskipun sudah buang air besar.Rasa lelah yang terus-menerus&lt;br /&gt;    * Kadang-kadang kanker dapat menjadi penghalang dalam usus besar yang tampak pada beberapa gejala seperti sembelit, rasa sakit, dan rasa kembung di perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menangani kanker usus besar, menurut Aru, terapi bedah merupakan cara yang paling efektif, utamanya bila dilakukan pada penyakit yang masih terlokalisir. Namun, bila sudah terjadi metastasis (penyebaran), penanganan menjadi lebih sulit. Tetapi, dengan berkembangnya kemoterapi dan radioterapi pada saat ini, memungkinkan penderita stadium lanjut atau pada kasus kekambuhan untuk menjalani terapi adjuvan. Terapi adjuvan adalah kemoterapi yang diberikan setelah tindakan operasi pada pasien kanker stadium III guna membunuh sisa-sisa sel kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, terapi adjuvan bisa dilakukan tanpa suntik (infus), melainkan dengan oral/tablet (Capacitabine). Ketersediaan capacitabine tablet memungkinkan pasien untuk menjalani kemoterapi di rumah yang tentu saja efektivitasnya lebih baik. ”Capacitabine juga merupakan kemoterapi oral yang aman dan bekerja sampai ke sel kanker,” kata Aru yang juga menjabat sebagai ketua Komisi Terapi Adjuvan, Kelompok Kerja Adenokarsinoma Kolorektal Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurus Menangkal Kanker Usus Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencegah jauh lebih baik ketimbang mengobati. Hal itu juga berlaku pada kanker usus besar. Agar tak sampai terjamah penyakit mematikan ini, lakukan upaya pencegahan. Simak tips pencegahan dari dokter Adil S Pasaribu SpB KBD berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Hindari makanan tinggi lemak, protein, kalori, serta daging merah. Jangan lupakan konsumsi kalsium dan asam folat.Setelah menjalani polipektomi adenoma disarankan pemberian suplemen kalsium.&lt;br /&gt;    * Disarankan pula suplementasi vitamin E, dan D.&lt;br /&gt;    * Makan buah dan sayuran setiap hari.&lt;br /&gt;    * Pertahankan Indeks Massa Tubuh antara 18,5 - 25,0 kg/m2 sepanjang hidup.&lt;br /&gt;    * Lakukan aktivitas fisik, semisal jalan cepat paling tidak 30 menit dalam sehari.&lt;br /&gt;    * Hindari kebiasaan merokok.Segera lakukan kolonoskopi dan polipektomi pada pasien yang ditemukan adanya polip.&lt;br /&gt;    * Lakukan deteksi dini dengan tes darah samar sejak usia 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5789507182002319688?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5789507182002319688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5789507182002319688' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5789507182002319688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5789507182002319688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-kanker-usus.html' title='Penyakit Kanker Usus'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5046880395283413133</id><published>2009-07-05T15:02:00.000+07:00</published><updated>2009-07-05T15:04:49.014+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Maag'/><title type='text'>Penyakit Maag</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maag&lt;/span&gt; adalah kelebihan kadar asam lambung hingga menyebabkan perasaan terbakar di ulu hati. Ini sering kali terjadi akibat makan makanan berlemak atau akibat terlalu banyak minum alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan ini menyebabkan lambung menghasilkan tambahan asam, yang menimbulkan rasa tidak enak (rasa penuh, sebah) pada bagian lambung atau bagian tengah dada. Sebagian orang mengacaukan perasaan terbakar di ulu hati ini sebagai gangguan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan asam lambung yang berlarut-larut atau berulang-ulang merupakan tanda peringatan untuk borok lambung atau usus. Borok lambung atau usus sendiri merupakan luka menahun pada lambung atau usus halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini dapat diketahui dengan adanya rasa nyeri yang  menahun dang kadang-kadang menusuk pada ulu hati. Sering kali rasa nyeri berkurang setelah penderita makan atau minum susu. Namun jika penderita terlambat makan 2 atau 3 jam, makan makanan berlemak dan pedas, atau meminum alkohol, serangan nyeri akan menghebat.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Penyebab sakit maag:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola makan yang tidak teratur Gaya hidup yang tidak sehat, stres, dan jam tidur yang tidak baikMerokok, meminum kopi dalam takaran yang besar dan berulang-ulang.Meminum minuman beralkohol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Pencegahan dan Pengobatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan makanan yang menyembuhkan dan jangan mengonsumsi makanan yang mengganggu borok tersebut.&lt;br /&gt;1. Makanan yang menyembuhkan borok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Minum dua gelas air sebelum dan sesudah makan. Minumlah yang banyak sepanjang hari.&lt;br /&gt;   * Keju, kelapa susu (rum), havermout, pisang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Makanan yang tidak berbahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Telor rebus, biskuit, kentang rebus, ketela, mie instan, pisang yang sudah masak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Makanan yang membuat borok semakin parah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Minuman keras, kopi, rokok, cabai dan merica, makanan berlemak,  minuman bersoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Pendapat umum yang mengatakan bahwa susu adalah salah satu obat terbaik bagi borok lambung perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Justru hasil penelitian mengatakan jika susu akan meningkatkan produksi asam lambung dan memperparah penyakit borok lambung.&lt;br /&gt;  2. Jangan meminum obat-obat tertentu seperti tablet Fe (besi), aspirin, corticosterroid, bahkan antacid seperti sodium bicarbonat karena hanya meredakan sakit untuk sementara waktu. Selebihnya akan merangsang lebih banyak lagi sekresi asam lambung&lt;br /&gt;  3. Obat antacid yang paling aman adalah magnesium dan alumunium hidroxida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangatlah penting untuk segera mengobati borok lambung. Jika ini dibiarkan, penyakit akan lebih berbahaya seperti terjadi perdarahan dan peritonitis. Borok lambung biasanya akan membaik jika pasien mampu mengatur pola makannya, hidup lebih berhati-hati, menghindari hal-hal yang menyebabkan stres. Cobalah untuk belajar hidup lebih relaks tentu diikuti dengan pengobatan sehingga akan mencegah kambuhnya penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Makanan yang mampu mengurangi rasa sakit maag:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Bukan makanan yang bersifat merangsang (pedas, asam, dingin, manis)&lt;br /&gt;   * Konsumsi kunyit, temulawak, pisang batu, dan madu, bisa mengurangi maag&lt;br /&gt;   * Kurma&lt;br /&gt;   * Bawang putih lanang&lt;br /&gt;   * Bubur kentang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Puasa bagi Penderita Maag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah seorang yang memiliki penyakit maag bisa berpuasa? Sering kita mendengar pertanyaan itu. Kadang orang umum berpendapat bahwa puasa akan mengakibatkan seseorang akan makin parah penyakit maag-nya. Menurut pendapat ahli kesehatan, ternyata puasa dapat memperbaiki sistem pencernaan dan mengurangi penyakit maag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui, jenis maag ada dua macam; maag ringan dan maag berat. Untuk seseorang yang menderita maag berat memang tidak dianjurkan untuk berpuasa. Namun bagi penderita maag ringa, puasa justru akan membantu proses kesembuhan penyakit maag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya, maag disebabkan oleh tidak teraturnya pola makan seseorang. Timbul pergesekan pada jaringan pencernaan sehingga menyebabkan asam lambung meningkat. Puasa merupakan sebuah cara untuk mendisiplinkan diri dalam hal makan. Dengan sendirinya tubuh akan terbantu dengan asupan yang kontinu dan bergizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hal-hal yang harus dilakukan saat penderita maag berpuasa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Pilihlah makanan yang berserat, bergizi, dan mengandung vitamin.&lt;br /&gt;  2. Minum air putih sebanyak-banyaknya ketika sahur&lt;br /&gt;  3. Mengonsumsi suplemen tambahan untuk menambah aktivitas tubuh&lt;br /&gt;  4. Selama puasa, usahakan untuk terus menata emosi. Karena maag berkaitan erat dengan stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5046880395283413133?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5046880395283413133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5046880395283413133' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5046880395283413133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5046880395283413133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-maag.html' title='Penyakit Maag'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-7687183548458683070</id><published>2009-07-05T13:39:00.002+07:00</published><updated>2010-06-27T01:42:54.137+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Cacar'/><title type='text'>Penyakit Cacar</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cacar&lt;/span&gt; merupakan infeksi bakteri yang menyebabkan luka-luka yang cepat menular dan disertai kerak (crusta) berwarna kuning dan mengilap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacar monyet sering terjadi pada muka anak-anak, terutama sekitar mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit tersebut mudah ditularkan ke orang lain melalui luka-lukanya atau melalui jari tangan yang kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Pengobatan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Cucilah bagian yang sakit dengan sabun dan air matang, basahi perlahan-lahan dan bersihkan keraknya&lt;br /&gt; 2. Oleskan gentian violet atau salep antibiotika seperti polyporin atau tetracycline pada lukanya, jika Anda memiliki obat-obatan tersebut&lt;br /&gt; 3. Apabila infeksi telah menjalar dan meluas atau menyebabkan peninggian suhu tubuh, berikan tablet penicillin. Ini dilakukan dengan pengawasan petugas kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Pencegahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Ikuti petunjuk tentang Kebersihan Perorangan. Dengan membiasakan diri untuk merawat kesehatan pribadi, diharapkan dampak cacak akan dapat dikurangi.&lt;br /&gt; 2. Selalu mencuci tangan dengan sabun setelah bangun tidur pada pagi hari, atau setelah buang air besar, dan sebelum makan.&lt;br /&gt; 3. Membiasakan memakai alas kaki, juga untuk anak-anak.&lt;br /&gt; 4. Mandikan anak-anak setiap hari dan lingungilah mereka dari gigitan kutu busuk serta serangga terbang yang menggigit. Apabila seorang anak menderita kudis, obatilah secepat mungkin&lt;br /&gt; 5. Jangan biarkan seorang anak yang menderita cacar dibiarkan tidur atau bermain bersama anak-anak lain. Mulailah mengobatinya ketika tanda-tanda pertama cacar muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Cacar Air/Cangkrang/Varicella&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi virus yang ringan mulai terjadi 2 sampai 3 minggu setelah seorang anak ditulari oleh anak lain yang menderita cacar air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa inkubasi: 2-3 pekan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Tanda-tanda Cacar Air :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama timbul banyak bercak berukuran kecil, merah, dan gatal. Kemudian bercak-bercak ini berubah menjadi bintul (papila) atau lepuhan (vesicula) yang kecil, pecah dan akhirnya membentuk keropeng (crusta). Biasanya bercak-bercak ini mulai timbul pada badan, kemudian menyebar pada wajah, lengan, serta kaki. Mungkin terdapat bercak, lepuhan dan keropeng sekaligus pada saat yang bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Pencegahan Cacar Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Vaksinasi 7&lt;br /&gt; 2. Varicella Zoster Immunoglobulin (VZIG).3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengobatan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi ini akan berlangsung selama satu minggu. Mandikan anak setiap hari dengan sabun dan air hangat. Untuk menghilangkan rasa gatal, tempelkan potongan kain yang dibasahi dengan cairan yang berasal dari gandum dan air yang telah direbus serta disaring. Potonglah kuku jari tangan penderita pendek-pendek. Jika keropengnya mengalami infeksi, oleskan gentian violet atau salep antibiotika pada keropeng tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Fakta-fakta tentang cacar air :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Penyakit cacar air biasa ditemui pada anak-anak dan 90% diantaranya berusia di bawah 9 tahun. Sementara pada usia 15 tahun, persentase orang yang terkena cacar air sudah mencapai 90%.&lt;br /&gt; 2. Cacar ini diakibatkan oleh infeksi primer (pertama kali) Varicella Zoster Virus (VZV).&lt;br /&gt; 3. Setelah dinyatakan sembuh, VZV tidak serta merta hilang dari tubuh. Virus ini akan menetap di bagian saraf tertentu untuk kemudian teraktivasi kembali menjadi herpes zoster (cacar ular atau shingles)&lt;br /&gt; 4. Herpes zoster umumnya terjadi pada usia 60 tahun.&lt;br /&gt; 5. Angka kematian akibat cacar air sekitar 1,4 : 100.000&lt;br /&gt; 6. Pada beberapa kelompok, cacar air mungkin menyebabkan komplikasi serius seperi cacar air yang berat di seluruh tubuh, pneumonia, dan hepatitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;G. Kelompok yang rentan penyakit cacar air :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Bayi di bawah usia 28 hari&lt;br /&gt; 2. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah (misal pasien dengan HIV, penerima cangkok organ, penerima kemoterapi, pasien dengan leukimia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.forexjakarta.com"&gt;Cara daftar marketiva&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-7687183548458683070?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/7687183548458683070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=7687183548458683070' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7687183548458683070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7687183548458683070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-cacar.html' title='Penyakit Cacar'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-402997573690008108</id><published>2009-07-05T13:25:00.002+07:00</published><updated>2009-07-05T13:36:50.873+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Diabetes Mellitus'/><title type='text'>Penyakit Diabetes Mellitus</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diabetes mellitus&lt;/span&gt; adalah penyakit yang bisa disebut "silent killer". Sering kali seorang penderita tidak menyadari bahwa dirinya mengalami kencing manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak segera ditangani dengan cepat, diabetes mellitus akan menimbulkan berbagai komplikasi penyakit yang akan menurunkan produktivitas kerja si penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu pencegahan ataupun pengobatan yang optimal harus dilakukan untuk mengurangi efek yang ditimbulkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;diabetes&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A.  Terjadinya Diabetes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini timbul jika kadar gula darah seseorang terlalu tinggi. Pankreas tidak mampu menghasilkan hormon insulin yang berguna mengubah glukosa di dalam darah menjadi zat gula darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glukosa adalah bahan energi yang dibutuhkan oleh seluruh sel di dalam tubuh. Sementara itu, tugas insulin adalah menstimulasi sel untuk mengabsobsi glukosa dari darah. Pada penderita diabetes, sel tidak mampu mengabsorbsi glukosa secara normal. Akibatnya glukosa menumpuk di dalam darah dan menyebabkan diabetes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Tipe Diabetes Mellitus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tipe 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor genetika sangat mempengaruhi penderita diabetes pada tipe ini. Sedari kecil menuju remaja, seseorang sudah memiliki bakat diabetes. Di saat terjadi infeksi pada liver, diabetes mulai menggejala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tipe 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit tipe ini mulai menyerang seseorang yang telah berumur 40 tahun. Jadi diperlukan insulin bantuan untuk membantu penderita mengubah glukosa menjadi gula darah.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Tanda-tanda penyakit kencing manis :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. perasaan haus yang terus-menerus&lt;br /&gt; 2. Berat badan turun secara drastis&lt;br /&gt; 3. sering buang air kecil dalam volume besar&lt;br /&gt; 4. cepat letih dan penyebabnya tidak jelas&lt;br /&gt; 5. rasa gatal dan peradangan kulit yang menahun&lt;br /&gt; 6. Koma, pada kasus tertentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Komplikasi yang sering mengikuti diabetes mellitus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Gagal ginjal&lt;br /&gt; 2. Penyakit jantung&lt;br /&gt; 3. Impoten&lt;br /&gt; 4. Kerusakan otak&lt;br /&gt; 5. Kebutaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Kencing manis pada keadaan berat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Menurunnya berat badan si penderita&lt;br /&gt; 2. Patirasa (kesemutan) atau sakit pada tangan atau kaki&lt;br /&gt; 3. Borok pada kaki yang tidak kunjung sembuh&lt;br /&gt; 4. Hilangnya kesadaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Cara menguji apakah seseorang terkena kencing manis :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Jika air kencing seseorang dikerumuni semut, kemungkinan besar orang tersebut menderita diabetes.&lt;br /&gt; 2. Gunakan kertas khusus, uristix, dan celupkan ke dalam air kencing. Jika warna kertas berubah, orang tersebut menderita kencing manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;G. Tip bagi penderita kencing manis :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Apabila seseorang menderita kencing manis setelah berusia 40 tahun, sering kali penyakit ini dapat dikontrol tanpa perlu pengobatan. Yang dilakukan adalah mengatur pola makan dengan program diet. Dengan menerapkan aturan ketat dalam hal makan dan perilaku hidup, diharapkan si penderita akan hidup seperti biasa meskipun menyandang diabetes.&lt;br /&gt; 2. Aturan makan untuk penderita kencing manis: Orang gemuk yang menderita kencing manis harus mengurangi berat badannya sampai mencapai normal. Makanan yang diasup harus yang berkadar protein tinggi seperti telur, ikan, buncis, sayuran berwarna hijau gelap, kacang-kacangan, dan lain sebagainya. Juga harus mengkonsumsi makanan yang berkadar tepung rendah.&lt;br /&gt; 3. Untuk penderita kencing manis yang berusia muda, memerlukan obat khusus (insulin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;H. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah diabetes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Berolahraga yang teratur&lt;br /&gt; 2. Tidak merokok&lt;br /&gt; 3. Menjaga berat ideal badan agar tidak terjadi obesitas&lt;br /&gt; 4. Melakukan pengawasan kadar glukosa dalam darah secara mandiri di rumah&lt;br /&gt; 5. Check up kesehatan menyeluruh di rumah sakit&lt;br /&gt; 6. Memeriksakan mata secara teratur&lt;br /&gt; 7. Mengatur penggunaan gula yang rendah kalori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-402997573690008108?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/402997573690008108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=402997573690008108' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/402997573690008108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/402997573690008108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-diabetes.html' title='Penyakit Diabetes Mellitus'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5009186248112436794</id><published>2009-07-05T13:10:00.002+07:00</published><updated>2009-07-05T13:16:20.040+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengobatan Alternatif'/><title type='text'>Pengobatan Alternatif</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengobatan alternatif&lt;/span&gt; bukan barang langka lagi pada masa sekarang. Sebab, kita tidak hanya bisa menjumpai metode pengobatan inidi desa-desa terpencil. Sekarang, pengobatan alternatif banyak ditemukan di berbagai kota besar dan juga di kota-kota kecil lainnyadi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengobatan alternatif&lt;/span&gt; bermunculan pada saat masyarakat mulai memberikan perhatian yang lebih terhadap alterantif pengobatan yang biasanya hanya mengandalkan pihak-pihak rumah sakit (medis)dengan pengobatan modern. Bisa dikatakan juga, pengobatan alternatif merupakan pelengkap pengobatan kedokteran yang bersifat holistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.   Cara memilih pengobatan alternatif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Cari informasi mengenai pengobatan alternatif melalui internet, majalah, surat kabar, radio, TV, brosur-brosur, dan testimoni yang diberikan orang-orang yang sudah menjalani pengobatan alternatif.&lt;br /&gt;   * Jika sudah mendapatkan informasi, tanyakan pengobatan apa saja yang mereka tawarkan.&lt;br /&gt;   * Temui ahli yang bertanggungjawab di tempat pengobatan bersangkutan.&lt;br /&gt;   * Cari informasi cara terapis melakukan diagnosa, apakah sesuai dengan kaidah-kaidah pengobatan yang berlaku di masyarakat atau tidak.&lt;br /&gt;   * Pengobatan alternatif yang benar selalu kembali ke obat herbal, kembali ke alam (back to nature).&lt;br /&gt;   * Pilih pengobatan alternatif yang sesuai dengan masalah kesehatan yang sedang diderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.   Jenis-Jenis pengobatan alternatif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan alternatif dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Terapi pikiran dan spiritual, seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Dreamwork   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Hipnoterapy    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Psikoterapi    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Psikoanalitik    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Cahaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Humanistik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Keluarga    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Kelompok    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Kognitif    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Musik     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Suara    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Seni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Terapi Warna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Visualisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Terapi fisik antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Aromaterapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Hidroterapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Osteopati    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Teknik Relaksasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    * Zero Balancing            &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;c.  Terapi energi di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   *&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Akupunktur&lt;/span&gt;, cara pengobatan dengan perangsangan titik akupunktur di permukaan tubuh.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Akupresur&lt;/span&gt;, cara pengobatan dengan penekanan.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Meditasi&lt;/span&gt;, metode penguasaan pikiran untuk mencapai harmoni dalam hidup. Manfaatnya: Mengontrol tekanan darah jadi stabil, meningkatkan asupan oksigen, menstabilkan detak jantung dan pernapasan, mengatasi stres.   &lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Qigong Refleksiologi&lt;/span&gt;, perangsangan tenaga penyembuhan tubuh melalui pijatan kaki. Manfaatnya: mengobati sistem urin, reumatik, metabolisme dan sistem pencernaan, sistem syaraf dan sistem tulang, sistem kekebalan tubuh, sistem reproduksi, sistem pernapasan, sistem panca indera, dan lain-lain.   &lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Terapi Polaritas&lt;/span&gt;, terapi yang berhubungan kuat dengan sistem kesehatan tubuh lainnya yang meliputi: diet, peregangan, sentuhan dan manipulasi, serta sikap mental.   &lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* T'ai chi&lt;/span&gt;, pengobatan melalui gerakan bela diri untuk memperoleh keseimbangan tubuh dan jiwa manusia.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Prana&lt;/span&gt;, pengobatan dengan tenaga prana (sumber tenaga prana: matahari, udara, dan bumi). Prinsipnya membersihkan dan memberikan energi pada tubuh bioplasmik dengan energi prana.&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Yoga&lt;/span&gt;, sistem kesehatan yang holistik dari India. Melalui yoga, manusia akan lebih baik mengenali dirinya, mengenali jiwanya, dan mengenali pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.   Tempat-tempat pengobatan alternatif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. &lt;a href="http://www.ntsclinic.blogspot.com"&gt;NTS CLINIC&lt;/a&gt; (Teknik penyembuhan yang menggabungkan sistem stimulasi syaraf-syaraf dan penyaluran tenaga energi murni/chi)&lt;br /&gt;Alamat: Rukan Cordoba Blok F8, Bukit Golf Mediterania. Pantai Indah Kapuk, Jakarta.&lt;br /&gt;Telp: 021-98560563, 021-93277385, 021-56983331&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pondok Pengobatan Herbaleksi (Pengobatan dengan ramuan tanaman obat dan refleksi)&lt;br /&gt;Alamat: Pondok Pekayon Indah Blok C1 No. 7 Bekasi Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Klinik Tanaman Obat Sari Alam (Terapi dengan tanaman obat dan Refleksi)&lt;br /&gt;Alamat: Jl. Pulo Nangka I No. 6, Pulo Mas Jakarta Timur, Telp. (021) 4759546&lt;br /&gt;Alamat: Jl CiwideyRaya Km 26 CIWIDEYPhone : 022-5928668 Fax : 022-5928668&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SINOPSIS:&lt;br /&gt;Pengobatan alternatif merupakan salah satu alternatif untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang selama ini hanya bertumpu pada pengobatan medis. Beberapa pengobatan alteranatif di antaranya: akupuntur, yoga, refleksiologi, aroma terapi, hipnotis, t'ai chi, prana, dan meditasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5009186248112436794?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5009186248112436794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5009186248112436794' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5009186248112436794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5009186248112436794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/pengobatan-alternatif.html' title='Pengobatan Alternatif'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-366198642713195527</id><published>2009-07-05T13:05:00.000+07:00</published><updated>2009-07-05T13:06:38.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Rematik'/><title type='text'>Penyakit Rematik</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demam rematik&lt;/span&gt; merupakan penyakit anak-anak dan remaja.Biasanya penyakit ini mulai  terjadi 1 sampai 3 minggu setelah seseorang menderita pharyngitis. Di Amerika Serikat, telah dikembangkan antibiotik untuk mengatasi penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi dengan menggunakan antibiotik agaknya masih menemui jalan buntu dikarenakan pengaruhnya terhadap kesehatan organ hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil penelitian menyebutkan bahwa demam rematik lebih sering dialami oleh anak gadis dibandingkan anak lelaki. Namun setelah mencapai dewasa, ukuran tentang jenis kelamin mana yang lebih sering terkena sudah mulai kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sangat tergantung dengan sistem imunitas seseorang dan lingkungan mereka berada.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Penyebab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Demam rematik diakibatkan oleh kombinasi infeksi bakteri dan lemahnya sistem imunitas tubuh seseorang. Penyakit ini bermula dari infeksi pada tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bakteri masuk ke dalam tubuh, ia akan berkembang dan menyebabkan demam disertai flu. Dalam banyak kasus, anak-anak lebih mudah terserang infeksi pada tenggorokan. Flu ini akan berkembang menjadi demam rematik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Tanda-tanda utama(biasanya terdapat 3 atau 4 tanda):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Panas&lt;br /&gt;  2. Sakit sendi, terutama pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki, kemudian pada sendi siku, Sendi-sendi membengkak, dan&lt;br /&gt;  3. seringkali terasa panas serta tampak merah.&lt;br /&gt;  4. Garis-garis merah yang melengkung atau benjolan di bawah kulit.&lt;br /&gt;  5. Pada kasus yang lebih berat, badan terasa lemah, napas pendek dan mungkin nyeri jantung(heart pain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Pengobatan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Jika anda mencurigai demam rematik, temui petugas kesehatan. Pada penyakit ini, terdapat kemungkinan bahaya kerusakan jantung.&lt;br /&gt;  2. Minumkan aspirirn dengan takaran besar. Seorang anak yang berusia 12 tahun  dapat minum sampai 2 atau 3 tablet @ 300 mg, 6 kali sehari. Minumkan aspirin bersama-sama susu atau sedikit soda bicarbonat, untuk menghindarkan sakit pada lambung. Jika mulai berdering, kurangi takaran.&lt;br /&gt;  3. Berikan penicilin, 400.000 unit per tablet, 1 tablet 4 kali sehari selama 10 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Pencegahan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Untuk mencegah demam rematik, obati pharyngitis segera dengan penicilin selama 10 hari.&lt;br /&gt;  2. Untuk mencegah kambuhnya demam rematik dan tambahan kerusakan jantung, anak yang pernah menderita demam rematik harus mendapatkan penicillin selama 10 hari, begitu ada tanda pertama sakit leher. Jika tanda-tanda kerusakan jantung telah terlihat, anak tersebut harus mendapat penicillin secara teratur mendapatkan suntikan benzathin penicillin setiap bulan, mungkin selama hidupnya. Ikutilah nasehat seoarang dokter atau petugas kesehatan yang berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Fakta-fakta tentang Rematik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Demam rematik mulai dikenal pada awal abad 20&lt;br /&gt;  2. Penyakit ini disebabkan oleh streptococcus bacteria3 group A&lt;br /&gt;  3. Gejala timbul 1- 5 minggu setelah virus menginfeksi sel-sel tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Komplikasi yang menyertai penyakit rematik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Kerusakan pada organ hati&lt;br /&gt;  2. Endocarditis&lt;br /&gt;  3. Gagal fungsi hati&lt;br /&gt;  4. Arrhythmias&lt;br /&gt;  5. Pericarditis&lt;br /&gt;  6. Sydenham’s chorea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-366198642713195527?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/366198642713195527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=366198642713195527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/366198642713195527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/366198642713195527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-rematik.html' title='Penyakit Rematik'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-3138919088290992096</id><published>2009-07-05T13:02:00.001+07:00</published><updated>2009-07-05T13:04:09.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Tulang'/><title type='text'>Penyakit Tulang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyakit tulang&lt;/span&gt; sering kali tidak disadari oleh seseorang. Biasanya orang baru menyadari setelah kondisi tulang tidak memungkinkan lagi untuk diobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk mengurangi potensi seseorang mengalami berbagai keluhan pada tulangnya, dibutuhkan informasi yang lengkap dan memadai dari petugas kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan tulang akan mendukung aktivitas seseorang dan meningkatkan kinerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Tulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Sebelum mempelajari lebih jauh tentang berbagai penyakit tulang, ada baiknya kita harus mengetahui struktur tulang manusia.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Tulang adalah penyangga tubuh dan terdiri atas kolagen, suatu protein yang besisi kalsum fosfat dan ka mineral yang memberikan kekuatan untuk menyangga seluruh organ tubuh.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kombinasi antara kolagen dan kalsium menjadikan tulang kuat dan fleksibel untuk menahan tekanan akibat aktivitas manusia. Lebih dari 99 persen kalsium tubuh terletak pada tulang dan gigi. Dan satu persen sisanya terdapat pada darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada dua tipe tulang yaitu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Cortical&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padat dan kuat. Merupakan bagian paling luar pada tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Trabecular&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian dalam tulang, berongga, dan membentuk struktur secara keseluruhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang manusia hidup, tulang terus mengalami perkembangan dan perbaikan. Proses yang dilakukan tulang adalah resorption dan formation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama resorption, sel tulang lama akan mengalami kerusakan dan digantikan oleh sel-sel khusus yang disebut osteoclasts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada proses bone formation, jaringan tulang baru akan menggantikan sel-sel tulang lama. Sel yang melakukan proses ini adalah osteoblasts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteoclasts dan osteoblasts selama proses perbaikan tulang membutuhkan berbagai hormon dan vitamin, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * calcitonin&lt;br /&gt;   * parathyroid&lt;br /&gt;   * vitamin C&lt;br /&gt;   * hormon estrogen (pada perempuan)&lt;br /&gt;   * hormon testosteron (pada lelaki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Berikut beberapa penyakit tulang yang sering dialami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Osteoporosis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu suatu penyakit yang menyebabkan tingkat kepadatan tulang menurun. Osteoporosis menggerogoti kekuatan tulang trabecular sehingga kekuatannya berkurang drastis, juga tulang cortical menipis dan secara keseluruhan tulang akan mudah patah. Penyakit ini mengintai orang yang sudah lanjut dan wanita yang memasuki masa menopause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Osteomalacia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini mengakibatkan tulang menjadi lunglai diakibatkan kekurangan&lt;br /&gt;vitamin D atau kesalahan metabolisme di dalam tubuh. Sama halnya dengan osteoporosis,  osteomalacia juga berpotensi membuat tulang cepat patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rickets&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rickets sering dialami oleh anak-anak yang sedang tumbuh. Formasi tulang pada penderita rickets abnormal, yaitu terjadi penumpukan kalsium di dalam tulang karena terlalu banyak mengonsumsi susu berkalsium atau akibat radiasi sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Osteomyelitis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi ini menyerang tulang  dan diakibatkan oleh bacterimia, atau sepsis, yang menyebar dan mengurangi kekuatan tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Pencegahan dan Perawatan Penyakit Tulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Berolahraga teratur akan mengurangi risiko terkena penyakit tulang. Dengan banyak bergerak, komposisi tulang akan padat dan dapat dihindari keropos atau patah tulang.&lt;br /&gt;  2. Asupan makanan harus yang  bergizi dan berserat tinggi. Usahan untuk mengonsumsi susu berkalsium tinggi&lt;br /&gt;  3. Jika Anda merasa ada keluhan di seputar tulang atau persendian, segera berkonsultasi ke dokter.&lt;br /&gt;  4. Melakukan diet seimbang dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D&lt;br /&gt;  5. Dianjurkan untuk tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol&lt;br /&gt;  6. Melakukan tes kekuatan tulang secara rutin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-3138919088290992096?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/3138919088290992096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=3138919088290992096' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/3138919088290992096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/3138919088290992096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-tulang.html' title='Penyakit Tulang'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-1008815050394737292</id><published>2009-07-05T09:10:00.002+07:00</published><updated>2009-07-05T09:12:01.839+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Tifus'/><title type='text'>Penyakit Tifus</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tifus perut&lt;/span&gt; merupakan infeksi pada usus yang berimplikasi pada seluru jaringan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini disebarkan dari kotoran ke mulut dalam makanan dan air yang tercemar, dan sering timbul dalam bentuk wabah atau epidemi (penduduk jatuh sakit secara bersamaan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara berbagai penyakit infeksi yang kadang-kadang dinamakan demam, tifus perut merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Bakteri penyebab tifus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rickettsia typhi&lt;br /&gt;2. Rickettsia prowazekii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Tipe tifus tergantung dari bakteri mana yang menyebabkan infeksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rickettsia typhi merupakan tifus endemik yang biasa terjadi di area tidak higienis dan kawasan miskin dengan temperatur yang dingin. Tifus ini biasa disebut “demam bui”. Bakteri ini disebarkan oleh kecoa, lalat, dan musang terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus tifus ini sering terjadi di Amerika Serikat bagian selatan dan tenggara. Masa inkubasinya 2 – 3 minggu. Risiko paling berat adalah terjadinya kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rickettsia prowazekii merupakan tifus epidemik. Ini terjadi pada seseorang yang pernah terjangkit tifus, re-aktivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Sesorang yang menderita tifus menunjukkan hasil tes darah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Rendah kadar sodium&lt;br /&gt;  2. Rendah kadar albumin&lt;br /&gt;  3. Enzim di dalam liver meningkat tajam&lt;br /&gt;  4. Terjadi keluhan di sekitar ginjal&lt;br /&gt;  5. Antibodi yang dihasilkan sangat tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Komplikasi yang terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Pneumonia&lt;br /&gt;  2. Kerusakan sistem saraf bagian tengah&lt;br /&gt;  3. Renal insufficiency&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Berikut tanda-tanda penyakit tifus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Awalnya mirip dengan demam atau influenza.&lt;br /&gt;  2. Sakit kepala dan leher&lt;br /&gt;  3. Panas naik sedikit demi sedikit setiapp hari sampai 40 derajat atau lebih.&lt;br /&gt;  4. Sering kali nadinya relatif lambat dibandingkan tingginya panas.&lt;br /&gt;  5. Kadang-kadang terdapat muntah, menceret atau sembelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Panas tinggi, nadi relatif lambat&lt;br /&gt;  2. Mungkin terlihat bercak merah muda pada badan&lt;br /&gt;  3. Badan menggigil/gemetar&lt;br /&gt;  4. Mengigau atau delirium (penderita tidak dapat berpikir dengan jelas)&lt;br /&gt;  5. Lemah, berat badan menurun, tubuh kekurangan cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ketiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak terjadi komplikasi, panas dan tanda-tanda lainnya akan hilang perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Pengobatan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Dapatkan segera pertolongan dokter atau petugas kesehatan terdekat&lt;br /&gt;  2. Berikan chloramphenicol untuk orang dewasa: dua kapsul @ 250 mg 4 kali sehari. Jika tidak ada chloramphenicol, gunakan ampicilin atau tetracycline.&lt;br /&gt;  3. Turunkan panasnya dengan dengan kain basah yang dingin&lt;br /&gt;  4. Berikan cairan yang banyak; sup, sari buah, dan minuman untuk mengembalikan cairan dalam tubuh.&lt;br /&gt;  5. Berikan makanan yang bergizi, kalau perlu dalam bentuk cairan.&lt;br /&gt;  6. Penderita harus tinggal di tempat tidur sampai panasnya hilang sama sekali&lt;br /&gt;  7. Jika penderita batuk darah atau timbul tanda-tanda peradangan pada selaput perut, ia harus segera dibawa ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;G. Pencegahan tifus perut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mengindarkan diri dari hal-hal kotor seperti pencemaran air dan makanan oleh kotoran manusia. Pastikan jamban keluarga terletak jauh dari tempat penduduk mengambil air minum&lt;br /&gt;  2. Memberi perhatian khusus pada kebersihan air minum, terutama saat banjir.&lt;br /&gt;  3. Penderita harus tinggal di kamar terpisah untuk mencegah penyebaran tifus perut. Kotorannya harus dibakar atau dikubur di dalam lubang yang dalam. Orang yang merawatnya harus membasuh tangan segera sesudahnya.&lt;br /&gt;  4. Setiap orang yang pernah menderita tifus harus memberikan perhatian tambahan terhadap kebersihan perorangan dan tidak boleh bekerja di rumah makan atau di tempat-tempat pengolahan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-1008815050394737292?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/1008815050394737292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=1008815050394737292' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1008815050394737292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1008815050394737292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-tifus.html' title='Penyakit Tifus'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-7951998690982014138</id><published>2009-07-05T09:07:00.000+07:00</published><updated>2009-07-05T09:08:52.916+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Radang'/><title type='text'>Penyakit Radang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Radang&lt;/span&gt; merupakan gejala yang ditimbulkan oleh adanya infeksi bakteri atau virus pada jaringan tubuh manusia.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Macam-macam radang yang sering terjadi, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Radang Tenggorokan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri di tenggorokan sehingga si penderita susah sekali saat menelan makanan. Radang tenggorokan atau faringitis akut sering diikuti dengan gejala flu seperti demam, sakit kepala, pilek, dan batuk. Disebarkan oleh virus EBV atau kuman Strep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pyogenes, radang tenggorokan mudah dikenali dengan memeriksakannya ke dokter THT. Jika daerah faring ditemukan peradangan dengan tanda berupa kemerahan serta terjadi pembesaran pada kelenjar limfe regional di sekitarnya, bisa dikatakan orang tersebut menderita radang tenggorokan. Pada kasus yang sudah berat, di tenggorokan akan dijumpai nanah atau eksudat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kejadian, penyakit radang tenggorokan tidak bersifat serius. Sebagian besar penderita akan sembuh setelah tiga sampai dengan sepuluh hari tanpa terapi yang biasanya menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang masalah utama seorang penderita radang tenggorokan adalah rasa tidak nyaman dan tidak bisa bernapas secara wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri streptococcal, antibiotik bisa diberikan kepada si pasien agar komplikasi seperti demam rematik bisa dihindari. Jika hal ini tidak segera ditangani, ancaman diptheria mengintai kesehatan si penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gejala-gejala seorang penderita radang tenggorokan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Bengkak, berwarna merah pada tenggorokan&lt;br /&gt;  2. Susah berbicara, menelan, dan bernapas&lt;br /&gt;  3. Biasanya terjadi benjolan di sekitar leher&lt;br /&gt;  4. Demam tinggi&lt;br /&gt;  5. Sakit kepala yang luar biasa&lt;br /&gt;  6. Telinga pekak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan yang harus dilakukan adalah memberi si penderita dengan aspirin. Selain itu berikan air panas yang telah ditambahi satu sendok makan garam. Ini akan mengurangi rasa sakit akibat radang tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut diingat, pemberian antibiotik hanya boleh dilakukan pada penderita radang tenggorokan akibat bakteri. Obat-obatan tersebut efektif membunuh bakteri tapi tidak menghilangkan virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang dapat mengurangi risiko terkena radang tenggorokan adalah tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Radang Usus Buntu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang usus buntu merupakan peradangan pada usus buntu, yaitu sebuah usus kecil yang berbentuk jari yang melekat pada usus besar di sebelah kanan bawah rongga perut. Usus buntu yang mengalami peradangan kadang-kadang pecah terbuka, yang menyebabkan peradangan selaput perut(peritonitis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradangan selaput perut adalah peradangan yang gawat dan mendadak pada selaput yang melapisi dinding dalam rongga perut atau pada kantong yang membungkus usus. Peradangan ini terjadi kalau usus lainnya pecah atau robek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Adanya benda kecil atau keras (faecaliths) yang berada di appendix dan tidak bisa keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda appendicitis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Tanda yang utama ialah keluha nyeri yang menetap pada perut dan semakin lama semakin memburuk.&lt;br /&gt;  2. Rasa nyeri mulai terjadi di sekitar pusar, tetapi segera nyeri tersebut berpindah kesisi kanan bawah.&lt;br /&gt;  3. Mungkin selera makan menghilang, muntah, sembelit atau terdapat panas yang ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Radang Kulit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Radang kulit, dermatitis, merupakan suatu gejala pada kulit saat jaringan terinfeksi oleh bakteri atau virus. Ada beberapa tipe radang kulit, yaitu:&lt;br /&gt;  2. sebhorrheic dermatitits&lt;br /&gt;  3. atopic dermatitis (eczema)&lt;br /&gt;  4. Kedua tipe tersebut sangat bervariasi tergantung dari penyebab dan gejala yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya penyakit ini tidak merupakan penyakit seumur hidup. Ia hanya akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman dan mengurangi penampilan diri. Kombinasi antara perawatan kesehatan mandiri dan pengobatan medis akan menghilangkan radang kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Radang Sendi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang sendi, osteoarthritis, adalah salah satu arthritis yang disebabkan oleh berkurangnya cartilage terutama di daerah persendian. Cartilage sendiri merupakan substansi protein yang menjadi semacam “oli” bagi tulang dan persendian. Ketika cartilage mengalami penurunan dalam jumlah, selanjutnya struktur tulang akan tergerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini sering menyerang mereka yang sudah berusia lanjut pada bagian sendi dan jemari. Persentase tertinggi bangsa yang paling banyak menderita radang sendi adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Jepang&lt;br /&gt;  2. Afrika Selatan&lt;br /&gt;  3. China bagian Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab radang sendi adalah bertambahnya kandungan air pada cartilage sehingga membuat jumlah proteinnya berkurang drastis.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Komplikasi yang mengikuti radang sendi adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. obesitas&lt;br /&gt;  2. Trauma yang berulang-ulang&lt;br /&gt;  3. Rasa nyeri pada tulang&lt;br /&gt;  4. Diabetes mellitus&lt;br /&gt;  5. Kelainan hormonal   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-7951998690982014138?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/7951998690982014138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=7951998690982014138' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7951998690982014138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7951998690982014138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-radang.html' title='Penyakit Radang'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-2816670842266855672</id><published>2009-07-05T09:05:00.000+07:00</published><updated>2009-07-05T09:06:25.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYAKIT TUMOR'/><title type='text'>Penyakit Tumor</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tumor&lt;/span&gt; adalah pertumbuhan abnormal yang terjadi pada suatu jaringan tubuh. Secara umum, bibit tumor tercetus ketika ada semacam masalah dalam pertumbuhan dan pergantian sel di dalam tubuh.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Memang tidak mudah mengukur bagaimana tumor dapat timbul di dalam tubuh kita. Setiap hari sel mengalami regenerasi, sel baru diproduksi untuk menggantikan sel lain yang telah tidak berfungsi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sel yang rusak secara otomatis diganti dan disingkirkan dari tubuh karena berpotensi menimbulkan penyakit.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Jika keseimbangan jumlah antara sel baru dan yang mati terganggu, kemungkinan besar tumor akan terjadi. Hal ini mengakibatkan sistem imunitas tubuh akan terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Penyebab Tumor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Pemakaian rokok yang mengandung nikotin dan zat-zat adiktif lainnya.&lt;br /&gt;  2. Benzene dan zat kimia lain yang berada di lingkungan, diserap oleh darah sehingga meracuni seluruh jaringan tubuh.&lt;br /&gt;  3. Mengonsumsi minuman beralkohol&lt;br /&gt;  4. Sinar radiasi matahari yang tidak mampu ditahan oleh jaringan kulit hingga menembus ke dalam dan membuat karakteristik kulit berubah&lt;br /&gt;  5. Masalah genetis&lt;br /&gt;  6. Gaya hidup yang tidak sehat&lt;br /&gt;  7. Obesitas (kegemukan)&lt;br /&gt;  8. Akibat radiasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus tertentu dapat pula menyebabkan tumor tumbuh menjadi tidak terkendali. Virus itu antara lain cervical cancer (human papilomavirus) dan hepatocellular carcinoma (virus hepatitis B)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jenis tumor dipengaruhi oleh beberapa hal:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. jenis kelamin&lt;br /&gt;  2. umur&lt;br /&gt;  3. lingkungan&lt;br /&gt;  4. genetika&lt;br /&gt;  5. faktor diet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Penyakit yang dimenyertai tumor:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Batuk yang berkepanjangan&lt;br /&gt;  2. Napas pendek-pendek dan menekan dada&lt;br /&gt;  3. Pada kasus tumor kolon, sering kali si penderita mengalami penurunan berat badan yang drastis, terjadi diare berat, konstipasi, anemia, dan tekanan darah yang tak terkontrol&lt;br /&gt;  4. Demam hebat dalam frekuensi yang sering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Berbagai tes untuk mengetahui seseorang terkena tumor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Tes Biopsy&lt;br /&gt;  2. Memeriksa kandungan kimia dalam darah&lt;br /&gt;  3. Bone marrow biopsy (sering digunakan pada tes lymphoma atau leukimia)&lt;br /&gt;  4. Melakukan uji sinar X Ray  pada bagian dada&lt;br /&gt;  5. Completeblood count (CBC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Perawatan bagi Penderita Tumor:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan yang diberikan pada penderita tumor sangat bergantung pada tipe tumor, penyebab, juga lokasi tumor tumbuh. Jika dalam pemeriksaan tumor yang dimaksud tidak mempunyai kemungkinan untuk menyebar, dan area nya sangat aman dan tidak menimbulkan kerusakan organ di dekatnya, maka tidak diperlukan perawatan yang serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali tumor dapat dihilangkan dengan perawatan standar. Tapi untuk tumor otak, harus dilakukan operasi yang harus mengikuti prosedur tingkat tinggi dan amat ketat. Hal ini dikarenakan untuk mengurangi efek merusak yang bisa terjadi di sekitar lokasi pembedahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan yang dilakukan untuk tumor berat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Pembedahan&lt;br /&gt;  2. Radiasi&lt;br /&gt;  3. Kemoterapi&lt;br /&gt;  4. Kombinasi antara ketiga model perawatan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Pencegahan tumor:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi&lt;br /&gt;  2. Berolahragalah secara teratur&lt;br /&gt;  3. Hindari minum minuman beralkohol&lt;br /&gt;  4. Diet untuk merawat berat badan&lt;br /&gt;  5. Mengurangi risiko tubuh agar tidak terkena radiasi dan keracunan zat kimia&lt;br /&gt;  6. Tidak merokok&lt;br /&gt;  7. Mengurangi kontak dengan sinar matahari secara langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-2816670842266855672?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/2816670842266855672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=2816670842266855672' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2816670842266855672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2816670842266855672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-tumor.html' title='Penyakit Tumor'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-4321219033473176922</id><published>2009-07-05T09:01:00.000+07:00</published><updated>2009-07-05T09:03:22.415+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYAKIT KISTA'/><title type='text'>Penyakit Kista</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kista&lt;/span&gt;, polycystic ovary disease, adalah suatu kondisi di mana ovarium terdapat elemen kecil (cysts) yang mempengaruhi kesuburan perempuan hingga ia tidak bisa hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Penyebab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kista mempengaruhi siklus haid perempuan karena sistem hormonal yang terganggu. Secara alami, hormon akan meregulasi pertumbuhan sel telur di ovarium. Medis belum mampu dengan gamblang menjelaskan bagaimana siklus hormonal perempuan penderita terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun berbagai penelitian terus dilakukan untuk memecahkan kasus medis ini agar jumlah penderita kista dapat ditekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Follicles adalah semacam kantung-kantung di dalam ovarium yang berisi sel telur. Pada kasus kista, follicles di dalam ovarium hanya berjumlah sedikit. Sel telur di dalam follicles tidak matang, sehingga tidak bisa masuk ke dalam ovarium. Alih-alih, akan membentuk kristal di dalam ovarium.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal inilah yang menyebabkan seorang perempuan mandul. Follicles yang tidak matang dan ketidakmampuan untuk menyalurkan sel telur (proses ovulasi) sepertinya menjadi penyebab rendahnya jumlah hormon stimulasi follicle (HSF), melebihi kandungan hormon androgen di dalam ovarium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang perempuan yang didiagnosis menderita kista biasanya berusia sekitar 20 – 30 tahun. Biasanya perempuan yang memiliki kista, jika dirunut silsilah keluarganya, ada ibu atau nenek yang mengalami gejala kista serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Gejala-gejala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang memiliki kista di dalam ovariumnya akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mengalami menstruasi yang tidak teratur, abnormal, dan rapat secara periode&lt;br /&gt;  2. Terdapat masa absen, biasanya (tetapi tidak selalu) terjadi setelah satu atau lebih masa menstruasi normal&lt;br /&gt;  3. Timbul jerawat yang parah dan sangat mengganggu&lt;br /&gt;  4. Ukuran payudara mengalami penyusutan&lt;br /&gt;  5. Mengalami perkembangan pada karakteristik lelaki (virilization), seperti tumbuh rambut di sekujur tubuh dan wajah, suara berubah menjadi keras dan dalam, ukuran cilitorus membesar.&lt;br /&gt;  6. Diabetes&lt;br /&gt;  7. Rambut menjadi lebih tebal seperti layaknya seorang lelaki&lt;br /&gt;  8. Mandul atau tidak mempunyai keturunan meski sudah melakukan pengobatan&lt;br /&gt;  9. Kandungan hormon insulin sangat sedikit&lt;br /&gt; 10. Mengalami kegemukan, obesitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Tes-tes yang dapat dilakukan untuk menentukan apakah seorang perempuan mempunyai kista di dalam ovariumnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Abdominal ultrasound&lt;br /&gt;  2. Abdominal MRI&lt;br /&gt;  3. Biopsy of the ovary&lt;br /&gt;  4. Estrogen level&lt;br /&gt;  5. Fasting glucose and insulin levels&lt;br /&gt;  6. FSH levels&lt;br /&gt;  7. Male hormone (testosteron) levels&lt;br /&gt;  8. Urine 17-ketosteroids&lt;br /&gt;  9. Vaginal ultrasounds&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes darah yang dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Pregnancy test (serum HCG)&lt;br /&gt;   * Proactin levels&lt;br /&gt;   * Throd function test&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Perawatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan yang dilakukan untuk perempuan penderita kista tergantung dengan gejala yang timbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Birth control pills&lt;br /&gt;  2. Clomiphene citrate&lt;br /&gt;  3. Flutamide&lt;br /&gt;  4. Spironolactone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan dengan clomiphene citrate akan menyebabkan pituitary gland meningkatkan produksi HSF. Ini akan membantu sel telur menjadi matang dan dapat dialirkan menuju ovarium. Sering kali seorang perempuan membutuhkan obat-obatan yang kuat untuk memicu kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perempuan yang mengalami kista, mereka juga berrisiko terkena diabetes mellitus. Oleh karena itu pengobatan dengan glucophane (metformin) akan diberikan untuk membuat sel-sel lebih sensitif menghasilkan insulin, yang menyebabkan proses ovulasi kembali normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengurangi berat badan dengan diet akan sangat membantu untuk mengurangi tingginya kadar insulin di dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Komplikasi yang ditimbulkan kista&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Berisiko besar terkena kanker endometrial&lt;br /&gt;  2. Terjadi kemandulan&lt;br /&gt;  3. Ada hubungannya dengan obesitas; tekanan darah yang meningkat&lt;br /&gt;  4. Diabetes&lt;br /&gt;  5. Berisiko terkena kanker payudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-4321219033473176922?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/4321219033473176922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=4321219033473176922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4321219033473176922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4321219033473176922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-kista.html' title='Penyakit Kista'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-2480398779736212700</id><published>2009-07-05T08:52:00.001+07:00</published><updated>2009-07-05T08:53:31.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Lupus'/><title type='text'>Penyakit Lupus</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lupus&lt;/span&gt; adalah penyakit kronis yang merusak sistem kekebalan tubuh (imunitas) dan memengaruhi berbagai macam jaringan; kulit, persendian, jantung, darah, ginjal, dan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara normal, sistem imunitas tubuh akan membentuk protein, dikenal sebagai antibodi, yang bertugas mematikan virus, bakteri, atau materi asing yang masuk ke dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penderita lupus, sistem imunitasnya tidak mampu membedakan antara substansi asing dan sel-sel dan jaringan tubuh. Antibodi yang dihasilkan justru melawan sel-sel yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Penyebab Lupus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupus adalah penyakit misterius dan belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkannya. Hanya sedikit tanda atau gejala yang ditampakkan sebelum si penderita secara visual mengalami keganjilan. Mendadak si penderita akan mengalami perubahan fisik yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Pemeriksaan Lupus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menguji apakah seseorang menderita lupus, maka dilakukan sebuah pengujian dengan menggunakan tes darah bernama Anti Nuclear Antibody (ANA). Tes ini akan mengidentifikasi autoantibodi (antibodi perusak) yang memakan sel-sel berguna di dalam tubuh. Hasil positip tes ini belum bisa dikatakan seseorang menderita lupus. Dibutuhkan data-data lain seperti gejala-gejala, catatan fisik pasien, dan tes lengkap laboratorium hingga dipastikan si pasien apakah menderita lupus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Gejala-gejala awal Lupus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Rasa ngilu yang luar biasa di bagian persendian&lt;br /&gt;  2. Penderita mengalami kelelahan yang ekstrim&lt;br /&gt;  3. Muncul semacam bekas luka di sekujur tubuh&lt;br /&gt;  4. Pipi dan hidung penderita tampak menyerupai kupu-kupu (butterfly effects)&lt;br /&gt;  5. Mengalami anemia yang amat parah&lt;br /&gt;  6. Saat bernapas, penderita mengalami tekanan yang berat&lt;br /&gt;  7. Timbul permasalahan di sekitar hidung dan mulut&lt;br /&gt;  8. Sensitif terhadap cahaya, sinar matahari maupun kilatan foto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Perawatan bagi penderita lupus :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu perawatan yang dilakukan untuk penderita lupus adalah pengobatan medis. Ada beberapa jenis obat yang bisa mengurangi gejala lupus, akan tetapi, penggunaannya akan menimbulkan efek samping. Gejala dan efek samping yang dialami oleh masing-masing pasien sangan variatif dan tak bisa diprediksi. Jadi dibutuhkan pendampingan oleh petugas kesehatan dalam kasus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Obat-obatan yang diberikan bagi penderita lupus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Steroid&lt;br /&gt;  2. Immunosuppressant&lt;br /&gt;  3. Antimalarial (Plaquenil/Hydroxychloroquine)&lt;br /&gt;  4. Non-Steroidal anti-inflammatories&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Lupus bisa dicegah dengan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mengurangi kontak dengan sinar matahari&lt;br /&gt;  2. Menerapkan hidup sehat dan menghindarkan diri dari stres&lt;br /&gt;  3. Tidak merokok&lt;br /&gt;  4. Berolahraga secara teratur&lt;br /&gt;  5. Melakukan diet nutrisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;G. Fakta-fakta tentang penyakit lupus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Lupus adalah penyakit autoimunitas, penyakit rheumatic.&lt;br /&gt;  2. Pada penderita lupus, sistem imunitas tubuh menyerang sel dan jaringan miliknya sendiri.&lt;br /&gt;  3. Ada lima jenis penyakit lupus dan masing-masing memiliki karakteristik yang khas dan membutuhkan penanganan yang berbeda pula&lt;br /&gt;  4. Sembilan puluh persen penderita lupus adalah perempuan&lt;br /&gt;  5. Di Amerika Serikat terdapat 11 kampus yang mengkhususkan penanganan terhadap penyakit lupus&lt;br /&gt;  6. Sampai dengan sekarang, sangatlah sulit untuk mendiagnosis penyakit lupus&lt;br /&gt;  7. Penanganan lupus sangat tergantung dari gejala yang timbul&lt;br /&gt;  8. Sebanyak 1,5 juta penduduk dunia menderita lupus&lt;br /&gt;  9. Ras tertentu memiliki risiko terkena lupus lebih besar dibandingkan ras lain; Afro-Amerika, Hispanik, Asia, dan Penduduk asli Amerika.&lt;br /&gt; 10. Mayoritas penderita lupus, setelah diobati, akan tumbuh secara normal&lt;br /&gt; 11. Penanganan lupus dilakukan oleh rheumatologist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-2480398779736212700?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/2480398779736212700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=2480398779736212700' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2480398779736212700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2480398779736212700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-lupus.html' title='Penyakit Lupus'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5015192082838201561</id><published>2009-07-05T08:39:00.000+07:00</published><updated>2009-07-05T08:40:56.983+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Buta Warna'/><title type='text'>Penyakit Buta Warna</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buta warna&lt;/span&gt; adalah suatu kondisi ketika sel-sel retina tidak mampu merespon warna dengan semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sel-sel kerucut di dalam retina mata mengalami pelemahan atau kerusakan permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Klasifikasi buta warna :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Trikromasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu mata mengalami perubahan tingkat sensitivitas warna dari satu atau lebih sel kerucut pada retina. Jenis buta warna inilah yang sering dialami oleh orang-orang. Ada tiga klasifikasi turunan pada trikomasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Protanomali, seorang buta warna lemah mengenal merah&lt;br /&gt;   * Deuteromali, warna hijau akan sulit dikenali oleh penderita&lt;br /&gt;   * Trinomali (low blue), kondisi di mana warna biru sulit dikenali penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Dikromasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu keadaan ketika satu dari tiga sel kerucut tidak ada. Ada tiga klasifikasi turunan:&lt;br /&gt;Protanopia, sel kerucut warna merah tidak ada sehingga tingkat kecerahan warna merah atau perpaduannya kurang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Deuteranopia, retina tidak memiliki sel kerucut yang peka terhadap warna hijau&lt;br /&gt;   * Tritanopia, sel kerucut warna biru tidak ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Monokromasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monokromasi sebenarnya sering dianggap sebagai buta warna oleh orang umum. Kondisi ini ditandai dengan retina mata mengalami kerusakan total dalam merespon warna. Hanya warna hitam dan putih yang mampu diterima retina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Penyebab Buta Warna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buta warna adalah kondisi yang diturunkan secara genetik. Dibawa oleh kromosom X pada perempuan, buta warna diturunkan kepada anak-anaknya. Ketika seseorang mengalami buta warna, mata mereka tidak mampu menghasilkan keseluruhan pigmen yang dibutuhkan untuk mata berfungsi dengan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Fakta-fakta tentang Buta Warna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Buta warna lebih sering terjadi pada seseorang berjenis kelamin lelaki dibandingkan perempuan. Sebanyak 99% seorang buta warna tidak mampu membedakan antara warna hijau dan merah. Juga ditemukan kasus penderita yang tak bisa mengenali perbedaan antara warna merah dan hijau.&lt;br /&gt;  2. Cacat mata ini merupakan kelainan genetik yang diturunkan oleh ayah atau ibu.&lt;br /&gt;  3. Belum dapat dipastikan berkaitan jumlah penderita, akan tetapi sebuah penelitian menyebutkan sebesar 8 -12% lelaki Eropa adalah pengidap buta warna. Sementara persentase perempuan Eropa yang buta warna adalah 0,5 -1%. Tingkat buta warna di benua lain tentu bervariasi.&lt;br /&gt;  4. Tidak ada cara untuk mengobati buta warna, karena ia bukan penyakit melainkan cacat mata. Bisa jadi seorang buta warna akan merasa tersiksa dengan keadaan ini. Sebagian perusahaan menetapkan syarat bahwa pekerjanya harus tidak buta warna.&lt;br /&gt;  5. Untuk mengetahui apakah seseorang menderita buta warna, dilakukan tes dengan menggunakan plat bernama Ishihara.&lt;br /&gt;  6. Sering kali orang awam menganggap penyandang buta warna hanya mampu melihat warna hitam dan putih, seperti menonton film bisu hitam putih. Anggapan ini sebenarnya salah besar.&lt;br /&gt;  7. Banteng ternyata buta warna. Kesan yang ditimbulkan warna merah mengakibatkan binatang tersebut melonjak emosinya, bukan akibat warna merah itu sendiri.&lt;br /&gt;  8. Pada Perang Dunia II, serdadu yang buta warna dikirim untuk melakukan misi tertentu. Ketidakmampuan mereka untuk melihat warna hijau dialihfungsikan untuk mendeteksi adanya kamuflase yang dilakukan pihak lawan.&lt;br /&gt;  9. Artis terkenal yang buta warna diantaranya adalah Mark Twain, Paul Newman, Meat Loaf, Bing Cosby, Bob Dole.&lt;br /&gt; 10. Setiap orang terlahir buta warna saat pertama kali lahir.&lt;br /&gt; 11. Emerson Moser, pembuat krayon senior, mengaku bahwa dirinya buta warna hijau-biru dan tidak mampu melihat warna secara keseluruhan.&lt;br /&gt; 12. Penyandang buta warna selalu dihantui oleh pertanyaan "Warna apakah ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5015192082838201561?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5015192082838201561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5015192082838201561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5015192082838201561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5015192082838201561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/07/penyakit-buta-warna.html' title='Penyakit Buta Warna'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-2814479022835191627</id><published>2009-04-29T20:59:00.001+07:00</published><updated>2009-04-29T21:01:35.039+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Flu Babi'/><title type='text'>Flu Babi Berpotensi Berkembang di Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Flu babi&lt;/span&gt; yang menular ke manusia berpotensi berkembang di Indonesia. Namun, hampir dapat dipastikan keganasan flu babi Meksiko di bawah flu unggas yang telah mewabah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Laboratorium Flu Unggas Universitas Airlangga CA Nidom mengatakan, flu babi sebenarnya sudah lazim. Penyakit dengan virus H1N1 di Indonesia sudah ada sejak dulu. Subtipe di Indonesia atau H1N1 klasik tidak berbahaya. "H1N1 tipe Meksiko yang dikenal sebagai flu babi sekarang inilah yang berbahaya," katanya di Surabaya, Selasa (28/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, H1N1 tipe Meksiko diduga kuat gabungan flu unggas, flu babi, dan flu manusia. Virus kemungkinan berubah di tubuh babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejak 2005, saya sudah melontarkan hipotesis ini. Saya sudah khawatir ini bakal terjadi. Akhir tahun lalu saya kembali mengingatkan potensi bahaya ini. Namun, sebagian kalangan masih menentang," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Virus yang berubah di tubuh babi lebih mungkin menular ke manusia. Pasalnya, manusia dan babi sama-sama mamalia yang cenderung memiliki kesamaan. Sebaliknya, flu unggas tidak bisa langsung ke manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara teoretis, virus di unggas tidak bisa langsung ke mamalia seperti manusia. Harus ada perantara mamalia lain dan itu kemungkinan besar babi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tubuh babi, virus mengalami perubahan dengan dua pola. Pola pertama berupa adaptasi. "Kalau ini terjadi, dampaknya tidak terlalu berbahaya karena tidak ada perubahan struktur virus," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola kedua berupa penyusunan ulang virus. Berdasarkan pola ini, virus bisa berkembang menjadi gabungan flu babi, flu unggas, dan flu manusia. "Jika menyimak penjelasan di AS, ada kemungkinan reassortan (penyusunan ulang)," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal itu terjadi, tidak tertutup kemungkinan flu babi bisa berkembang di Indonesia. Salah satu pendukungnya adalah banyaknya peternakan ayam dan babi yang berdekatan. "Sejak flu unggas merebak, saya sudah mengemukakan pentingnya menata ulang peternakan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di sisi lain, keganasan H1N1 tipe Meksiko tidak seperti H5N1. Dari sekitar 1.500 kasus di seluruh dunia, baru 150 berakhir dengan kematian. "Virus ini cepat menyebar, tetapi daya rusaknya rendah. Sebaliknya H5N1 lambat menyebar. Namun, daya rusaknya amat tinggi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari sebulan, H1N1 tipe Meksiko sudah menjangkiti ribuan orang. Sementara dalam tiga tahun, kasus H5N1 hanya tercatat sekitar 300 kasus di seluruh dunia. "Saya khawatir kalau hasil penyusunan ulang menghasilkan virus cepat menular dan daya rusaknya tinggi. Syukur sejauh ini belum menunjukkan tanda ke sana," ujar Nidom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-2814479022835191627?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/2814479022835191627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=2814479022835191627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2814479022835191627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2814479022835191627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/04/flu-babi-berpotensi-berkembang-di.html' title='Flu Babi Berpotensi Berkembang di Indonesia'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-7167462145605022212</id><published>2009-04-22T02:50:00.000+07:00</published><updated>2009-04-22T02:51:51.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Multiple Sklerosis'/><title type='text'>Penyakit Multiple Sklerosis</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Multiple Sklerosis&lt;/span&gt; merupakan penyakit          kronis (menahun) yang menyerang otak dan syaraf tulang belakang,          sehingga sering menimbulkan kecacatan.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        Penyakit ini dikenal juga sebagai penyakit autoimun yangbanyak menyerang          dewasa muda hingga paruh baya. Sel-sel darah putih tertentu berbalik          menyerang otak. Sel-sel darah putih tersebut disebut dengan sel T yang          berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh kita justru merusak myelin          (pembungkus atau pelindung saraf).&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        Siapa saja yang beresiko? Orang-orang yang berusia antara 20 hingga 40          tahun, dan lebih sering didapati pada ras Kaukasia,terutama di Eropa          Utara, dua hingga tiga kali lebih banyak dialami wanita.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        Kasus Multiple Sklerosislebih banyak didapati pada wilayah di atas garis          khatulistiwa (40 derajat seksius di atas garis lintang khatulistiwa).&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;        Perlu dilakukan suatu observasi yang ketat dan konseling terhadap          Multiple Sklerosis yang ringan dan jarang timbul. Namun jika Multiple          Sklerosis sering kambuh dan bertambah berat, maka perlu diatasi dengan          obat-obatan, misalnya:&lt;/span&gt;         &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" id="AutoNumber3" width="100%" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="6%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="94%" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Beta interferon, merupakan sejenis tiruan dari protein alami manusia              yang mengatur sistem kekebalan tubuh dan memerangi infeksi.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="6%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="94%" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Glatiramer, merupakan alternatif untuk beta interferon yang mampu              mengendalikan serangan Multiple Sklerosis dengan menjaga sistem              kekebalan tubuh agar tidak merusak myelin.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-7167462145605022212?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/7167462145605022212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=7167462145605022212' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7167462145605022212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/7167462145605022212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/04/penyakit-multiple-sklerosis.html' title='Penyakit Multiple Sklerosis'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-882998633168796497</id><published>2008-12-29T23:43:00.001+07:00</published><updated>2008-12-29T23:44:17.072+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Sars'/><title type='text'>PENYAKIT SARS</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;EVALUASI PENANGGULANGAN SARS DI INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia bukan negara/wilayah yang terjangkit SARS dan aman untuk setiap orang yang akan datang dan pergi dari Indonesia. penjelasan ini merupakan progress report upaya Pemerintah Indonesia dan jajaran Kesehatan pada umumnya dalam upaya penanggulangan SARS di Indonesia yang masih terus dimantapkan di seluruh wilayah Indonesia. Penjelasan ini disampaikan oleh Bapak Menteri Kesehatan Republik Indonesia atas nama Pemerintah Republik Indonesia, pada acara Jumpa Pers tanggal 17 Juni 2003 di Gedung Departemen. Kesehatan Republik Indonesia dengan tema Upaya Penang gulangan SARS di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau Syndrome Pernapasan Akut Berat pertama kali ditemukan di propinsi Guangdong ( China ) pada bulan November 2003. Adanya kejadian luar biasa di Guangdong ini baru diberitakan oleh WHO empat bulan kemudian yaitu pada pertengahan bulan Februari 2003. Pada waktu itu disebut sebagai Atypical Pneumonia atau Radang Patu Atipik. Informasi WHO ini menjadi dasar bagi DepKes untuk secara dini pada bulan Februari 2003 menginstruksikan kepada seluruh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP ) di Indonesia yang mengawasi 155 bandara, pelabuhan laut dan pos lintas batas darat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah penangkalan yang perlu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 11 Maret 2003, WHO mengumumkan adanya penyakit baru yang menular dengan cepat di Hongkong, Singapura dan Vietnam yang disebut SARS. Pada tanggal 15 Maret 2003 Direktur Jenderal WHO menyatakan bahwa SARS adalah ancaman global atau Global Threat. Dengan adanya pernyataan itu, Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tangal 16 Maret 2003 segera berkoordinasi dengan WHO dan menginformasikan kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi, Rumah sakit Provinsi, KKP di seluruh Indonesia dan lintas sektor terkait untuk mengambil langkah yang perlu bagi pencegahan penularan dan pencegahan penyebaran SARS pada tanggal 17 Maret 2003. Pada waktu itu belum diketahui apakah penyakit ini sama dengan Atypicak Pneumonia yang berjangkit di Guangdong. pada bulan April 2003 barulah WHO memastikan bahwa Atypical Pneumonia di Guangdong adalah SARS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan WHO menyatakan SARS sebagai ancaman global adalah SARS merupakan penyakit baru yang belum dikenal penyebabnya, SARS meneybar secara cepat melalui alat angkut antar negara dan SARS terutama menyerang tenaga kesehatan di rumah sakit. Wabah SARS telah mendorong berbagai pakar kesehatan di dunia untuk bekerja sama menemukan penyebab SARS dan memahami cara penularan SARS. Atas kerjasama para pakar dari 13 laboratorium di dunia maka tanggal 16 April 2003 dipastikan bahwa penyebab SARS adalah Virus Corona atau Coronavirus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen Kesehatan secara dini dan sejak awal pandemi SARS pada bulan Maret tahun 2003 melaksanakan Penanggulangan SARS dengan tujuan mencegah terjadinya kesakitan dan kematian akibat SARS dan mencegah terjadinya penularan SARS di masyarakat (community transmission) di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi yang dijalankan untuk mencapai tujuan itu adalah : upaya public awareness melalui upaya advokasi dan sosialisasi, pemantauan atau surveilans kasus secara epidemiologi berdasarkan informasi masyarakat, informasi rumah sakit dan informasi KKP, menyiapkan rumah sakit baik sarana maupun prasarananya serta pengetahuan dan keterampilan petugas. Kesemuanya itu ditunjang dengan mengembangkan kemampuan pemeriksaan di laboratorium dan penelitian mengenal penyakit tersebut. Untuk menunjang pelaksanaan penanggulangan SARS pada tanggal 3 April 2003 ditetapkan keputusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Kesehatan No. 424 Tahun 2003 tentang SARS sebagai penyakit yang dapat menimbulkan wabah. Dengan penetapan ini maka Undang-undang nomor empat tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dapat diterapkan dalam penanggulangan SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah tindak lanjut untuk menjalankan strategi itu memerlukan sumber daya (tenaga, sarana, dan pembiayaan serta pedoman-pedoman baik untuk jajaran kesehatan maupun masyarakat umum), yaitu dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUBLIC AWARENESS Untuk memberi pengetahuan dan kewaspadaan tentang SARS kepada masyarakat luas termasuk kepada jajaran kesehatan, sektor di luar Departemen Kesehatan dan jajaran pemerintah daerah serta LSM, Ikatan Profesi dan lain-lain dibentuk Tim Sosialisasi dan Advokasi untuk melakukan Advokasi dan sosialisasi telah disusun satu seri pedoman yang terdiri dari 7 Buah Buku Pedoman yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Kewaspadaan Universal bagi Masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Kewaspadaan Universal di tempat-tempat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Kewaspadaan Universal bagi petugas kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Pemeriksaan SARS di Bandara, Pelabuhan dan Lintas Batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Surveilans Epidemiologi Penyakit SARS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Penatalaksanaan Kasus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Pengambilan dan Pemeriksaan Spesimen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu diterbitkan Poster, Booklet, leaflet dan Flyer (baik untuk jajaran kesehatan kabupaten/kota dan khusus untuk para TKI). Sejumlah perusahaan /pihak swasta sangat membantu dalam pengadaan bahan-bahan tersebut. Sosialisasi pada masyarakat luas dilakukan melalui media massa dan melalui situs-situs SARS yang dapat dilihat pada http://www.infeksi.com ; http://www.penyakitmenular.info dan http://.www.asean-disease-surveilance.net serta saluran informasi lainnya seperti Hotline Service RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta (021)- 6506568, Posko Pelayanan Antisipasi KLB SARS Tlp. (021)-4265974, 021-640141 maupun telepon langsung ke Bagian Humas DepKes dengan No. Telepon 021-5223002 dan Pusat penanggulangan Masalah Kesehatan DepKes 021- 5265043.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIAPAN RUMAH SAKIT Menetapkan 34 Rumah Sakit menjadi rumah sakit rujukan SARS berdasarkan kriteria :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Wilayah pintu masuk laut/udara dari luar negeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Wilayah kantong-kantong TKI yang baru pulang dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 34 rumah sakit tersebut 6 rumah salit ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan utama, yaitu RS H.Adam Malik Medan, RS Otorita Batam, RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUD Dr. Sutomo Surabaya, RSUP Sanglah Denpasar dan RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Tiap rumah sakit rujukan utama tersebut diberikan dana Rp. 100. Juta rupiah untuk penyiapan ruang isolasi dan triase. Dalam ruang isoalsi minimal terdapat 2 tempat tidur (TT) untuk kasus probable dan 4 TT untuk kasus suspek. Selain itu diberikan alat-alat untuk proteksi perorangan dan alat-alat universal precaution dan peralatan medik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso sebagai RS Rujukan Nasional SARS disiapkan 20 TT bagi penderita dan 50 TT bagi perawatan pasca sembuh namun masih infeksius, 3 ambulans khusus SARS, peralatan medik dan alat proteksi perorangan. saat ini sedang dibuat EWORS ( Early Warning Outbreak Recognition System ) di 34 RS Rujukan untuk aspek hospotal base surveilans. Setiap RS rujukan dibentuk Tim Penanggulangan SARS di rumah sakit, pelatihan bagi perawat untuk pengetahuan tentang universal precaution, workshop dan pelatihan tentang Strict Barrier Hospital and Nursing Care dengan dana antara lain dari bantuan WHO sebesar Rp. 485.724.300,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan dimasing-masing rumah sakit (inservice training) bagi seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan SARS (kegiatan ini masih berlangsung). Tatalaksana kasus SARS di rumah sakit berdasarkan pedoman yang disusun oleh Depkes bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURVEILANS Di Indonesia terdapat 45 KKP yang mengawasi 155 bandara, pelabuhan laut dan pos lintas darat yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu ada 24 KKP yang mengawasi bandara/pelabuhan laut yang disinggahi alat angkut (peasawat udara dan kapal laut) yang datang dari negara terjangkit SARS. Untuk petugas KKP telah dilakukan pelatihan petugas dan penyediaan barrier nursing protection.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesiapsiagaan penanggulangan SARS dilakukan penambahan tenaga kesehatan di lokasi-lokasi Bandara Soekarno-Hatta ( terminal 2 dan terminal 3 ) sebanyak 41 orang dokter (21 dokter dari brigade Siaga Bencana /BSB Jakarta) dan 12 perawat dari dinas kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang bertugas di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso sebanyak 13 dokter dari Ditjen PPM dan PL. Pelabuhan tanjung Priok sebanya 4 dokter dari Ditjen PPM dan PL. KKP Batam sebanyak 56 dokter dengan rincian ; 29 dokter dari BSB Bandung, 17 dokter dari BSB DI Yogyakarta dan 10 dokter dari BSB Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen Kesehatan juga menerima laporan kasus SARS dari masyarakat termasuk yang dimuat di media massa. terhadap semua informasi dugaan SARS tersebut dilakukan pengecekan untuk dikonfirmasi oleh Tim Pakar dan Tim Verifikasi. Kasus suspek dan probable harus dilaporkan oleh setiap rumah saki dan fasilitas kesehatan ke Departemen Kesehatan. Data klinis setiap kasus yang dilaporkan akan diverifikasi oleh Tim Verifikasi dan Tim Pakar. Kasus-kasus yang tidak memenuhi kriteria akan dikeluarkan dari daftar sebagai kasus bukan SARS. Apabila diperlukan hubungan telepon juga digunakan untuk mendiskusikan kasus yang dilaporkan dengan dokter yang menangani kasus. Lebih dari 80.000 TKI bekerja diluar negeri (Didaerah-daerah terjangkit SARS). Sebagian besar dari mereka bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan sangat mungkin mempunyai hubungan yang dekat (close contact). Oleh karena itu perhatian khusus diberikan kepada para TKI dengan jalan melakukan pemeriksaan kesehatan (termasuk pengukuran suhu) di terminal 3. Apabila dari mereka menunjukkan gejala sakit segera dirujuk ke rumah sakit. Mereka juga diberikan penyuluhan mengenai pencegahan SARS dan diberikan masker untuk digunakan bila menunjukkan gejala penyakit semacam flu, juga disarankan untuk tidak keluar rumah (home isolation) selama 10 hari sejak kedatangannya. Petugas Kesehatan di daerah TKI tersebut berkewajiban untuk mengawasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya surveilans epidemiologi SARS di Indonesia mencakup pemeriksaan penumpang di bandara pada saat kedatangan (arrival screening) dan saat keberangkatan (pres-departure screening), pemeriksaan TKI yang datang dari daerah terjangkit SARS, surveilans SARS di rumah sakit dan sarana kesehatan, surveilans SARS dan penumonia di masyarakat, investigasi dan pelacakan kontak. Denga cara demikian adanya penderita SARS akan dapat dideteksi sedini mungkin. Untuk menunjang kegiatan dan keberhasilan surveilans SARS akan ditempatkan sejumlah 20 thermo scanner di bandara dan beberapa pelabuhan laut dan sejumlah thermo digital (telinga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN LABORATORIUM Salah satu respon awal untuk pemeriksaan laboratorium SARS dilakukan bekerja sama dengan US NAMRU-2 Jakarta dalam mengambil spesimen dari kasus suspek dan probable dan kemudian dikirim ke CDC Atlanta. Untuk mendukung ini Depkes telah menyusun pedoman untuk pengambilan dan pengiriman spesimen berdasarkan pada pedoman WHO dan CDC. Petugas laboratorium dari rumah-rumah sakit provinsi telah dilatih menggunakan pedoman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga laboratorium yang ditunjuk sebagai laboratorium SARS rujukan adalah Badan Litbangkes Depkes, bagian Mikrobiologi UI dan laboratorium Bio Medical Mataram. 4 Batch spesimen SARS yang diambil dari 24 pasien telah dikirim ke CDC Atlanta dengan hasil negatif untuk kedua pemeriksaan RT-PCR dan tes Serologi. Selain itu laboratorium di Medan dan Makassar diikutsertakan untuk mengembangkan pemeriksaan laboratorium SARS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penanggulangan SARS, Indonesia juga menerima bantuan dari dalam dan luar negeri antara lain dari Pemerintah Amerika Serikat berupa 5.000 masker, pemerinta Jepang berupa peralatan pelindung dan perlengkapan laboratorium senilai 30 juta yen atau sekitar US $­­ 250.000, pemerintah Singapura akan menyumbang 1 buah thermo scanner, PT. Johnson Home Hygiene Product berupa masker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah penderita SARS didunia dalam periode November 2003 - Mei 2003 meningkat dari waktu ke waktu. Tetapi pada bulan Juni 2003 penderita baru SARS disunia mulai meurun. Pada tanggal 13 Juni 2003 jumlah kumulatif penderita SARS probable yang dilaporkan berjumlah 8.554, jumlah penderita baru 10 orang, jumlah yang meninggal dunia 792 orang dan jumlah yang sembuh 6,793 orang. Ada 32 negara/wilayah yang pernah melaporkan adanya kasus probable SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal tersebut jumlah negara/wilayah yang paling banyak melaporkan kasus probable SARS adalah RRC 5.327, Hongkong 1.755, Taiwan 693, Singapura 206, Canada 242 dan Vietanam 63 orang. Di Indonesia, sampai dengan 16 Juni 2003 ditemukan 7 kasus suspek dan 2 kasus probable Jumlah orang yang berobat di Indonesia karena khawatir dirinya menderita SARS atau diduga SARS sebanyak 112 orang. Setelah diperiksa, dari jumlah ini ada 103 orang dipastikan bukan menderita SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Kasus suspek SARS terdiri dari 3 wanita dan 4 pria yang berusia antara 20 - 57 tahun. Sebanyak 5 orang diantaranya pernah berkunjung ke Singapura dan 2 orang pernah berkunjung ke RRC. Mereka berdomisili di Jakarta, Depok, Tangerang. Sedangkan 2 kasus probable SARS terdiri dari 2 pria masing-masing berusia 47 tahun (WNA) berdomisili di Tangerang dan telah kembali ke Hongkong dan berusia 65 tahun (WNI) berdomisili di Medan, keduanya baru kembali dari Singapura saat menderita SARS. Sebanyak 6 kasus suspek SARS dirawat di RSPI - SS Jakarta dan 1 kasus di RSUP Adam Malik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 2 kasus probable SARS seorang dirawat di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso dan seorang dirawat di RSUP Adam Malik Medan. Semua kasus suspek SARS dan Kasus Probable SARS, sample darah dan usapan tenggoroknya dikirim dan diperiksa di CDC Atlanta dan semuanya menunjukkan hasil negatif untuk virus Corona. Untuk kasus suspek dan probable SARS dan kasus yang diduga SARS tertentu dilakukan investigasi atau pelacakan kontak dari investigasi dan pelacakan kontak ini ditemukan sebanyak 103 orang yang diduga kontak. Seluruh kontak ini dilakukan manajemen kontak berupa penyuluhan dan surveilans. Investigasi, pelacakan dan manajemen kontak dilakukan atas kerja sama Ditjen PPM dan PL, Dinkes Provinsi, Dinkes Kabupaten/Kota dan Puskesmas, Keluarga dan teman sekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SARS berdampak negatif pada perekonomian negara khususnya dibidang penerbangan, pariwisata dan tenaga kerja. Adanya negara/wilayah yang terjangkit SARS menyebabkan berkurangnya jumlah penerbangan dan jumlah penumpang dengan tujuan negara/wilayah tersebut. Sebagai contoh antara lain dampak terhadap airline yang dimuat di Majalah Bussines News tanggal 4 April 2003 yang memberitakan jumlah penumpang GIA dari Singapura turun hingga 20 %, biro perjalanan juga melaporkan penurunan penumpang antara 50 - 70 %, Bertia Harian Kompas tanggal 5 April 2003 tingkat hunian hotel di Batam menurun hingga 10 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya negara/wilayah terjangkit SARS diwilayah regional ASEAN juga mengimbas pada menurunnya kunjungan wisata ke Indonesia. Di samping itu, karena tenaga kerja Indonesia juga banyak yang bekerja di negara/wilayah terjangkit SARS maka pengiriman TKI ke negara/wilayah terjangkit SARS untuk sementara tertunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi dampak SARS pada perekonomian regional diadakan KTT Khusus ASEAN Plus 1 ( RRC ) dan Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN Plus 3 (RRC, Jepang dan Korea ) di Kuala Lumpur, Forum penerbangan ASEAN plus 3 di Filipina dan pertemuan Regional ASEAN tentang SARS di Siem Riep, kamboja dan di bangkok Thailand. Pertemuan Menteri Kesehatan APEC tentang SARS akan diadakan di bangkok tanggal 28 Juni 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan dari Rumah-Rumah Sakit seluruh Indonesia, Dinas Kesehatan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan seluruh Indonesia yang dipantau setiap hari sejak tanggal 14 Mei 2003 sampai hari ini 17 Juni 2003 Tidak Ada Kasus Suspek Baru maupun Kasus Probable Baru di Indonesia. Namun Demikian masyarakat masih harus waspada karena masih ada wilayah diluar Indonesia yang masih menunjukkan adanya penularan secara lokal di wilayah tersebut per 13 Juni 2003 yaitu diantaranya adalah Kanada ( Toronto ), China ( Beijing, Hongkong danTaiwan). Oleh karena itu pengamatan penyakit SARS melalui kegiatan surveilans SARS akan terus dipertahankan dan ditingkatkan misalnya pre departure screning tetap akan diberlakukan begitu pula Arrival Screening berupa pengisian Health Alert Card.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula surveilans penyakit pneumonia pada orang dewasa dirumah-rumah sakit akan dilaksanakan seperti surveilans AFP. Karena itu saya ( Menteri Kesehatan RI ) berpesan kepada masyarakat luas, media cetak/elektronik, tenaga kesehatan untuk terus menerus meningkatkan pengawasan publik tentang SARS dan mewaspadai SARS tetapi tidak panik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FACT-SHEET&lt;br /&gt;PERKEMBANGAN SARS ( GLOBAL DAN DI INDONESIA )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat singkat penyebaran SARS dan upaya-segera Depkes dalam mengantisipasi penyebarannya di Indonesia : 1 November 2002 :&lt;br /&gt;untuk pertama kali ditemukannya penyakit Atypical Pneumonia di Propinsi Guangdong RRC yang kemudian diyaikini sloh WHO sebagai SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Februari 2003 :&lt;br /&gt;SARS di Guangdong diberitakan secara resmi oleh WHO melalui website : http://www.who.int.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir Februari 2003 ( 2 minggu sebelum WHO mengumumkan SARS sebagai ancaman global )&lt;br /&gt;Depkes telah mengambil langkah penangkalan dini dengan menginstruksikan seluruh Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) di Indonesia agar meningkatkna kewaspadaannya dan mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu ( di Indonesia ada 45 buah KKP yang bertanggung jawab dalam mengawasi dan melaksanakan penangkalan dan pencegahan masuknya penyakit karantina dan penyakit menular tertentu ke Indonesia melalui bandar udara, pelabuhan laut dan pos lintas batas darat )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Maret 2003 :&lt;br /&gt;SARS menyebar ke luar Guangdong, yaitu ke Hongkong dan Hanoi ( Vietnam ).&lt;br /&gt;Penyebaran pertama di Hongkong terjadi di kalangan petugas rumah sakit, dan selanjutnya menyebar ke negara-negara lain melalui orang-orang yang tertular dan melakukan perjalanan lintas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Maret 2003 :&lt;br /&gt;WHO menyatakan secara resmi bahwa SARS adalah ancaman global ( Global Treat ) dengan pertimbangan :&lt;br /&gt;(1) SARS penyakit baru yang belum diketahui penyebabnya&lt;br /&gt;(2) Penularannya terutama terjadi dikalangan petugas kesehatan melalui sarana kesehatan&lt;br /&gt;(3) SARS menyebar antar negara melalui orang yang melakukan perjalanan lintas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Maret 2003 :&lt;br /&gt;Diadakan rapat konsolidasi dan koordinasi antara Depkes dan WHO dengan hasil-hasil :&lt;br /&gt;(1) Mengeluarkan edaran dari Direktur Jenderal P2M dan PL kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala KKP, Direktur RS Provinsi untuk mengambil langkah bagi pencegahan penyebaran SARS di Indonesia ( dikirim melalui faksimili tanggal 16 Maret 2003 sore hari )&lt;br /&gt;(2) Membentuk Task Force SARS di Ditjen P2M dan PL&lt;br /&gt;(3) Membuka POSKO SARS di Ditjen P2M dan PL ( No. Telp. 021-42655974 )&lt;br /&gt;(4) Melaksanakan piket harian SARS di di Ditjen P2M dan PL serta Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan ( PPMK ) dengan No. Telp. 021-5265043&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Maret 2003 :&lt;br /&gt;Konferensi Pers dengan Menteri Kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 April 2003 :&lt;br /&gt;Menteri Kesehatan menetapkan SARS sebagai penyakit yang berpotensi wabah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 April 2003 :&lt;br /&gt;Pemerintah Indonesia mengeluarkan Travel Advisory, yaitu menganjurkan agar warga negara Indonesia yang akan berkunjung ke negara / wilayah terjangkit SARS menunda dulu. Namun apabila suatu sebab terpaksa harus berkunjung hendaknya memperhatikan :&lt;br /&gt;(1) Tidak membawa orang lanjut usia atau anak balita&lt;br /&gt;(2) Mempersiapkan diri dalam pencegahan SARS&lt;br /&gt;(3) Memperhatikan petunjuk jajaran kesehatan setempat tentang pencegahan SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 April 2003 :&lt;br /&gt;WHO mengumunkan dengan resmi bahwa virus corona dinyatakan sebagai penyebab SARS ( berkat kerjasama 13 lembaga penelitian di seluruh dunia )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 April 2003 :&lt;br /&gt;Pertemuan Menteri-menteri Kesehatan ASEAN + 3 ( Korea, Jepang, RRC )dan Hongkong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 April 2003 :&lt;br /&gt;KTT ASEAN + 1 ( RRC ) antara lain menyepakati :&lt;br /&gt;(1) Peningkatan kerjasama dalam penanggulangan SARS&lt;br /&gt;(2) Pemeriksaan penumpang yang tiba dan berangkat dari negara ASEAN + 1 untuk mencegah penyebaran SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 ? 16 Mei 2003 :&lt;br /&gt;Delegasi Indonesia menjelaskan kepada negara-negara anggota WHO dlaam Sidang Majelis Kesehatan Sedunia ( World Health Assembly ) di Jenewa melalui booklet yang dibagikan, berjudul&lt;br /&gt;? Indonesia is not a SARS affected country ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 ? 16 Mei 2003 :&lt;br /&gt;Diadakan ASEAN + 3 Aviation Forum di Pampanga, Filipina, yang memantapkan kesempatan tentang pemeriksaan penumpang pada saat kedatangan dan keberangkatan di bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Kriteria penderita diduga SARS di Indonesia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Observasi SARS :&lt;br /&gt;Jika data penderita masih perlu dilengkapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Suspect :&lt;br /&gt;Jika data klinis menunjukan criteria suspect menurut WHO ( Suhu tubuh &gt; 38 Der C, batuk-batuk, sesak napas/kesulitan bernapas, ada riwayat perjalanan dari wilayah terjangkit atau kontak langsung dengan penderita )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Probable :&lt;br /&gt;Jika data klinis menunjukan kasus suspect + gambaran rontgen paru-paru menunjukan pneumonia, atau jika penderita tersebut meninggal pada pemeriksaan autopsi menunjukan pneumonia yang tidak diketahui sebabnya atau menunjukan RDS ( Repiratory Disstress Syndrome).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Kasus SARS&lt;br /&gt;Bila data klinik lengkap, tapi ternyata tidak ada kaitannya dengan SARS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Data Global dan Indonesia&lt;br /&gt;(1) Global ( 29 Mei 2003 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Provinsi di RRC terjangkit SARS, yaitu :&lt;br /&gt;Beijing, Guangdong, Hubei, Hebei, Inner Mongolia, Jiangshu, jilin, Shanxi, Shaanxi, dan Tianjin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain RRC, negara / wilayah yang masuk daftar sebagai negara terjangkit : Canada, ( Toronto ), Hongkong, Singapura dan Taiwan )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah negara yang melaporkan / pernah melaporkan adanya kasus Probable SARS ada 31 negara / wilayah dengan jumlah kasus 8.295 ( 17 kasus baru, 750 kasus meninggal, 4.994 kasus telah telah sembuh )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Indonesia&lt;br /&gt;Jumlah kasus probable : 2 ( 1 WNA, 1 WNI )&lt;br /&gt;Jumlah kasus suspect : 7 ( 1 WNI, 6 WNI )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Data sampai dengan 13 Juni 2003&lt;br /&gt;Dari 10 Provinsi hanya 3 provinsi di RRC yaitu : Beijing, Hongkong, Taiwan&lt;br /&gt;Negara / wilayah yang masih ada transmisi local adalah : Canada ( Toronto ), China ( Beijing, Hongkong, Taiwan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-882998633168796497?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/882998633168796497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=882998633168796497' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/882998633168796497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/882998633168796497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-sars.html' title='PENYAKIT SARS'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-1990813420110132909</id><published>2008-12-29T23:39:00.001+07:00</published><updated>2008-12-29T23:41:06.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Batuk'/><title type='text'>Penyakit Batuk</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt; Batuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Definisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Batuk adalah salah satu keluhan yang sering diungkapkan pasien kepada dokter. Batuk sebenarnya adalah suatu cara yang penting bagi tubuh kita untuk membersihkan tenggorokan dan saluran pernafasan kita. Tetapi batuk yang berlebihan dapat berarti bahwa kita mempunyai suatu gangguan atau penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batuk ada yang kering, ada pula yang produktif. Batuk produktif adalah batuk yang berdahak. Dahak disebut juga sputum atau reak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batuk dapat akut atau kronik.&lt;br /&gt;Ø Batuk akut biasanya timbul mendadak. Seringkali disebabkan oleh masuk angin, influenza, atau infeksi sinus (sinusitis). Batuk akut biasanya hilang setelah 2 sampai 3 minggu.&lt;br /&gt;Ø Batuk kronik biasanya berlangsung lebih dari 2 sampai 3 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Disamping infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) seperti influenza, penyebab batuk yang paling sering adalah:&lt;br /&gt;Ø Alergi dan asthma&lt;br /&gt;Ø Infeksi paru-paru seperti pneumonia atau bronkitis akut.&lt;br /&gt;Ø Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau bronkitis kronik, ephysema&lt;br /&gt;Ø Sinusitis yang menyebabkan postnasal drip.&lt;br /&gt;Ø Penyakit paru seperti bronkiektasis, tumor paru.&lt;br /&gt;Ø Gastroesophageal reflux disease (GERD) ini artinya cairan lambung balik ke tenggorokan, orangnya suka bertahak asam atau pahit.&lt;br /&gt;Ø Merokok&lt;br /&gt;Ø Terpapar asap rokok (perokok pasif)&lt;br /&gt;Ø Terpapar polutan udara&lt;br /&gt;Ø Obat darah tinggi golongan ACE Inhibi&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perawatan Rumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tips untuk mengurangi batuk:&lt;br /&gt;Ø Permen obat batuk atau permen pedas dapat menolong pada batuk yang kering dan menggelitik. Tidak boleh diberikan pada anak-anak berusia dibawah 3 tahun karena dapat tersedak menyumbat jalan nafas.&lt;br /&gt;Ø Menghirup uap hangat dapat menolong batuk kering dengan cara meningkatkan kelembaban di udara.&lt;br /&gt;Ø Minum lebih banyak cairan dapat mengencerkan dahak di tenggorokan sehingga mudah dibatukkan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa obat batuk yang dapat dibeli tanpa resep dokter antara lain yang mengandung:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ø Guaifenesin (Cohistan Expectorant, Probat, Bisolvon Extra, Actifed Expectorant, dll). Yang harus diingat adalah jika minum obat-obatan yang mengandung Guaifenesin adalah harus minum banyak air.&lt;br /&gt;Ø Dekongestan seperti pseudoephedrine (Actifed, Actifed Expectorant, Disudrin, Clarinase, Rhinos SR, Triaminic, dll). Obat-obatan yang mengandung pseudoephedrine ini dapat digunakan untuk menghentikan pilek encer (meler) dan postnasal drip. Tidak boleh digunakan jika ada penyakit darah tinggi atau untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun kecuali atas resep dokter anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun batuk dapat menjadi gejala yang mengganggu, tetapi batuk adalah cara tubuh kita untuk menyembuhkan dirinya. Beberapa pakar akhir-akhir ini menganjurkan tidak menggunakan penahan batuk pada beberapa situasi. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter anda sebelum mencoba penahan batuk yang dijual bebas yang mengandung dextromethorphan (Vicks 44, dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengharapkan atau meminta dokter untuk meresepkan antibiotika untuk infeksi virus seperti influenza atau masuk angin. Antibiotik tidak bekerja terhadap virus. Antibiotik juga tidak mempercepat penyembuhan batuk yang disebabkan alergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungi Dokter Anda Jika&lt;br /&gt;Segera ke gawat darurat jika:&lt;br /&gt;Ø Nafas pendek atau sulit bernafas&lt;br /&gt;Ø Pembengkakan di muka dan kerongkongan disertai kesulitan menelan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ke dokter anda jika:&lt;br /&gt;Ø Batuk sangat hebat yang timbul mendadak.&lt;br /&gt;Ø Batuk disertai bunyi nada tinggi pada saat menarik nafas.&lt;br /&gt;Ø Batuk berdarah.&lt;br /&gt;Ø Demam (yang dapat dapat mengindikasikan adanya suatu infeksi bakteri yang memerlukan antibiotika).&lt;br /&gt;Ø Dahak yang kental, berbau busuk, bewarna kuning kehijauan (mengindikasikan adanya suatu infeksi bakteri).&lt;br /&gt;Ø Terpapar dengan seorang penderita TBC.&lt;br /&gt;Ø Penurunan berat badan yang tidak diharapkan atau keringat malam (mengindikasikan terkena TBC).&lt;br /&gt;Ø Batuk lebih dari 10 – 14 hari.&lt;br /&gt;Ø Batuk pada bayi berusia kurang dari 3 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang akan dilakukan dokter anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada keadaan darurat pasien akan diobati pertama-tama untuk menstabilkan kondisinya. Setelah kondisi stabil, maka dokter anda akan menanyakan hal-hal mengenai batuk anda. Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan oleh dokter anda:&lt;br /&gt;Ø Apakah batuk berdarah (berapa banyak, berapa sering, sudah berapa lama).&lt;br /&gt;Ø Apakah batuk berdahak? Bagaimana dahaknya, apakah kental dan sulit dibatukkan?&lt;br /&gt;Ø Apakah batuknya parah? Apakah batuknya kering?&lt;br /&gt;Ø Apakah suara batuknya seperti gonggongan?&lt;br /&gt;Ø Bagaimana pola batuk? Apakah timbulnya tiba-tiba? Apakah makin tambah parah akhir-akhir ini? Apakah batuk memburuk di malam hari? Apakah batuk mulai pada saat bangun pagi?&lt;br /&gt;Ø Sudah berapa lama batuk?&lt;br /&gt;Ø Apakah batuk memburuk jika berbaring pada satu sisi?&lt;br /&gt;Ø Apakah batuk periodik disertai muntah?&lt;br /&gt;Ø Gejala-gejala lain apa yang menyertai batuk? Adakah sesak nafas, demam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dokter anda akan melakukan pemeriksaan fisik termasuk memeriksa telinga, hidung, tenggorokan dan dada anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dokter anda akan meminta pemeriksaan tambahan seperti:&lt;br /&gt;Ø Foto rontgen dada.&lt;br /&gt;Ø Analisa dahak (jika batuk berdahak).&lt;br /&gt;Ø Test fungsi paru&lt;br /&gt;Ø Scan paru&lt;br /&gt;Ø Bronkoskopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pencegahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ø Jangan merokok dan jangan berada dekat-dekat perokok.&lt;br /&gt;Ø Jika anda memiliki alergi musiman usahakan tetap di dalam ruangan selama alergen udara sedang banyak-banyaknya. Jika memungkinkan, tutuplah jendela dan gunakan AC. Hindari kipas angin yang menarik udara dari luar ruangan. Mandilah dan gantilah baju sesudah berada di luar ruangan.&lt;br /&gt;Ø Jika anda memiliki alergi sepanjang tahun, jangan gunakan bantal dan kasur kapuk, gunakan pembersih udara (air purifier) dan jangan piara hewan peliharaan, dan hindari pencetus lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-1990813420110132909?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/1990813420110132909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=1990813420110132909' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1990813420110132909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1990813420110132909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-batuk.html' title='Penyakit Batuk'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-8349998640305198072</id><published>2008-12-29T23:35:00.001+07:00</published><updated>2008-12-29T23:37:27.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Asam Urat'/><title type='text'>Penyakit Asam Urat</title><content type='html'>Di masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat. Pengertian ini perlu diluruskan karena tidak semua keluhan dari nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu/obat tradisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi atau sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk memastikannya perlu pemeriksaan laboratorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya yang dimaksud dengan asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Akibatnya banyak orang suka menyamaratakan semua makanan. Orang menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan --seperti hati, jantung, babat, dan limfa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONSUMSI jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyakit asam urat digolongkan menjadi penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetic dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organic yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga ikut meninggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit radang sendi akibat peningkatan kadar asam urat darah disebut dengan artritis gout atau artritis pirai. Artritis gout yang akut disebabkan oleh reaksi radang jaringan terhadap pembentukan kristal urat. Pada sebagian besar kasus gout riwayat penyakit dan gambaran klinis bersifat khusus, sehingga kadang-kadang diagnosis dapat langsung ditegakkan.&lt;br /&gt;Seseorang dikatakan menderita asam urat (gout) jika kondisinya memenuhi beberapa syarat dan biasanya perjalanan penyakitnya klasik sekali, seperti mempunyai gejala yang khas penyakit gout, mempunyai perjalanan penyakit yang khas penyakit gout, ditemukan asam urat dalam kadar tinggi dalam darahnya, dan hasil pemeriksaan mikroskopik dari cairan sendi atau tofus (benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat yang berbentuk jarum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lebih banyak pria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa asam urat cenderung dialami pria? Ini karena perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Sementara pada pria, asam uratnya cenderung lebih tinggi daripada perempuan karena tidak memiliki hormon estrogen tersbut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi selama seorang perempuan mempunyai hormon estrogen, maka pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika sudah tidak mempunyai estrogen, seperti saat menopause, barulah perempuan terkena asam urat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau peningkatan asam urat ini melewati ambang batas yang bisa ditolerir, persoalan akan timbul pertama pada ginjal, sendi, dan saluran kemih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kadar Normal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya tinggi di atas 7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, kemungkinannya untuk menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya 25% orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gambaran Klinis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan yang terjadi mendadak maksudnya tiba-tiba. Karena itu bisa saja terjadi, siang hari sampai menjelang tidur tidak ada keluhan, tetapi pada tengah malam penderita mendadak terbangun karena rasa sakit yang amat sangat. Kalau serangan ini datang, penderita akan merasakan sangat kesakitan walau tubuhnya hanya terkena selimut atau bahkan hembusan angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan penyakit gout sangat khas dan mempunyai 3 tahapan. Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit gout dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang penyakit gout. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan pertama kali ini akan hilang sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor Risiko&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asupan yang masuk ke tubuh juga memengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KALAU menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.&lt;br /&gt;Yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penatalaksanaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan artritis gout:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Meredakan radang sendi (dengan obat-obatan dan istirahat sendi yang terkena).&lt;br /&gt;   * Pengaturan asam urat tubuh (dengan pengaturan diet dan obat-obatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tujuan utama pengobatan artritis gout adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Mengobati serangan akut secara baik dan benar&lt;br /&gt;   * Mencegah serangan ulangan artritis gout akut&lt;br /&gt;   * Mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan kristal urat&lt;br /&gt;   * Mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat peningkatan asam urat pada jantung, ginjal dan pembuluh darah.&lt;br /&gt;   * Mencegah pembentukan batu pada saluran kemih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula penyembuhannya.&lt;br /&gt;Pengobatan dapat diberikan obat anti inflamasi nonsteroid (antirematik) dan obat penurun kadar asam urat (obat yang mempercepat/meningkatkan pengeluaran asam urat lewat kemih (probenecid) atau obat yang menurunkan produksi asam urat (allopurinol)).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan diet&lt;br /&gt;Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Padahal walau tinggi kolesterol dan purin, makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. Kolesterol penting bagi prekusor vitamin D, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid, garam-garaman empendu dan membran sel.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan berlebihan. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat, sebaiknya membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya, membatasi makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsmsi bahan makanan golongan B. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-8349998640305198072?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/8349998640305198072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=8349998640305198072' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/8349998640305198072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/8349998640305198072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-asam-urat.html' title='Penyakit Asam Urat'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-223950806161101200</id><published>2008-12-29T23:31:00.001+07:00</published><updated>2008-12-29T23:31:59.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Hiperkolesterolemia'/><title type='text'>Penyakit Hiperkolesterolemia</title><content type='html'>Bagi orang-orang yang tidak menderita hiperkolesterolemia, topik ini mungkin tidak akan menarik. Tetapi, kita tidak akan pernah benar-benar mengetahui apakah kita menderita gangguan kolesterol atau tidak, jika kita tidak pernah memeriksakan diri di laboratorium klinik. Mengapa demikian? Karena tidak seperti halnya penyakit-penyakit akut, gangguan kolesterol atau yang biasa disebut sebagai dislipidemia atau hiperkolesterolemia merupakan penyakit yang tidak menunjukkan suatu gejala. Artinya, kita tidak merasa sakit sekalipun kadar kolesterol darah kita jauh diatas normal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita bertanya-tanya, jika hiperkolesterolemia tidak menyebabkan tubuh kita terasa sakit, mengapa kita menyebutnya sebagai penyakit? Sebuah pertanyaan yang masuk akal bukan?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjawab pertanyaan itu, kita bisa menganalogikannya dengan sebuah mesin mobil. Mobil yang kita gunakan membutuhkan oli yang sesuai dengan mesin yang digunakan. Setiap 5000 kilometer, kita dianjurkan untuk mengganti oli mesin. Dengan demikian, oli yang melumasi mesin tersebut selalu merupakan oli yang mempunyai kemampuan optimal untuk menjalankan fungsinya. Seandainya bila oli mobil kita tidak diganti setelah melebihi 5000 kilometer, apakah mobil kita akan menjadi mogok? Tentu saja tidak. Artinya, mobil kita tidak tiba-tiba saja mogok pada kilometer yang ke 5001. Mobil itu akan bisa terus menerus berjalan. Kemudian, kita berpikir, jika oli yang tidak diganti itu tidak menyebabkan mobil kita mogok, maka mengapa kita harus selalu menggantinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang marilah kita bayangkan, apa yang terjadi jika oli itu masih dipakai pada kilometer ke 10 ribu. Mobil masih bisa berjalan. Kilometer ke 15 ribu? Mobil masih bisa berjalan. Kilometer ke 20 ribu? Kita bertanya-tanya, apakah mobil itu masih bisa jalan atau tidak. Sekarang bawalah mobil itu ke bengkel, dan mintalah bengkel untuk memeriksa komponen-komponen mesinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan mendapati laporan dari teknisi bengkel bahwa mesin mobil kita dipenuhi dengan kerak sisa oli yang mengering. Saluran-saluran dan selang-selangnya nyaris tersumbat oleh kerak itu. Dan mobil kita harus turun mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi dengan tubuh kita, ketika kadar kolesterol begitu tingginya didalam darah. Kita tidak langsung merasakan dampak negatifnya, tetapi sesungguhnya didalam tubuh kita sedang terjadi pengendapan ‘kerak-kerak’ itu, seperti kerak yang terjadi pada mesin mobil tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendapan lemak bisa saja terjadi pada jantung kita. Saya pernah menyaksikan sebuah video yang menayangkan tentang pelaksanaan operasi jantung. Ketika melihat jantung yang tersembunyi dibalik dada yang ditoreh pisau operasi itu, saya tiba-tiba terhenyak. Jantung itu tidak terlihat ototnya. Mengapa? Karena seluruh bagiannya telah diselaputi oleh lemak yang sangat tebal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendapan dapat juga terjadi pada pembuluh darah. Seperti halnya selang saluran bensin. Jika pada selang itu terdapat endapan kotoran, maka salurang selang itu menjadi lebih sempit. Dan itu menyebabkan aliran bahan bakar tidak lancar. Sehingga mesin mobil kita menjadi batuk-batuk. Dan akhirnya mogok. Jika endapan itu terjadi pada pembuluh darah kita, maka kejadiannya akan jauh lebih parah dari mobil itu. Mengapa? Karena taruhannya adalah nyawa kita. Bayangkan saja jika sel-sel tubuh kita tidak mendapatkan asupan darah yang cukup. Padahal darah diperlukan untuk membawa makanan dan oksigen. Jika itu terjadi, maka sel-sel tubuh kita akan mati. Bagaimana jika itu terjadi pada otak kita? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah diperlihatkan sebuah video yang menggambarkan tentang pembuluh darah yang tersumbat. Sebuah keadaan yang oleh para ahli kesehatan disebut sebagai plak aterosklerosis. Menarik sekali, karena ternyata plak itu terbentuk secara perlahan-lahan. Bahkan kita sendiri tidak menyadari kalau itu terjadi. Sedikit demi sedikit plak terbentuk dari molekul-molekul kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah. Lama kelamaan, semakin banyak lagi molekul yang menempel. Sehingga akhirnya pembuluh darah itu menyumbat. Ketika pembuluh darah di otak itu akhirnya pecah, maka terjadilah stroke. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi pada orang stroke? Nyawanya dipertaruhkan di ranjang perawatan rumah sakit. Selang pernafasan dan jarum infus berseliweran disekujur tubuhnya. Dokter dan perawat sibuk menyelamatkan jiwanya. Keluarganya menunggu dengan harap-harap cemas. Begitu banyak orang yang terserang stroke tetapi tidak berhasil diselamatkan. Dan lebih banyak lagi orang terkena stroke yang bisa diselamatkan, namun harus menanggung beban berat berupa kehilangan fungsi-fungsi tubuhnya yang sangat vital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kemungkinan yang ada jika kita mengabaikan kadar kolesterol didalam tubuh. Jika kita belum mengetahui kadar kolesterol tubuh, maka ada baiknya untuk berkonsultasi kepada dokter, dan memeriksakan diri di klinik. Dan jika kita sudah didiagosis mengalami hiperkolesterolemia, maka tidak ada tindakan yang lebih bijaksana daripada menjalani pengobatan yang teratur. Datanglah kepada dokter, dan patuhilah nasihatnya. Jika dokter meresepkan obat penurun kadar kolesterol, maka patuhilah untuk meminumnya. Sebab, hanya dengan kepatuhan yang tinggi kepada proses pengobatan, kita akan dapat mengontrol kadar kolesterol darah. Dan dengan cara itulah pula, kita dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit lain seperti serangan jantung, dan stroke.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-223950806161101200?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/223950806161101200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=223950806161101200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/223950806161101200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/223950806161101200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-hiperkolesterolemia.html' title='Penyakit Hiperkolesterolemia'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5075472276329377560</id><published>2008-12-29T23:27:00.001+07:00</published><updated>2008-12-29T23:29:13.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Glaukoma'/><title type='text'>Penyakit Glaukoma</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Apa itu glaukoma?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glaukoma adalah nama penyakit yang diberikan untuk sekumpulan penyakit mata di mana terjadi kerusakan syaraf mata (nervus opticus) yang terletak di belakang mata dan mengakibatkan penurunan penglihatan tepi (perifer) dan berakhir dengan kebutaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kebanyakan orang, kerusakan syaraf mata ini disebabkan oleh peningkatan tekanan di dalam bola mata sebagai akibat adanya hambatan sirkulasi atau pengaliran cairan bola mata (cairan jernih yang membawa oksigen, gula dan nutrient/zat gizi penting lainnya ke bagian-bagian mata dan juga untuk mempertahankan bentuk bola mata). Pada sebagian pasien kerusakan syaraf mata bisa juga disebabkan oleh suplai darah yang kurang ke daerah vital jaringan nervus opticus, adanya kelemahan struktur dari syaraf atau adanya masalah kesehatan jaringan syaraf.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Glaukoma adalah salah satu penyebab utama kebutaan dan rusaknya penglihatan di seluruh belahan dunia. 2 tipe glaukoma yang paling sering adalah Primary Open Angle Glaucoma (POAG)/glaukoma sudut terbuka dan Acute/chronic closed angle glaucoma/ glaukoma  sudut tertutup. Tipe lain termasuk diantaranya Normal Tension Glaucoma, congenital glaucoma, pigmentary glaucoma dan secondary glaucoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Populasi yang berbeda cenderung untuk menderita tipe glaukoma yang berbeda pula. Pada umumnya, orang suku Afrika dan Asia lebih tinggi risikonya untuk menderita glaukoma dan kehilangan penglihatannya daripada orang kulit putih dan glaukoma adalah salah satu penyebab utama kebutaan di Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang terjadi pada Glaukoma?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan tekanan di dalam mata (intraocular pressure) adalah salah satu penyebab terjadinya kerusakan syaraf mata (nervus opticus) dan menunjukkan adanya gangguan dengan cairan di dalam mata yang terlalu berlebih. Ini bisa disebabkan oleh mata yang memproduksi cairan terlalu berlebih, cairan tidak mengalir sebagaimana mestinya melalui fasilitas yang ada untuk keluar dari mata (jaringan trabecular meshwork) atau sudut yang terbentuk antara kornea dan iris dangkal atau tertutup sehingga menyumbat/ memblok pengaliran daripada cairan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang yang menderita glaukoma namun masih memiliki tekanan di dalam bola matanya normal, penyebab dari tipe glaukoma semacam ini diperkirakan adanya hubungan dengan kekurangan sirkulasi darah di daerah syaraf/nervus opticus mata. Meski glaukoma lebih sering terjadi seiring dengan bertambahnya usia, glaukoma dapat terjadi pada usia berapa saja. Risiko untuk menderita glaukoma diantaranya adalah riwayat penyakit glaukoma di dalam keluarga (faktor keturunan), suku bangsa, diabetes, migraine, tidak bisa melihat jauh (penderita myopia), luka mata, tekanan darah, penggunaan obat-obat golongan cortisone (steroids).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Macam/tipe Glaukoma &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Primary open angle glaucoma (Glaukoma sudut terbuka)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe ini merupakan yang paling umum/sering pada glaukoma dan terutama terjadi pada orang lanjut usia (di atas 50 tahun). Penyebabnya adalah peningkatan tekanan di dalam bola mata yang terjadi secara perlahan-lahan. Rata-rata tekanan normal bola mata adalah 14 sampai 16 milimeter air raksa (mmHg). Tekanan sampai 20 mmHg masih dalam batas normal. Tekanan di atas atau sama dengan 22 mmHg diperkirakan patut dicurigai menderita glaukoma dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan bola mata yang meningkat dapat membahayakan dan menghancurkan sel-sel daripada syaraf/nervus opticus di mata. Begitu terjadinya kehancuran sejumlah sel-sel tersebut, suatu keadaan bintik buta (blind spot) mulai terbentuk dalam suatu lapang pandangan. Bintik buta ini biasanya dimulai dari daerah samping/tepi (perifer) atau daerah yang lebih luar dari satu lapang pandangan. Pada tahap lebih lanjut, daerah yang lebih tengah/pusat akan juga terpengaruh. Sekali kehilangan penglihatan terjadi, keadaan ini tidak dapat kembali normal lagi (ireversibel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada gejala-gejala yang nyata/berhubungan dengan glaukoma sudut terbuka, karenanya sering tidak terdiagnosis. Para penderita tidak merasakan adanya nyeri dan sering tidak menyadari bahwa penglihatannya berangsur-angsur makin memburuk sampai tahap/stadium lanjut dari penyakitnya. Terapi sangat dibutuhkan untuk mencegah berkembangnya penyakit glaukoma ini dan untuk mencegah pengrusakan lebih lanjut dari penglihatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Normal tension glaucoma (Glaukoma bertekanan normal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glaukoma bertekanan normal adalah suatu keadaan dimana terjadi kerusakan yang progresif terhadap syaraf/nervus opticus dan terjadi kehilangan lapang pandangan meski tekanan di dalam bola matanya tetap normal. Tipe glaukoma ini diperkirakan ada hubungannya, meski kecil, dengan kurangnya sirkulasi darah di syaraf/nervus opticus, yang mana mengakibatkan kematian dari sel-sel yang bertugas membawa impuls/rangsang  tersebut dari retina menuju ke otak. Sebagai tambahan, kerusakan yang terjadi karena hubungannya dengan tekanan dalam bola mata juga bisa terjadi pada yang masih dalam batas normal tinggi (high normal), jadi tekanan yang lebih rendah dari normal juga seringkali dibutuhkan untuk mencegah hilangnya penglihatan yang lebih lanjut. Glaukoma bertekanan normal ini paling sering terjadi pada orang-orang yang memiliki riwayat penyakit pembuluh darah, orang Jepang atau pada wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angle closure glaucoma (Glaukoma sudut tertutup)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glaukoma sudut tertutup paling sering terjadi pada orang keturunan Asia dan orang-orang yang penglihatan jauhnya buruk, juga ada kecenderungan untuk penyakit ini diturunkan di dalam keluarga, jadi bisa saja di dalam satu keluarga anggotanya menderita penyakit ini. Pada orang dengan kecenderungan untuk menderita glaukoma sudut tertutup ini, sudutnya lebih dangkal dari rata-rata biasanya. Karena letak dari jaringan trabekular meshwork itu terletak di sudut yang terbentuk dimana kornea dan iris bertemu, makin dangkal sudut maka makin dekat pula iris terhadap jaringan trabecular meshwork. Kemampuan dari cairan mata untuk mengalir/melewati ruang antara iris dan lensa menjadi berkurang, menyebabkan tekanan karena cairan ini terbentuk di belakang iris, selanjutnya menjadikan sudut semakin dangkal. Jika tekanan menjadi lebih tinggi  membuat iris menghalangi jaringan trabecular meshwork, maka akan memblok aliran. Keadaan ini bisa terjadi akut atau kronis. Pada yang akut, terjadi peningkatan yang tiba-tiba tekanan dalam bola mata dan ini dapat terjadi dalam beberapa jam serta disertai nyeri yang sangat pada mata. Mata menjadi merah, kornea membengkak dan kusam, pandangan kabur, dsb. Keadaan ini merupakan suatu keadaan yang perlu penanganan segera karena kerusakan terhadap syaraf opticus dapat terjadi dengan cepat dan menyebabkan kerusakan penglihatan yang menetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua penderita dengan glaukoma sudut tertutup akan mengalami gejala serangan akut. Bahkan, sebagian dapat berkembang menjadi bentuk yang kronis. Pada keadaan ini, iris secara bertahap akan menutup aliran, sehingga tidak ada gejala yang nyata. Jika ini terjadi, maka akan terbentuk jaringan parut diantara iris dan aliran, dan tekan dalam bola mata tidak meningkat sampai terdapat jumlah jaringan parut yang banyak. Serangan akut bisa dicegah dengan memberikan pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil survey epidemiologi, glaukoma sudut tertutup lebih sering terjadi di Asia Timur, khususnya keturunan Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pigmentary glaucoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pigmentary glaucoma adalah suatu bentuk yang diturunkan dari bentuk glaukoma sudut terbuka yang mana kejadiannya lebih banyak terjadi pada pria daripada wanita. Orang yang dengan miop (berkaca mata minus) biasanya yang lebih sering terkena. Bentuk anatomi dari mata merupakan faktor kunci untuk berkembangnya bentuk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Congenital glaucoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk ini adalah bentuk yang jarang terjadi, yang disebabkan oleh system pengaliran cairan mata yang abnormal. Ini bisa terjadi pada waktu lahir atau berkembang di kemudian hari. Para orang tua bisa mengetahui jika anaknya menderita kelainan ini dengan cara memperhatikan apakah anaknya sensitif terhadap cahaya, mata yang besar dan berawan/kusam atau mata berair berlebihan. Biasanya diperlukan tindakan bedah untuk menanganinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secondary glaucoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk ini adalah sebagai hasil dari kelainan mata lainnya seperti trauma, katarak, atau radang mata. Penggunaan obat-obat golongan steroid (kortison) juga mempunyai kecenderungan untuk meningkatkan tekanan di dalam bola mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana mendeteksi glaukoma?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan mata secara rutin dan berkala adalah salah satu cara yang tepat untuk mendeteksi seawal mungkin glaukoma. Test-test untuk glaukoma meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Pemeriksaan syaraf optik dengan alat optalmoskop&lt;br /&gt;  * Pemeriksaan tekanan mata dengan tonometer&lt;br /&gt;  * Jika perlu pemeriksaan lapang pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bisakah glaukoma diobati?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak ada cara untuk menyembuhkan glaukoma, namun kehilangan/kerusakan pandangan dapat dikontrol atau dicegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan termasuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Tetes mata: cara ini merupakan yang paling umum dan sering dan harus dilakukan secara teratur. Sebagian pasien dapat mendapatkan respon yang bagus dari suatu obat sementara yang lainnya bisa tidak mendapatkan respon, namun pemilihan pengobatan harus disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan tipe glaukomanya.&lt;br /&gt;  * Laser (laser trabeculoplasty): ini dilakukan jika obat tetes mata tidak menghentikan kerusakan penglihatan. Pada kebanyakan kasus, meski telah dilakukan tindakan laser ini, obat tetes mata tetap harus diberikan. Tindakan laser ini tidak memerlukan pasien untuk dirawat di rumah sakit.&lt;br /&gt;  * Pembedahan (trabeculectomy) : ini dilakukan jika tetes mata dan penanganan dengan laser gagal untuk dapat mengontrol tekanan bola mata. Sebuah saluran dibuat untuk memungkinkan cairan mata mengalir keluar. Tindakan ini dapat menyelamatkan sisa penglihatan yang ada tapi tidak memperbaiki pandangan.(pfizerpeduli-Dr. Dedy Kartawidjaja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;South East Asia Glaucoma Interest Group, http://www.seagig.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5075472276329377560?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5075472276329377560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5075472276329377560' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5075472276329377560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5075472276329377560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-glaukoma.html' title='Penyakit Glaukoma'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-4888053842199456553</id><published>2008-12-29T23:24:00.001+07:00</published><updated>2008-12-29T23:25:55.748+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Kanker Payudara'/><title type='text'>Penyakit Kanker Payudara</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Kanker Payudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker payudara adalah momok yang menakutkan bagi setiap wanita. Padahal dari tahun ke tahun jumlah penderitanya terus bertambah. Di Indonesia, kanker payudara menempati urutan ke-2 dari jenis kanker yang menyerang wanita. Kanker payudara dapat juga mengenai kaum pria, meskipun sangat jarang. Hanya sekitar 1% saja. Sebenarnya apakah kanker itu? Setiap benjolan yang terjadi di tubuh kita, karena berbagai sebab (pertumbuhan sel berlebih, benturan/trauma dll) disebut tumor. Tumor sendiri ada yang bersifat jinak, adapula yang ganas. Tumor yang ganas inilah yang disebut kanker. Kanker memiliki sifat khas, yaitu terdiri dari sel-sel ganas, yang dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain. Penyebaran ini disebut metastase dan dapat terjadi melalui pembuluh darah, maupun pembuluh getah bening.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab dan Faktor Resiko&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui, namun terdapat beberapa keadaan yang dianggap dapat meningkatkan faktor resiko terjadinya kanker payudara. Meskipun demikian, tidak berarti mereka yang tidak memiliki faktor resiko, tidak dapat terkena kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor-faktor resiko kanker payudara antara lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Memiliki anggota keluarga yang menderita kanker payudara (ibu, nenek, saudara perempuan)&lt;br /&gt;   * Mens pertama pada usia muda, menopause yang terlambat&lt;br /&gt;   * Wanita yang tidak punya anak, atau melahirkan anak pertama pada usia &gt; 30 tahun.&lt;br /&gt;   * Pernah terdapat tumor/kanker payudara sebelumnya&lt;br /&gt;   * Mendapatkan terapi pengganti hormon jangka panjang&lt;br /&gt;   * Faktor-faktor lain: obesitas/konsumsi tinggi lemak, konsumsi alkohol berlebih, mutasi genetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa mitos tentang kanker payudara:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kanker payudara hanya mengenai wanita usia tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Mitos ini tidak benar, kanker payudara dapat terjadi pada usia berapapun. Memang resiko lebih tinggi pada yang usianya lebih tua. Namun paradigma ini mulai bergeser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika seseorang memiliki faktor risiko, maka ia pasti terkena kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Mitos ini tidak benar, meskipun seseorang punya faktor resiko yang paling besar sekalipun, masih ada kemungkinan ia tidak terkena kanker payudara. Begitu pula pada orang-orang yang tidak punya faktor resiko, bisa saja terkena kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penggunaan deodoran/antiperspiran dapat menimbulkan kanker payudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Mitos ini tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa penggunaan antiperspiran dapat menimbulkan kanker payudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemeriksaan Payudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk deteksi adanya kanker payudara dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. SADARI (perikSA payuDAra sendiRI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sehabis selesai masa menstruasi. Sebelum menstruasi (7-10 hari setelah menstruasi hari pertama), payudara agak membengkak sehingga menyulitkan pemeriksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Caranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   a. Lihat adanya kelainan pada payudara seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       * Adanya benjolan&lt;br /&gt;       * Kulit bersisik sekitar puting&lt;br /&gt;       * Puting susu keluar darah/cairan lain&lt;br /&gt;       * Cekungan pada kulit payudara/seperti kulit jeruk&lt;br /&gt;       * Perubahan bentuk/ukuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   b. Jika tidak terlihat kelainan, lakukan pemeriksaan lagi dengan cara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Pemeriksaan Medik, Pemeriksaan Payudara secara berkala oleh tenaga medis (dokter)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pemeriksaan Penunjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan payudara dengan alat-alat penunjang seperti mamografi, USG, biopsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mamografi adalah pemeriksaan payudara dengan suatu alat dan merupakan suatu cara pemeriksaan yang sederhana, tidak sakit dan hanya memakan waktu 5 - 10 menit saja. Saat terbaik untuk menjalani pemeriksaan mamografi adalah seminggu setelah selesai menstruasi. Caranya adalah meletakkan payudara secara bergantian antara 2 lembar alas, kemudian dibuat foto rontgen dari atas ke bawah, kemudian dari kiri ke kanan. Hasil foto ini akan diperiksa oleh dokter ahli radiologi. Sebuah benjolan sebesar 0,25 cm sudah dapat terlihat pada mamogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita usia 40-49 tahun sebaiknya diperiksa setiap 2 tahun sekali, sedangkan usia &gt;50 tahun , sebaiknya diperiksa secara berkala tiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;USG : pemeriksaan USG pada payudara, bukan untuk tujuan skrining, melainkan untuk lebih meyakinkan. Alat USGnya pun harus khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biopsi adalah operasi kecil untuk mengambil contoh jaringan dari benjolan, kemudian diperiksa di bawah mikroskop laboratorium patologi anatomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prognosis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disebut dengan prognosis adalah gambaran berat ri­ngannya suatu penyakit. Terdapat beberapa faktor yang menen­tukan baik buruknya prognosis pada kanker payudara. Antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Stadium kanker&lt;br /&gt;   * Status nodus&lt;br /&gt;   * Gambaran histology&lt;br /&gt;   * Status menopausal, dan reseptor hormonal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Stadium Kanker&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium kanker payudara biasanya ditentukan dengan sistem TNM, T= ukuran tumor, N= kelenjar getah bening yang terlibat, M= metastasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium 0 (“in situ”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat sel- sel kanker , namun belum terjadi invasi pada jaringan sekitarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran tumor &lt;&gt;5cm, tidak ada penyebaran pada kelenjar getah bening atau ukuran tumor 2-5cm, namun terdapat penyebaran pada kelenjar getah bening ketiak sesisi dan masih dapat digerakkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium III, terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium IIIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran tumor &gt;5cm, dengan penyebaran pada kelenjar getah bening sesisi namun tidak dapat digerakkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium IIIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran tumor berapapun, namun meluas pada dinding dada dan kulit atau disertai penyebaran pada kelenjar getah bening mamaria interna. Termasuk Kanker Payudara inflamasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium IV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran tumor berapapun, dengan penyebaran pada kelenjar getah bening baik pada ketiak, mamaria interna, bahkan supraklavikular dan disertai penyebaran jauh (metastasis) seperti pada hati, paru, otak, tulang dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin tinggi stadiumnya tentu saja prognosisnya semakin buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status Nodus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah adanya keterlibatan/penyebaran pada kelenjar getah bening. Semakin banyak kelenjar getah bening yang terkena, prognosisnya semakin buruk. Prognosis juga makin buruk jika kelenjar getah bening yang terkena itu pada sisi tubuh yang berseberangan dengan letak tumor, juga bila melekat, dan tidak dapat digerakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gambaran Histologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran histologi yang makin buruk, maka prognosisnya juga semakin buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status Menopausal dan Reseptor Hormonal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status menopausal dan reseptor hormonal berperan dalam penentuan terapi. Sebagian besar pasien yang telah menopause (postmenopause) memiliki reseptor hormonal positif, sehingga berespon terhadap terapi hormonal. Secara umum kelompok dengan hormonal reseptor positif memiliki prognosis yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terapi Kanker Payudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan terapi kanker payudara tergantung dari banyak faktor, stadium tumor, status nodus, usia, status menopausal, status reseptor dan gambaran histologi tumor. Berbagai pemeriksaan dibutuhkan untuk menentukan terapi yang paling sesuai. Terapi yang diberikan berupa terapi primer, juga terdapat terapi neoadjuvant (terapi yang diberikan sebelum terapi primer, biasanya bertujuan untuk mengecilkan massa tumor) dan terapi adjuvant (terapi yang diberikan setelah terapi primer)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi bisa berupa pembedahan (mastektomi, operasi konservasi payudara, lumpektomi), radiasi, kemoterapi maupun terapi hormonal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cancer Guidance Sub-group of the Clinical Outcomes Group. Improving outcomes in breast cancer. Three documents: The manual; The Research Evidence; and guidance for general practitioners and primary care teams. London: NHS Executive, Department of Health, 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. The Breast Specialty Group of the British Association of Surgical Oncology. Guidelines for surgeons in the management of symptomatic breast disease in the United Kingdom (1998 revision). European Journal of Surgical Oncology, 1998; 24: 464-76.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Royal College of Radiologists Clinical Oncology Information Network. Guidelines on the non-surgical management of breast cancer. Clinical Oncology, 1999;11: S90-S133. Breast cancer. Cancer Information section of US National Cancer Institute web site: www.nci.nih.gov&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. The Oxford Textbook of Oncology. Eds:Robert Souhami, Ian Tannock, Peter Hohenberger, &amp;amp; Jean-Claude Horiot. Publisher: Oxford University Press, 2001. ISBN: 0-19-262926-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. The American Cancer Society website contains a description of the different types of early breast cancer detection methods, including breast self examination at http://www.cancer.org/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Susan G. Komen Breast Health provides information on breast self-exam. Breast self-exam shower cards can also be ordered at http://www.breastcancerinfo.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. BD, Inc. (Becton Dickinson) distributes the FDA approved Sensability breast pad: a soft reusable pad designed for women to use while practicing monthly breast self-examination (BSE). Composed of two plastic sheets with liquid lubricant sealed inside, the pad helps reduce friction between a woman’s fingers and her breast, enhancing her sense of touch during the exam. The Sensability pad may be purchased online or from stores such as K-Mart, Walgreens, and Wal-Mart.  The cost of the pad is approximately $29.99 at these stores, and most packages include a $5 manufacturer’s rebate. Visit (http://www.bd.com/sensability/) or call 1.888.BDCARES for more information&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. The video “Staying in Touch: How to Do Your Monthly Breast Self-Examination,” includes information from the American Cancer Society and demonstrates the proper technique for breast-self examination. Dr. John Fetting, MD, Co-Director of the Johns Hopkins Breast Center, Joyce O’Shaughnessy, MD of the National Cancer Institute and Nancy Brinker, Founding Chair of the Susan G. Komen Breast Cancer Foundation and breast cancer survivor, describe steps women can take to detect breast cancer at its earliest, most treatable stages.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. The “Staying in Touch” video clip is 15 minutes long (14:57) and is available for online viewing at www.msnbc.com/news/201289.asp. The clips may be downloaded over the Internet and viewed on your computer using a free multi-media plug-in such as Windows Media Player, at your choice of Internet connection speed (28.8, 56.6, T1). Parental Warning: this video graphically shows women performing breast self-exams.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. The video “For Yourself: a Guide to Breast Self-Examination” was created by the Memorial Sloan-Kettering Cancer Center and the Guttman Diagnostic Center. The video is narrated by Rita Moreno, Jessye Norman and Meryl Streep. The video is eight minutes long (8:04). A copy of the video may be ordered from Memorial Sloan Kettering at http://www.mskcc.org/.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. The American Medical Association page on women’s health and breast cancer includes information about breast self-exam and other methods of early detection such as mammography: http://www.ama-assn.org/&lt;br /&gt;12. Women’s Health Products distributes the FDA approved Aware breast pad which can enhance a woman’s sense of touch while performing breast self-exams.  The Aware pad consists of two ten-inch plastic sheets with a silicone lubricant sealed inside. The Aware pad is reusable and guaranteed for the life of the product. The pad also contains a hole near the top so that it may be hung in the bathroom and an opaque bag if women prefer to tuck it in a lingerie drawer.  The Aware pad may be purchased for $19.99 at http://awarebse.com/ or by calling 1.877.9.AWARE.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-4888053842199456553?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/4888053842199456553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=4888053842199456553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4888053842199456553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4888053842199456553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-kanker-payudara.html' title='Penyakit Kanker Payudara'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-1635152056763705556</id><published>2008-12-29T23:16:00.001+07:00</published><updated>2008-12-29T23:18:36.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Rabies'/><title type='text'>Penyakit Rabies</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Penyakit anjing gila (rabies)&lt;/span&gt; adalah suatu penyakit menular yang akut, menyerang susunan syaraf pusat, disebabkan oleh virus rabies jenis Rhabdho virus yang dapat menyerang semua hewan berdarah panas dan manusia. Penyakit ini sangat ditakuti dan mengganggu ketentraman hidup manusia, karena apabila sekali gejala klinis penyakit rabies timbul maka biasanya diakhiri dengan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CARA PENULARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Virus Rabies selain terdapat di susunan syaraf pusat, juga terdapat di air liur hewan penderita rabies. Oleh sebab itu penularan penyakit rabies pada manusia atau hewan lain melalui gigitan. Gejala-gejala rabies pada hewan timbul kurang lebih 2 minggu (10 hari - 8 minggu). Sedangkan pada manusia 2-3 minggu sampai 1 tahun. Masa tunas ini dapat lebih cepat atau lebih lama tergantung pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Dalam dan parahnya luka bekas gigitan&lt;br /&gt;   * Lokasi luka gigitan&lt;br /&gt;   * Banyaknya syaraf disekitar luka gigitan.&lt;br /&gt;   * Pathogenitas dan jumlah virus yang masuk melalui gigitan.&lt;br /&gt;   * Jumla luka gigitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia hewan-hewan yang biasa menyebarkan penyakit rabies adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Anjing&lt;br /&gt;   * Kucing&lt;br /&gt;   * Kera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TANDA-TANDA PENYAKIT RABIES PADA HEWAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gejala penyakit dikenal dalam 3 bentuk :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Bentuk ganas (Furious rabies)&lt;br /&gt;     Masa eksitasi panjang, kebanyakan akan mati dalam 2-5 hari setelah tanda-tanda terlihat.&lt;br /&gt;     Tanda-tanda yang sering terlihat :&lt;br /&gt;     - Hewan menjadi penakut atau menjadi galak.&lt;br /&gt;     - Senang bersembunyi di tempat-tempat yang dingin, gelap dan menyendiri tetapi dapat menjadi agresif .&lt;br /&gt;     - Tidak menurut perintah majikannya.&lt;br /&gt;     - Nafsu makan hilang.&lt;br /&gt;     - Air liur meleleh tak terkendali.&lt;br /&gt;     - Hewan akan menyerang benda yang ada disekitarnya dan memakan barang, benda-benda asing seperti batu, kayu dsb.&lt;br /&gt;     - Menyerang dan menggigit barang bergerak apa saja yang dijumpai.&lt;br /&gt;     - Kejang-kejang disusul dengan kelumpuhan.&lt;br /&gt;     - Ekor diantara 2 (dua) paha.&lt;br /&gt;  2. Bentuk diam (Dumb Rabies)&lt;br /&gt;     Masa eksitasi pendek, paralisa cepat terjadi.&lt;br /&gt;     Tanda- tanda yang sering terlihat :&lt;br /&gt;     - Bersembunyi di temapat yang gelap dan sejuk&lt;br /&gt;     - Kejang-kejang berlangsung sangat singkat, bahakan sering tidak terlihat.&lt;br /&gt;     - Lumpuh, tidak dapat menelan, mulut terbuka.&lt;br /&gt;     - Air liur keluar terus menerus (berlebihan).&lt;br /&gt;     - Mati.&lt;br /&gt;  3. Bentuk Asystomatis.&lt;br /&gt;     Hewan tidak menunjukkan gejala sakit.&lt;br /&gt;     Hewan tiba-tiba mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TANDA-TANDA PENYAKIT ANJING GILA PADA KUCING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;Gejala atau tanda-tanda yang terlihat hampir sama pada anjing, seperti :&lt;br /&gt;- Menyembunyikan diri.&lt;br /&gt;- Banyak mengeong.&lt;br /&gt;- Mencakar-cakar lantai.&lt;br /&gt;- Menjadi agresif.&lt;br /&gt;- 2 - 4 hari setelah gejala pertama biasa terjadi kelumpuhan, terutama di bagian belakang.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TANDA-TANDA PENYAKIT ANJING GILA PADA MANUSIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Pada manusia yang penting diperhatikan adalah riwayat gigitan dari hewan seperti anjing, kucing dan kera.&lt;br /&gt;   * Dilanjutkan dengan gejala-gejala nafsu makan hilang, sakit kepala, tidak bisa tidur, demam tinggi, mual atau muntah-muntah.&lt;br /&gt;   * Adanya rasa panas (nyeri) pada tempat gigitan dan menjadi gugup.&lt;br /&gt;   * Takut dengan air, suara keras, cahaya dan angin.&lt;br /&gt;   * Air liur dan air mata keluar berlebihan.&lt;br /&gt;   * Kejang-kejang disusul dengan kelumpuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya penderita akan meninggal 4-6 hari setelah gejala klinis atau tanda-tanda penyakit pertama timbul.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LANGKAH YANG PERLU DIKERJAKAN APABILA DIGIGIT ANJING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Apabila seseorang digigit hewan yang tersangka rabies, maka tindakan yang harus diambil adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mencuci luka gigitan dengan sabun ata dengan deterjen selama 5-10 menit dibawah air mengalir/diguyur. Kemudian luka diberi alkohol 70% atau Yodium tincture. Setelah itu pergi secepatnya ke Puskesmas atau Dokter yang terdekat untuk mendapatkan pengobatan sementara sambil menunggu hasil dari rumah observasi hewan.&lt;br /&gt;  2. Laporkan kepada petugas Dinas Peternakan setempat tentang kasus penggigitan tersebut.&lt;br /&gt;  3. Hewan yang menggigit dikirim ke rumah observasi hewan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan DKI Jakarta untuk diobservasi dan diperiksa kesehatannya selama 10 - 14 hari. Rumah Observasi Hewan ada di Jl. Harsono RM No. 28 Ragunan, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Telepon : 7805447.&lt;br /&gt;  4. Bila hewan yang menggigit tidak diketahui atau tidak dapat ditemukan, maka orang yang tergigigit harus dibawa ke rumah sakit khusus infeksi Dr. Saroso Jl. Baru, Sunter Agung, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Telepon : 6401413 atau ke Rumah Sakit Karantina Jl. Kyai Caringin No. 7 Tanah Abang, Jakarta Pusat, Telepon : 342934.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;YANG PERLU KITA KERJAKAN AGAR HEWAN KESAYANGAN KITA (anjing, kucing, kera) TIDAK TERJANGKIT PENYAKIT ANJING GILA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Memelihara hewan piaraan dengan baik.&lt;br /&gt;  2.&lt;br /&gt;     Membawa hewan ke Suku Dinas Peternakan dan Perikanan setempat atau dokter hewan praktek, untuk mendapatkan vaksinasi anti rabies secara teratur 1-2 kali setahun tergantung jenis vaksin yang digunakan.&lt;br /&gt;  3. Setelah hewan tersebut divaksin, mintalah surat keterangan vaksinasi.&lt;br /&gt;  4.&lt;br /&gt;     Melaporkan kepemilikannya kepada Suku Dinas Peternakan dan Perikanan/ Petugas Peternakan Kecamatan.&lt;br /&gt;  5. Anjing, kucing, kera peliharaan sebaiknya jangan dilepas keluar pekarangan.&lt;br /&gt;  6.&lt;br /&gt;     Bilamana akan membawa hewan piaraan keluar pekarangan rumah, harus diikat dengan rantai sepanjang-panjangnya 2 m serta dipasang berangus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;USAHA SUKU DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN JAKARTA PUSAT DALAM MELAKSANAKAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT ANJING GILA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Melaksanakan vaksinasi/pengebalan anti penyakit rabies terhadap anjing, kucing, kera secara rutin 1-2 kali setahun tergantung vaksin yang digunakan.&lt;br /&gt;  2. Melaksanakan penertiban/penangkapan anjing, kucing, kera yang berkeliaran di jalan-jalan, di tempat-temapat umum dan dianggap membahayakan manusia.&lt;br /&gt;  3. Melaksanakan pengamanan terhadap setiap kasus penggigitan oleh anjing, kucing, kera dan hewan yang dicurigai menderita penyakit rabies yang dilaporkan dengan jalan mengobservasi hewan tersebut.&lt;br /&gt;  4. Melaksanakan penyuluhan berkesinambungan kepada masyarakat tentang penyakit rabies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TENTANG RABIES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Sejak tahun 1926 pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang rabies pada anjing, kucing, dan kera. Yaitu Hondsdol heid Ordonantie Staatblad No. 452 tahun 1926 dan pelaksanaannya termuat dalam Staatblad No. 452 tahun 1926.&lt;br /&gt;Selanjutnya Ordonantie tersebut tersebut mengalami perubahan/penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Di DKI Jakarta terdapat SK Gubernur No. 3213 tahun 1984 tentang Tatacara Penertiban Hewan Piaraan Anjing, Kucing dan Kera di wilayah DKI Jakarta yang antara lain berisi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Kewajiban pemilik hewan piaraan untuk memvaksin hewannya dan menggantungkan peneng tanda lunas pajak.&lt;br /&gt;  2. Menangkap dan menyerahkan hewannya apabila mengigit orang untuk diobservasi.&lt;br /&gt;  3. Hewan yang dibiarkan lepas dan dianggap liar atau tersangka menderita rabies akan ditangkap oleh petugas penertiban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhasil tidaknya usaha pengendalian penyakit rabies sangat erat hubungannya dengan kesadaran, pengetahuan dan partisipasi masyarakat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-1635152056763705556?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/1635152056763705556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=1635152056763705556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1635152056763705556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1635152056763705556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-rabies_29.html' title='Penyakit Rabies'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5914500909718300422</id><published>2008-12-27T19:43:00.000+07:00</published><updated>2008-12-27T19:44:19.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Kanker Penis'/><title type='text'>Penyakit Kanker Penis</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Kanker Penis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kanker Penis adalah keganasan pada penis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diduga penyebabnya adalah smegma (cairan berbau yang menyerupai keju, yang terdapat di bawah kulit depan glans penis). Tetapi penyebabnya yang pasti tidak diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria tidak disunat yang tidak menjaga kebersihan daerah di bawah kulit depan glans penis dan pria yang pernah menderita herpes genitalis memiliki resiko tinggi menderita kanker penis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya berupa:&lt;br /&gt;- luka pada penis&lt;br /&gt;- luka terbuka pada penis&lt;br /&gt;- nyeri penis dan perdarahan dari penis (pada stadium lanjut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.&lt;br /&gt;Pada penis tampak luka yang menyerupai jerawat atau kutil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biopsi dilakukan untuk memperkuat diagnosis.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;# Pengobatan kanker penis bervariasi, tergandung kepada lokasi dan beratnya tumor: Kemoterapi&lt;br /&gt;Kemoterapi bisa dilakukan sebagai tambahan terhadap pengangkatan tumor.&lt;br /&gt;# Pembedahan&lt;br /&gt;Jika tumornya terbatas pada daerah kecil di ujung penis, dilakukan penektomi parsial (pengangkatan sebagian kecil penis).&lt;br /&gt;Untuk stadium lanjut dilakukan penektomi total disertai uretrostomi (pembuatan lubang uretra yang baru di daerah perineum).&lt;br /&gt;# Terapi penyinaran&lt;br /&gt;Terapi penyinaran dilakukan setelah pengangkatan tumor yang terlokalisir dan tumor yang belum menyebar.&lt;br /&gt;Efek samping dari terapi penyinaran adalah nafsu makan berkurang, lelah, reaksi kulit (misalnya iritasi dan kemerahan), cedera atau luka bakar pada rektum, sistitis dan hematuria.&lt;br /&gt;Penyinaran biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama 6-8 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5914500909718300422?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5914500909718300422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5914500909718300422' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5914500909718300422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5914500909718300422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-kanker-penis.html' title='Penyakit Kanker Penis'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-2878561121521383105</id><published>2008-12-27T19:30:00.000+07:00</published><updated>2008-12-27T19:32:07.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Prematuritas'/><title type='text'>Penyakit Prematuritas</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Prematuritas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Prematuritas adalah suatu keadaan yang belum matang, yang ditemukan pada bayi yang lahir pada saat usia kehamilan belum mencapai 37 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prematuritas (terutama prematuritas yang ekstrim) merupakan penyebab utama dari kelainan dan kematian pada bayi baru lahir. Beberapa organ dalam bayi mungkin belum berkembang sepenuhnya sehingga bayi memiliki resiko tinggi menderita penyakit tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyebab terjadinya kelahiran prematur biasanya tidak diketahui.&lt;br /&gt;15% dari kelahiran prematur ditemukan pada kehamilan ganda (di dalam rahim terdapat lebih dari 1 janin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor resiko yang mungkin berperan dalam terjadinya persalinan prematur adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Kehamilan usia muda (usia ibu kurang dari 18 tahun)&lt;br /&gt;- Pemeriksaan kehamilan yang tidak teratur&lt;br /&gt;- Golongan sosial-ekonomi rendah&lt;br /&gt;- Keadaan gizi yang kurang&lt;br /&gt;- Penyalahgunaan obat.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masalah pada ibu biasanya berupa:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Riwayat persalinan prematur pada kehamilan sebelumnya&lt;br /&gt;- Kadar alfa-fetoprotein tinggi pada trimester kedua yang penyebabnya tidak diketahui&lt;br /&gt;- Penyakit atau infeksi yang tidak diobati (misalnya infeksi saluran kemih atau infeksi selaput ketuban)&lt;br /&gt;- Kelainan pada rahim atau leher rahim&lt;br /&gt;- Ketuban pecah sebelum waktunya&lt;br /&gt;- Plasenta previa.&lt;br /&gt;- Pre-eklamsi (suatu keadaan yang bisa terjadi pada trimester kedua kehamilan, yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, adanya protein dalam air kemih dan pembengkakan tungkai)&lt;br /&gt;- Diabetes melitus&lt;br /&gt;- Penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;# Gambaran fisik bayi prematur: Ukuran kecil&lt;br /&gt;# Berat badan lahir rendah (kurang dari 2,5 kg)&lt;br /&gt;# Kulitnya tipis, terang dan berwarna pink (tembus cahaya)&lt;br /&gt;# Vena di bawah kulit terlihat (kulitnya transparan)&lt;br /&gt;# Lemak bawah kulitnya sedikit sehingga kulitnya tampak keriput&lt;br /&gt;# Rambut yang jarang&lt;br /&gt;# Telinga tipis dan lembek&lt;br /&gt;# Tangisannya lemah&lt;br /&gt;# Kepala relatif besar&lt;br /&gt;# Jaringan payudara belum berkembang&lt;br /&gt;# Otot lemah dan aktivitas fisiknya sedikit (seorang bayi prematur cenderung belum memiliki garis tangan atau kaki seperti pada bayi cukup bulan)&lt;br /&gt;# Refleks menghisap dan refleks menelan yang buruk&lt;br /&gt;# Pernafasan yang tidak teratur&lt;br /&gt;# Kantung zakar kecil dan lipatannya sedikit ( anak laki - laki )&lt;br /&gt;# Labia mayora belum menutupi labia minora ( pada anak perempuan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KOMPLIKASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Sindroma gawat pernafasan (penyakit membran hialin).&lt;br /&gt;     Paru-paru yang matang sangat penting bagi bayi baru lahir. Agar bisa bernafas dengan bebas, ketika lahir kantung udara (alveoli) harus dapat terisi oleh udara dan tetap terbuka. Alveoli bisa membuka lebar karena adanya suatu bahan yang disebut surfaktan, yang dihasilkan oleh paru-paru dan berfungsi menurunkan tegangan permukaan.&lt;br /&gt;     Bayi prematur seringkali tidak menghasilkan surfaktan dalam jumlah yang memadai, sehingga alveolinya tidak tetap terbuka. Diantara saat-saat bernafas, paru-paru benar-benar mengempis, akibatnya terjadi Sindroma Distres Pernafasan.&lt;br /&gt;     Sindroma ini bisa menyebabkan kelainan lainnya dan pada beberapa kasus bisa berakibat fatal. Kepada bayi diberikan oksigen; jika penyakitnya berat, mungkin mereka perlu ditempatkan dalam sebuah ventilator dan diberikan obat surfaktan (bisa diteteskan secara langsung melalui sebuah selang yang dihubungkan dengan trakea bayi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  2. Ketidakmatangan pada sistem saraf pusat bisa menyebabkan gangguan refleks menghisap atau menelan, rentan terhadap terjadinya perdarahan otak atau serangan apneu.&lt;br /&gt;     Selain paru-paru yang belum berkembang, seorang bayi prematur juga memiliki otak yang belum berkembang. Hal ini bisa menyebabkan apneu (henti nafas), karena pusat pernafasan di otak mungkin belum matang. Untuk mengurangi mengurangi frekuensi serangan apneu bisa digunakan obat-obatan.&lt;br /&gt;     Jika oksigen maupun aliran darahnya terganggu. otak yang sangat tidak matang sangat rentan terhadap perdarahan (perdarahan intraventrikuler).atau cedera .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  3. Ketidakmatangan sistem pencernaan menyebabkan intoleransi pemberian makanan.&lt;br /&gt;     Pada awalnya, lambung yang berukuran kecil mungkin akan membatasi jumlah makanan/cairan yang diberikan, sehingga pemberian susu yang terlalu banyak dapat menyebabkan bayi muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Pada awalnya, lambung yang berukuran kecil mungkin akan membatasi jumlah makanan/cairan yang diberikan, sehingga pemberian susu yang terlalu banyak dapat menyebabkan bayi muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  4. Retinopati dan gangguan penglihatan atau kebutaan (fibroplasia retrolental)&lt;br /&gt;  5. Displasia bronkopulmoner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  6. Penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  7. Jaundice.&lt;br /&gt;     Setelah lahir, bayi memerlukan fungsi hati dan fungsi usus yang normal untuk membuang bilirubin (suatu pigmen kuning hasil pemecahan sel darah merah) dalam tinjanya. Kebanyakan bayi baru lahir, terutama yang lahir prematur, memiliki kadar bilirubin darah yang meningkat (yang bersifat sementara), yang dapat menyebabkan sakit kuning (jaundice).&lt;br /&gt;     Peningkatan ini terjadi karena fungsi hatinya masih belum matang dan karena kemampuan makan dan kemampuan mencernanya masih belum sempurna. Jaundice kebanyakan bersifat ringan dan akan menghilang sejalan dengan perbaikan fungsi pencernaan bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  8. Infeksi atau septikemia.&lt;br /&gt;     Sistem kekebalan pada bayi prematur belum berkembang sempurna. Mereka belum menerima komplemen lengkap antibodi dari ibunya melewati plasenta (ari-ari).&lt;br /&gt;     Resiko terjadinya infeksi yang serius (sepsis) pada bayi prematur lebih tinggi. Bayi prematur juga lebih rentan terhadap enterokolitis nekrotisasi (peradangan pada usus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  9. Anemia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 10. Bayi prematur cenderung memiliki kadar gula darah yang berubah-ubah, bisa tinggi (hiperglikemia maupun rendah (hipoglikemia).&lt;br /&gt; 11. Perkembangan dan pertumbuhan yang lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 12. Keterbelakangan mental dan motorik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran fisik dan usia kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan yang biasa dilakukan pada bayi prematur:&lt;br /&gt;- rontgen dada untuk melihat kematangan paru-paru&lt;br /&gt;- analisa gas darah&lt;br /&gt;- kadar gula darah&lt;br /&gt;- kadar kalsium darah&lt;br /&gt;- kadar bilirubin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika kemungkinan akan terjadi kelahiran prematur, biasanya diberikan obat tokolitik untuk menghentikan kontraksi dan kortikosteroid untuk mempercepat pematangan paru-paru bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan diberikan melalui sebuah selang yang dimasukkan ke dalam lambung bayi karena fungsi menghisap dan menelan pada bayi prematur masih belum matang. Pada prematur yang ekstrim, makanan diberikan melakui infus.&lt;br /&gt;Pada usia sekitar 34 minggu, bayi mulai disusui ASI atau susu botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi prematur sangat cepat kehilangan panas dan mengalami kesulitan dalam mempertahankan suhu tubuh, sehingga mereka biasanya ditempatkan di dalam suatu inkubator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bayi memerlukan bantuan respirator dan tambahan oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENCEGAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu langkah terpenting dalam mencegah prematuritas adalah mulai melakukan pemeriksaan kehamilan sedini mungkin dan terus melakukan pemeriksaan selama kehamilan.&lt;br /&gt;Statistik menunjukkan bahwa perawatan kehamilan yang dini dan baik bisa mengurangi angka kejadian prematuritas, kecil untuk kehamilan dan angka kesakitan akibat persalinan dan pada masa baru lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-2878561121521383105?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/2878561121521383105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=2878561121521383105' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2878561121521383105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2878561121521383105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-prematuritas.html' title='Penyakit Prematuritas'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-4446147717962789393</id><published>2008-12-27T19:18:00.000+07:00</published><updated>2008-12-27T19:20:22.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Diare'/><title type='text'>Penyakit Diare</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyakit diare&lt;/span&gt; masih sering menimbulkan KLB ( Kejadian Luar Biasa ) seperti halnya Kolera dengan jumlah penderita yang banyak dalam waktu yang singkat.Namun dengan tatalaksana diare yang cepat, tepat dan bermutu kematian dpt ditekan seminimal mungkin. Pada bulan Oktober 1992 ditemukan strain baru yaitu Vibrio Cholera 0139 yang kemudian digantikan Vibrio cholera strain El Tor di tahun 1993 dan kemudian menghilang dalam tahun 1995-1996, kecuali di India dan Bangladesh yang masih ditemukan. Sedangkan E. Coli 0157 sebagai penyebab diare berdarah dan HUS ( Haemolytic Uremia Syndrome ). KLB pernah terjadi di USA, Jepang, Afrika selatan dan Australia. Dan untuk Indonesia sendiri kedua strain diatas belum pernah terdeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Definisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu penyakit dengan tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsistensi dari tinja , yang melembek sampai mencair dan bertambahnya frekwensi berak lebih dari biasanya. (3 kali atau lebih dalam 1 hari.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor yang mempengaruhi diare :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan Gizi Kependudukan&lt;br /&gt;Pendidikan Sosial Ekonomi dan Prilaku Masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab terjadinya diare :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bakteri , virus, parasit ( jamur, cacing , protozoa)&lt;br /&gt;2. Keracunan makanan/minuman yang disebabkan oleh bakteri maupun bahan kimia&lt;br /&gt;3. Kurang gizi&lt;br /&gt;4. Alergi terhadap susu&lt;br /&gt;5. Immuno defesiensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara penularan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Infeksi oleh agen penyebab terjadi bila makan makanan / air minum yang terkontaminasi tinja / muntahan penderita diare. Penularan langsung juga dapat terjadi bila tangan tercemar dipergunakan untuk menyuap makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Istilah diare :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diare akut = kurang dari 2 minggu&lt;br /&gt;Diare Persisten = lebih dari 2 minggu&lt;br /&gt;Disentri = diare disertai darah dengan ataupun tanpa lendir&lt;br /&gt;Kholera = diare dimana tinjanya terdapat bakteri Cholera&lt;br /&gt;Tatalaksana penderita diare yang tepat dan efektif :&lt;br /&gt;Tatalaksana penderita diare di rumah&lt;br /&gt;Meningkatkan pemberian cairan rumah tangga (kuah sayur, air tajin, larutan gula garam, bila ada berikan oralit)&lt;br /&gt;Meneruskan pemberian makanan yang lunak dan tidak merangsang serta makanan ekstra sesudah diare.&lt;br /&gt;Membawa penderita diare ke sarana kesehatan bila dalam 3 hari tidak membaik atau :&lt;br /&gt;1. buang air besar makin sering dan banyak sekali&lt;br /&gt;2. muntah terus menerus&lt;br /&gt;3. rasa haus yang nyata&lt;br /&gt;4. tidak dapat minum atau makan&lt;br /&gt;5. demam tinggi&lt;br /&gt;6. ada darah dalam tinja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kriteria KLB/Diare :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan kejadian kesakitan/kematian karena diare secara terus menerus selama 3 kurun waktu berturut-turut (jam, hari, minggu). - Peningkatan kejadian/kematian kasus diare 2 kali /lebih dibandingkan jumlah kesakitan/kematian karena diare yang biasa terjadi pada kurun waktu sebelumnya (jam, hari, minggu). - CFR karena diare dalam kurun waktu tertentu menunjukkan kenaikan 50% atau lebih dibandingkan priode sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prosedur Penanggulangan KLB/Wabah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Masa pra KLB&lt;br /&gt;Informasi kemungkinan akan terjadinya KLB / wabah adalah dengan melaksanakan Sistem Kewaspadaan Dini secara cermat, selain itu melakukakukan langkah-langkh lainnya :&lt;br /&gt;1. Meningkatkan kewaspadaan dini di puskesmas baik SKD, tenaga dan logistik.&lt;br /&gt;2. Membentuk dan melatih TIM Gerak Cepat puskesmas.&lt;br /&gt;3. Mengintensifkan penyuluhan kesehatan pada masyarakat&lt;br /&gt;4. Memperbaiki kerja laboratorium&lt;br /&gt;5. Meningkatkan kerjasama dengan instansi lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Gerak Cepat (TGC) :&lt;br /&gt;Sekelompok tenaga kesehatan yang bertugas menyelesaikan pengamatan dan penanggulangan wabah di lapangan sesuai dengan data penderita puskesmas atau data penyelidikan epideomologis. Tugas /kegiatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamatan :&lt;br /&gt;Pencarian penderita lain yang tidak datang berobat.&lt;br /&gt;Pengambilan usap dubur terhadap orang yang dicurigai terutama anggota keluarga&lt;br /&gt;Pengambilan contoh air sumur, sungai, air pabrik dll yang diduga tercemari dan sebagai sumber penularan.&lt;br /&gt;Pelacakan kasus untuk mencari asal usul penularan dan mengantisipasi penyebarannya&lt;br /&gt;Pencegahan dehidrasi dengan pemberian oralit bagi setiap penderita yang ditemukan di lapangan.&lt;br /&gt;Penyuluhahn baik perorang maupun keluarga&lt;br /&gt;Membuat laporan tentang kejadian wabah dan cara penanggulangan secara lengkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pembentukan Pusat Rehidrasi&lt;br /&gt;Untuk menampung penderita diare yang memerlukan perawatan dan pengobatan.&lt;br /&gt;Tugas pusat rehidrasi :&lt;br /&gt;Merawat dan memberikan pengobatan penderita diare yang berkunjung.&lt;br /&gt;Melakukan pencatatan nama , umur, alamat lengkap, masa inkubasi, gejala diagnosa dsb.&lt;br /&gt;Memberikan data penderita ke Petugas TGC&lt;br /&gt;Mengatur logistik&lt;br /&gt;Mengambil usap dubur penderita sebelum diterapi.&lt;br /&gt;Penyuluhan bagi penderita dan keluarga&lt;br /&gt;Menjaga pusat rehidrasi tidak menjadi sumber penularan (lisolisasi).&lt;br /&gt;Membuat laporan harian, mingguan penderita diare yang dirawat.(yang diinfus, tdk diinfus, rawat jalan, obat yang digunakan dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-4446147717962789393?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/4446147717962789393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=4446147717962789393' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4446147717962789393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/4446147717962789393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-diare.html' title='Penyakit Diare'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-197319806162279027</id><published>2008-12-27T18:57:00.002+07:00</published><updated>2008-12-27T19:22:09.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Leptospira'/><title type='text'>Penyakit Leptospira</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Definisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia dan dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Tetapi dalam air laut, selokan dan air kemih yang tidak diencerkan akan cepat mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;II. Sumber Penularan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan yang menjadi sumber penularan adalah tikus (rodent), babi, kambing, domba, kuda, anjing, kucing, serangga, burung, kelelawar, tupai dan landak. Sedangkan penularan langsung dari manusia ke manusia jarang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;III. Cara Penularan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia terinfeksi leptospira melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori oleh air seni hewan yang menderita leptospirosis. Bakteri masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (mukosa) mata, hidung, kulit yang lecet atau atau makanan yang terkontaminasi oleh urine hewan terinfeksi leptospira. Masa inkubasi selama 4 - 19 hari.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IV. Gejala Klinis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium Pertama&lt;br /&gt;? Demam menggigil&lt;br /&gt;? Sakit kepala&lt;br /&gt;? Malaise&lt;br /&gt;? Muntah&lt;br /&gt;? Konjungtivitis&lt;br /&gt;? Rasa nyeri otot betis dan punggung&lt;br /&gt;? Gejala-gejala diatas akan tampak antara 4-9 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala yang Kharakteristik&lt;br /&gt;? Konjungtivitis tanpa disertai eksudat serous/porulen (kemerahan pada mata)&lt;br /&gt;? Rasa nyeri pada otot-otot Stadium Kedua&lt;br /&gt;? Terbentuk anti bodi di dalam tubuh penderita&lt;br /&gt;? Gejala yang timbul lebih bervariasi dibandingkan dengan stadium pertama&lt;br /&gt;? Apabila demam dengan gejala-gejala lain timbul kemungkinan akan terjadi meningitis.&lt;br /&gt;? Stadium ini terjadi biasanya antara minggu kedua dan keempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komplikasi Leptospirosis&lt;br /&gt;Pada hati : kekuningan yang terjadi pada hari ke 4 dan ke 6&lt;br /&gt;Pada ginjal : gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;Pada jantung : berdebar tidak teratur, jantung membengkak dan gagal jantung yang dapat mengikabatkan kematian mendadak.&lt;br /&gt;Pada paru-paru : batuk darah, nyeri dada, sesak nafas.&lt;br /&gt;Perdarahan karena adanya kerusakan pembuluh darah dari saluran pernafasan, saluran pencernaan, ginjal, saluran genitalia, dan mata (konjungtiva).&lt;br /&gt;Pada kehamilan : keguguran, prematur, bayi lahir cacat dan lahir mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;V. Pencegahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membiasakan diri dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)&lt;br /&gt;Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus.&lt;br /&gt;Mencucui tangan dengan sabun sebelum makan.&lt;br /&gt;Mencucui tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/ kebun/sampah/tanah/selokan dan tempat-tempat yang tercemar lainnya.&lt;br /&gt;Melindungi pekerja yang berisiko tinggi terhadap leptospirosis (petugas kebersihan, petani, petugas pemotong hewan, dan lain-lain) dengan menggunakan sepatu bot dan sarung tangan.&lt;br /&gt;Menjaga kebersihan lingkungan&lt;br /&gt;Membersihkan tempat-tempat air dan kolam renang.&lt;br /&gt;Menghindari adanya tikus di dalam rumah/gedung.&lt;br /&gt;Menghindari pencemaran oleh tikus.&lt;br /&gt;Melakukan desinfeksi terhadap tempat-tempat tertentu yang tercemar oleh tikus&lt;br /&gt;Meningkatkan penangkapan tikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VI. Pengobatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan dini sangat menolong karena bakteri Leptospira mudah mati dengan antibiotik yang banyak di jumpai di pasar seperti Penicillin dan turunannya (Amoxylline)&lt;br /&gt;Streptomycine, Tetracycline, Erithtromycine.&lt;br /&gt;Bila terjadi komplikasi angka lematian dapat mencapai 20%.&lt;br /&gt;Segera berobat ke dokter terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VII. Kewaspadan oleh Kader / Masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kader / masyarakat dengan gejala-gejala diatas segera membawa ke Puskesmas / UPK terdekat untuk mendapat pengobatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VIII. Sistem Kewaspadaan Dini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa data penderita Leptospirosis yang dilaporkan oleh Rumah Sakit (SARS) ke Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IX. Penanggulangan KLB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanggulangan KLB dilakukan pada daerah yang penderita Leptospirosis cenderung meningkat (per jam/hari/minggu/bulan) dengan pengambilan darah bagi penderita dengan gejala demam, sekitar 20 rumah dari kasus indeks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LEPTOSPIROSIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leptospirosis adalah penyakit infeksi akut yang dapat menyerang manusia maupun hewan yang disebabkan kuman leptospira patogen dan digolongkan sebagai zoonosis.&lt;br /&gt;Gejala klinis leptospirosis mirip dengan penyakit infeksi lainnya seperti influensa, meningitis, hepatitis, demam dengue, demam berdarah dengue dan demam virus lainnya, sehingga seringkali tidak terdiagnosis. Keluhan-keluhan khas yang dapat ditemukan, yaitu: demam mendadak, keadaan umum lemah tidak berdaya, mual, muntah, nafsu makan menurun dan merasa mata makin lama bertambah kuning dan sakit otot hebat terutama daerah betis dan paha. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di daerah beriklim tropis dan subtropis, dengan curah hujan tinggi (kelembaban), khususnya di negara berkembang, dimana kesehatan lingkungannya kurang diperhatikan terutama. pembuangan sampah. International Leptospirosis Society menyatakan Indonesia sebagai negara insiden leptospirosis tinggi (tabel 1) dan peringkat tiga di dunia untuk mortalitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siklus Penularan Leptospira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Semarang tahun 1998 ? 2000. Banjir besar di Jakarta tahun 2002, dari data sementara 113 pasien leptospirosis,&lt;br /&gt;diantaranya 20 orang meninggal. Kemungkinan infeksi leptospirosis cukup besar pada musim penghujan lebih?lebih dengan adanya Penularan leptospirosis pada manusia ditularkan oleh hewan yang terinfeksi kuman leptospira. Pejamu reservoar utama adalah roden/tikus dengan kuman leptospira hidup di dalam ginjal dan dikeluarkan melalui urin saat berkemih. Manusia merupakan hospes insidentil yang tertular secara langsung atau tidak langsung (gambar 1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan langsung terjadi:&lt;br /&gt;Melalui darah, urin atau cairan tubuh lain yang mengandung kuman leptospira masuk ke dalam tubuh pejamu&lt;br /&gt;Dari hewan ke manusia merupakan penyakit kecelakaan kerja, terjadi pada orang yang merawat hewan atau menangani organ tubuh hewan misalnya pekerja potong hewan, atau seseorang yang tertular dari hewan peliharaan.&lt;br /&gt;Dari manusia ke manusia meskipun jarang, dapat terjadi melalui hubungan seksual pada masa konvalesen atau dari ibu penderita leptospirosis ke janin melalui sawar plasenta dan air susu ibu.&lt;br /&gt;Penularan tidak langsung terjadi melalui genangan air, sungai, danau, selokan saluran air dan lumpur yang tercemar urin hewan seperti tikus, umumnya terjadi saat banjir. Wabah leptospirosis dapat juga terjadi pada musim kemarau karena sumber air yang sama dipakai oleh manusia dan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor risiko&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor ? faktor risiko terinfeksi kuman leptospira, bila kontak langsung / terpajan air dan rawa yang terkontaminasi yaitu:&lt;br /&gt;Kegiatan yang memungkinkan kontak dengan lingkungan tercemar kuman keptospira, misalnya saat banjir, pekerjaan sebagai tukang kebun, petani, pekerja rumah potong hewan, pembersih selokan, pekerja tambang, mencuci atau mandi di sungai/ danau, dan kegiatan rekreasi di alam bebas serta petugas laboratorium.&lt;br /&gt;Peternak dan dokter hewan. yang terpajan karena menangani ternak, terutama saat memerah susu, menyentuh hewan mati, menolong hewan melahirkan, atau kontak dengan bahan lain seperti plasenta , cairan amnion dan bila kontak dengan percikan infeksius saat hewan berkemih.&lt;br /&gt;Kuman leptospira masuk ke dalam tubuh pejamu melalui luka iris/ luka abrasi pada kulit, konjungtiva atau mukosa utuh yang melapisi mulut, faring, osofagus, bronkus, alveolus dan dapat masuk melalui inhalasi droplet infeksius dan minum air yang terkontaminasi.&lt;br /&gt;Infeksi melalui selaput lendir lambung, jarang terjadi, karena ada asam lambung yang mematikan kuman leptospira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanda Penderita Leptospirosis :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sklera Ikterik = mata kuning.&lt;br /&gt;Gejala leptospirosis meliputi :&lt;br /&gt;demam ringan atau tinggi yang umumnya bersifat remiten&lt;br /&gt;nyeri kepala&lt;br /&gt;menggigil&lt;br /&gt;mialgia&lt;br /&gt;mual, muntah dan anoreksia&lt;br /&gt;nyeri kepala dapat berat, mirip yang terjadi pada infeksi dengue, disertai nyeri retro-orbital dan fotopobia&lt;br /&gt;nyeri otot terutama di daerah betis sehingga pasien sukar berjalan, punggung dan paha.&lt;br /&gt;Sklera ikterik (gambar 2) dan conjunctival suffusion (gambar 3) atau mata merah dan pembesaran kelenjar getah bening, limpa maupun hati.&lt;br /&gt;kelainan mata berupa uveitis dan iridosiklitis.&lt;br /&gt;Manifestasi klinik terpenting leptospirosis anikterik adalah meningitis atau radang selaput otak aseptik yang tidak spesifik sehingga sering tidak terdiagnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala klinik menyerupai penyakit-penyakit demam akut lain, oleh karena itu pada setiap kasus dengan keluhan demam, harus selalu dipikirkan leptospirosis sebagai salah satu diagnosis bandingnya, terutama di daerah endemik.&lt;br /&gt;Leptospirosis ringan atau anikterik merupakan penyebab utama fever of unknown origin di beberapa negara Asia seperti Thailand dan Malaysia. Mortalitas pada leptospirosis anikterik hampir nol, meskipun pernah dilaporkan kasus leptospirosis yang meninggal akibat perdarahan masif paru dalam suatu wabah di Cina. Tes pembendungan terkadang positif, sehingga pasien leptospirosis anikterik pada awalnya di diagnosis sebagai pasien dengan infeksi dengue.&lt;br /&gt;Pada leptospirosis ikterik, pasien terus menerus dalam keadaan demam disertai sklera ikterik, pada keadaan berat terjadi gagal ginjal akut, ikterik dan manifestasi perdarahan yang merupakan gambaran klinik khas penyakit Weil.&lt;br /&gt;Pemeriksaan laboratorium klinik rutin tidak spesifik untuk leptospirosis, dan hanya menunjukkan beratnya komplikasi yang telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEDOMAN TATALAKSANA KASUS DAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM LEPTOSPIROSIS DI RUMAH SAKIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan kuman leptospira patogen. Zoonosis ini merupakan salah salah satu dari the emerging infectious diseases. dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di daerah beriklim tropis dan subtropis, dengan curah hujan tinggi seperti Indonesia.&lt;br /&gt;Gejala klinis leptospirosis yang tidak spesifik dan sulitnya tes laboratorium untuk konfirmasi diagnosis mengakibatkan penyakit ini seringkali tidak terdiagnosis.&lt;br /&gt;Pejamu reservoar kuman leptospira adalah roden dan hewan peliharaan, dengan manusia sebagai hospes insidentil. Penularan terjadi secara langsung dari cairan tubuh hewan infeksius atau tidak langsung dari lingkungan terkontaminasi kuman leptospira. Penularan dari manusia ke manusia jarang namun dapat terjadi melalui hubungan seksual, air susu ibu dan sawar plasenta.&lt;br /&gt;Menurut keparahan penyakit, leptospirosis dibagi menjadi ringan dan berat, tetapi untuk pendekatan diagnosis klinik dan penanganannya, dibagi menjadi leptospirosis anikterik dan leptospirosis ikterik.&lt;br /&gt;Mayoritas kasus leptopirosis adalah anikterik yang terdiri dari 2 fase/stadium yaitu fase leptospiremia/ fase septikemia dan fase imun, yang dipisahkan oleh periode asimtomatik.&lt;br /&gt;Pada leptospirosis ikterik, demam dapat persisten dan fase imun menjadi tidak jelas atau nampak tumpang tindih dengan fase septikemia. Keberadaan fase imun dipengaruhi oleh jenis serovar dan jumlah kuman leptospira yang menginfeksi, status imunologi, status gizi pasien dan kecepatan memperoleh terapi yang tepat.&lt;br /&gt;Manifestasi klinis berupa demam ringan atau tinggi yang bersifat remiten, mialgia terutama pada otot betis, conjungtival suffusion (mata merah), nyeri kepala, menggigil, mual, muntah dan anoreksia, meningitis aseptik non spesifik.&lt;br /&gt;Gejala klinik leptospirosis ikterik lebih berat, yaitu gagal ginjal akut, ikterik dan manifestasi perdarahan (penyakit Weil ). Selain itu dapat terjadi Adult Respiratory Distress Syndromes (ARDS), koma uremia, syok septikemia, gagal kardiorespirasi dan syok hemoragik sebagai penyebab kematian pasien leptospirosis ikterik.&lt;br /&gt;Faktor-faktor prognostik yang berhubungan dengan kematian pada pasien leptospirosis adalah oliguria terutama oliguria renal, hiperkalemia, hipotensi, ronkhi basah paru, sesak nafas, leukositosis &gt;12.900/ mm3, kelainan Elektrokardiografi (EKG) menunjukkan repolarisasi, dan adanya infiltrat pada foto pecitraan paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus leptospirosis jarang dilaporkan pada anak, karena tidak terdiagnosis atau manifestasi klinis yang berbeda dengan orang dewasa.&lt;br /&gt;Pemeriksaan laboratorium mutlak diperlukan untuk memastikan diagnosa leptospirosis, terdiri dari pemeriksaan secara langsung untuk mendeteksi keberadaan kuman leptospira atau antigennya (kultur, mikroskopik, inokulasi hewan, immunostaining, reaksi polimerase berantai), dan pemeriksaan secara tidak langsung melalui pemeriksaan antibodi terhadap kuman leptospira( MAT, ELISA, tes penyaring).&lt;br /&gt;Baku emas pemeriksaan serologi adalah MAT, suatu pemeriksaan aglutinasi secara mikroskopik untuk mendeteksi titer antibodi aglutinasi, dan dapat mengidentifikasi jenis serovar.&lt;br /&gt;Pemeriksaan penyaring yang sering dilakukan di Indonesia adalah Lepto Tek Dri Dot dan LeptoTek Lateral Flow.&lt;br /&gt;Diagnosis leptospirosis dapat dibagi dalam 3 klasifikasi yaitu :&lt;br /&gt;Suspek, bila ada gejala klinis, tanpa dukungan tes laboratorium.&lt;br /&gt;Probable, bila gejala klinis sesuai leptospirosis dan hasil tes serologi penyaring yaitu dipstick, lateral flow, atau dri dot positif.&lt;br /&gt;Definitif , bila hasil pemeriksaan laboratorium secara langsung positip, atau gejala klinis sesuai dengan leptospirosis dan hasil tes MAT / ELISA serial menunjukkan adanya serokonversi atau peningkatan titer 4 kali atau lebih.&lt;br /&gt;Terapi leptospirosis mencakup aspek terapi aspek kausatif, dengan pemberian antibiotik Prokain Penisilin, Amoksisilin, Ampisilin, Doksisiklin pada minggu pertama infekasi, maupun aspek simtomatik dan suportif dengan pemberian antipiretik, nutrisi, dll.&lt;br /&gt;Semua kasus leptospirosis ringan dapat sembuh sempurna, berbeda dengan leptospirosis berat yang mempunyai angka CFR tinggi, antara 5 ? 40%. Prognosis ditentukan oleh berbagai faktor seperti virulensi kuman leptospira, kondisi fisik pasien, umur pasien, adanya ikterik, adanya gagal ginjal akut, gangguan fungsi hati berat serta cepat lambatnya penanganan oleh tim medik.&lt;br /&gt;Pencegahan penularan kuman leptospira dapat dilakukan melalui tiga jalur intervensi yang meliputi intervensi sumber infeksi, intervensi pada jalur penularan dan intervensi pada pejamu manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGAMATAN GERAKAN LEPTOSPIRA DALAM URINE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DENGAN CARA SEDERHANA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Halim Mubin* Gatot Lawrence**&lt;br /&gt;* Sub Bagian Penyakit Infeksi/Menular,&lt;br /&gt;Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK UNHAS;&lt;br /&gt;** Bagian Patologi FK UNHAS; PETRI UjungPandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ABSTRAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan sederhana dengan mikroskop biasa dapat dideteksi adanya Leptospira dalam urine tanpa atau dengan pewarnaan.&lt;br /&gt;Pada preparat hidup dapat dilihat gerakan-gerakan maju, mundur atau rotasi mulai dari gerakan lambat sampai yang cepat. Umumnya bentuk spiralnya sulit tampak dengan pembesaran 10 x 40 kali. Leptospira yang bergerak cepat pada akhirnya berhenti bergerak dengan sendirinya. Sebagaian tampak membelah diri dengan cara terpotong melintang, sehingga terpisah menjadi mother dan daughter leptospira. Hanya sebagaian kecil yang bergerak dengan bentuk spiral yang jelas.&lt;br /&gt;Morfologi leptospira lurus atau melengkung, bentuk spiralnya sulit kelihatan dan begitu pula ujungnya berupa kait (hook). Ukurannya panjangnya bervariasi antara pendek, sedang dan panjang. Beberapa tampak seperti Streptokokus.&lt;br /&gt;Dengan pewarnaan Giemsa berwarna kemerah-merahan, dan dengan gram merah kebiru-biruan (gram negatif). Dibutuhkan penelitian lanjutan untuk menetapkan diagnosis leptospira pada seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ABSTRACT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Simple diagnostic method by using light microscopy can be used for detecting leptospira in the urine with or without staining. In a living specimen we can observe the movement i.e. forward, backward and rotating, as well as slow and fast. The morphology of leptospira is spiral and difficult to be observed under 10x40 magnification. The fast moving leptospira usually stop by itself. Some of them have a segmented body and evetually separated. Thereby a mother and daughter leptospira can be seen. The morphology usually straight, spiral with hook ending. The size varied from short, intermediate, and long. Some of them look like streptococcus. With Giemsa staining the germ looks pink, and Gram staining it will look blue ( Gram negative). Further study is needed to evaluate the characteristic and diagnostic approach of leptospira in human (J Med Nus 1996; 17:72-76).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leptospira merupakan kelompok kuman yang dapat menyebabkan leptospirosis, termasuk penyakit zoonosis, yang patogen disebut Leptospira interrogans dan yang tidak petogen disebut Leptospira biflexa. Disebut interrogans karena bentuknya menyerupai tanda tanya (?) (interrogative : menanyai) (Sanford, 1984). Ada 3 serovar yang sering menyebabkan infeksi pada manusia yaitu Leptospira ictrerohaemorrhagiae pada tikus, Leptospira canicola pada anjing dan Leptospira pomona pada sapi dan babi. Yang paling sering menyebabkan penyakit berat (penyakit Weil) adalah Leptospira ictreromorrhagiae. Leptospira masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan urine yang mengandung Leptospira. Disamping itu dapat juga melalui kulit yang lecet atau melalui konyuktiva (Jacobs RA, 1995). Leptospira yang masuk tubuh manusia adalah patogen (Leptospira interrogans).&lt;br /&gt;Untuk mengamati gerakan Leptospira digunakan mikroskop lapangan gelap (darkfield microscope). Alat ini sulit disiapkan di daerah perifer, sehingga diagnosis sangat sulit dilacak, walaupun secara klinis prevalensi Leptospira dewasa ini semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAHAN DAN CARA PENELITIAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahan penelitian&lt;br /&gt;Bahan pemeriksaan adalah urine segar penderita yang suspek penyakit Weil.&lt;br /&gt;Cara pemeriksaan :&lt;br /&gt;A. Pemeriksaan urine langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 5 ml urine segar dimasukkan ke dalam tabung sentrifus.&lt;br /&gt;Urine dipusing dengan kecepatan 1000-1500 rpm selama 5-10 menit.&lt;br /&gt;Supernatan tabung sentifus dibuang, sehingga endapan tersisa bersama dengan urine sebanyak 1-2 tetes. Dalam prakteknya tabung dituang saja selama 3 detik lalu kemudian tabung diletakkan pada rak tabung yang telah disediakan.&lt;br /&gt;Dengan hati-hati satu tetes urine tersebut disedot dengan pipa pasteur, lalu diletakkan ke atas gelas obyek kemudian ditutup dengan kaca penutup yang agak kecil (berukuran 22x22 mm). Harus dijaga agar tetesan tidak terlalu banyak, supaya urine tidak melimpah setelah ditutup dengan kaca penutup.&lt;br /&gt;Preparat tersebut langsung diperiksa tanpa pewarnaan di bawah microskope dengan pembesaran 10 x 40.&lt;br /&gt;Cahaya diatur jangan sampai terlalu terang yang menyilaukan atau justru cahaya terlalu gelap, karena pada kedua keadaan tersebut leptospira tidak akan tampak. Jadi kekuatan cahaya yang diatur sedemikian rupa kira-kira sama kuatnya bila hendak melihat sedimen urine.&lt;br /&gt;Karena Leptospira bergerak, maka untuk mengamatinya secara cermat sewaktu-waktu diperlukan perubahan fokus.&lt;br /&gt;Leptospira yang tidak bergerak terlalu cepat dapat dilihat bentuknya lebih jelas pada pembesaran 10 X 100 dengan minyak emersi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pemeriksaan dengan pewarnaan&lt;br /&gt;Dilakukan seperti langkah 1 sampai 3 di atas.&lt;br /&gt;Urine yang diteteskan di atas kaca obyek dibuat preparat halus yang tipis lalu dikeringkan.&lt;br /&gt;Setelah kering difiksasi dengan methanol&lt;br /&gt;Setelah kering dengan methanol diberi pengecetan Giemsa atau Gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HASIL PENGAMATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hasil dapat diperoleh dari pemeriksaan tanpa pewarnaan atau dengan pewarnaan.&lt;br /&gt;A. Pemeriksaan tanpa pewarnaan&lt;br /&gt;Pada pemeriksaan Leptospira tanpa pewarnaan akan tampak beberapa keadaan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Bentuk leptospira&lt;br /&gt;Ukuran Leptospira tidak sama, bervariasi antara 2? - 24?. Ada tiga ukuran panjang yaitu:&lt;br /&gt;Berukuran mini, hanya menyerupai kuman berbentuk batang, ukurannya 4-6? (lebar 0,1-0,2?).&lt;br /&gt;Ukuran sedang 2-3 X ukuran mini&lt;br /&gt;Ukuran terpanjang, biasanya ukurannya 2 x ukuran sedang&lt;br /&gt;Sebagaian leptospira berbentuk menyerupai streptokokus, dimana yang berukuran mini hanya terdiri dari 2 koki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gerakan Leptospira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan bentuk-bentuk batang yang bergerak maju sesuai dengan sumbu memanjang.&lt;br /&gt;Ada yang bergerak sangat lincah, sehingga cepat melintasi lapangan penglihatan pada pembesaran 10x40 apalagi pada pembesaran 10x100. (pada pembesaran 10x100 Leptospira sulit dilihat). Kadang-kadang ada yang tampak bergerak secara rotasi bila mengambil arah vertikal. Umumnya yang bergerak lincah berukuran mini.&lt;br /&gt;Ada yang bergerak sangat lemah, hanya dengan pengamatan yang teliti dapat diamati gerakannya terutama pada pembesaran 10x 100.&lt;br /&gt;Ada yang tidak bergerak. Kalau diamati agak lama, maka beberapa Leptospira yang aktif akhirnya akan berhenti bergerak.&lt;br /&gt;Hanya sebagaian kecil leptospira yang bergerak dengan bentuk spiral yang jelas.&lt;br /&gt;Beberapa bentuk leptospira dari urine penderita Penyakit Weil&lt;br /&gt;Leptospira yang berukuran panjang bila bergerak sekali cukup laju dan jauh jangkauannya. Mereka kadang-kadang bergerak kesatu arah, tetapi bila mengalami hambatan sering bergerak ?mundur? tanpa mengubah haluan, namun kecepatan geraknya secepat gerakan maju. Bila diamati terus, maka Leptospira ukuran terpanjang ini merupakan dua Leptospira yang akan membelah secara melintang, dimana ?kepalanya? lebih dahulu lahir. Setelah ?aterm? keduanya aktif untuk memisahkan diri dengan adanya pemisahan antara kedua ?ekor?. Rupanya adanya gerakan ? maju? dan ? mundur? tersebut di atas sebagai akibat dari gerakan individu pertama ke depan, sementara individu kedua tertarik saja, dan bila ?mundur? berarti individu kedua yang maju sedangkan individu pertama diam dan mengikut saja. Jadi sebelum keduanya berpisah untuk membentuk individu masing-masing, mereka dapat bergerak bergantian atau bersamaan dengan arah yang berlawanan.&lt;br /&gt;Gerakan-gerakan inilah yang akhirnya memisahkan antara mother dan dauhter Leptospira tersebut. Spiralisasi gerakan badannya tidak begitu jelas, kadang-kadang hanya tampak seperti bergetar saja.&lt;br /&gt;B. Dengan Pewarnaan Giemsa dan Gram&lt;br /&gt;Dengan pewarnaan Giemsa Leptospira akan tampak sebagai batang-batang kecil yang lurus atau melengkung berwarna kemerah-merahan, tidak berbentuk spiral. Dengan pengecetan Gram berwarna merah kebiru-biruan (Gram Negatif). Kita mesti hati-hati dengan hyphe jamur yang kadang-kadang juga ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DISKUSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan penulis mengemukakan bahwa Leptospira hanya dapat dilihat dengan mikroskop lapangan gelap (dark-field microscopy), fase kontrast (phase contrast) atau dengan cara imunofluoresens dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop biasa (light microscopy) (Alexander, 1983; McClain, 1985; Kempe, 1987). Leptospira muncul dalam urine pada minggu kedua penyakit dan dapat bertahan satu bulan atau lebih (Kempe, 1987).&lt;br /&gt;Tidak jelasnya bentuk spiral dari Leptospira sewaktu bergerak mungkin karena spiralnya sangat halus (very fine spiral) (Jawetz, 1982). Tetapi jika diamati beberapa preparat akan tampak beberapa Leptospira bergerak dengan spiral jelas. Dan gerakan rotasi jelas tampak pada waktu Leptospira bergerak secara vertikal. Gerakan maju mundur (move forward and backward) dalam urine dapat ditemukan sebagaimana dikemukan oleh Alexander (1983), bila Leptospira berada dalam medium cair yang lain.&lt;br /&gt;Dengan pemeriksaan lapangan redup pada mikroskop biasa morfologi leptospira secara umum dapat dilihat. Hal mana akan terlihat lebih jelas pada pemeriksaan khusus dengan darkfield microscope (Jawets, 1982). Dengan scaning mikrograf elektron akan tampak kait dan spiralnya (Boyd and Hoerl, 1986). Dengan menggunakan mikroskop biasa struktur yang yang lebih kecil masih sulit terlihat dengan jelas.&lt;br /&gt;Dalam keadaan tidak bergerak tanpa pewarnaan atau dengan pewarnaan atau dengan pewarnaan Giemsa atau Gram sebahagian Leptospira terkesan seperti streptokokus, sesuai dengan yang dikemukan potrais (pendekatan pribadi, seorang peneliti Belgia).&lt;br /&gt;Ukuran Leptospira bervariasi antara 4-20? (Sparling dan Basemen, 1980; Joklik, 1984). Hal yang sama ditemukan pada penelitian ini ada yang berukuran mini, sedang dan panjang. Ukuran bervariasi dari 4 ? sampai 25 ?. Dengan pemeriksaan sederhana ini memungkinkan mengamati Leptospira pada pemeriksaan rutin urine dengan cukup mudah sambil dapat mengikuti gerakan-gerakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KESIMPULAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Leptospiruria mudah dideteksi dengan menggunakan mikroskop biasa dengan mengatur lapangan penglihatan redup (agak gelap) pada pembesaran minimal 10x40 atas preparat tanpa pewarnaan.&lt;br /&gt;Adanya Leptospiruria dianggap positif bila ditemukan Leptospira yang bergerak minimal satu dalam satu lapangan penglihatan 10x40.&lt;br /&gt;Leptospiruria belum dapat memastikan apakah Leptospira interrogans atau Leptospira biflexa.&lt;br /&gt;Dengan pewarnaan Giemsa dan Gram sulit memastikan Leptospira karena bentuknya menyerupai hyphe jamur&lt;br /&gt;Pemeriksaan leptospiruria tanpa pewarnaan lebih mudah mendeteksi Leptospira dari pada dengan pewarnaan Giemsa atau Gram.&lt;br /&gt;Informasi tentang gerakan-gerakan Leptospira dalam urine dapat pula dilihat dalam Jurnal Medika Nusantara, 1996, vol 17, halaman 72-76.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERATNYA LEPTOSPIRURI ADALAH SEBAGAI BERIKUT:&lt;br /&gt;BERAT-RINGAN JUMLAH/LP 10X40 POSITIFITAS&lt;br /&gt;RINGAN &lt;50&gt;50-100 ++&lt;br /&gt;BERAT &gt;100 +++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RUJUKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alexander AD : Leptospirosis, in infection diseases, Hoeprich PD (Ed), 3rt Ed, Harper &amp;amp; Row Publishers, Philadelphia, 1985, 751-759.&lt;br /&gt;Boys RE and Hoerl BG : Spirochetal and curved rods, In Basic Medical Micribiology, 3rd, Little Brown co, Toronto, 1986, 593-612&lt;br /&gt;Jacobs RA: International Disease Spirochetal, In Current Medical Diagnosis &amp;amp; Treatment, Tierney LM (Eds), 34th Ed, A Lange Medical Book, London 1995, 1197-1214.&lt;br /&gt;Jawetz E, Melnick JL and Adelbergh EA: Spirochetes &amp;amp; Other Spiral Microorganisme, Review of Medical Microbiology, 15th Ed., Lange Medical Publications, California, 1982, 253-260.&lt;br /&gt;Joklik WK, Willett HP, and Amos DB: Treponema Borrelia, and Leptospira, In Zinsser Microbiology, 18th Ed, Appleton?Century-Crofts, Norwalk, 1984, 728-739.&lt;br /&gt;Kempe CH, Silver HK, O?brien O, et al: Leptospirosis, In Current Pediatric Diagnosis &amp;amp; Treatment 1987, 9th Ed, Appleton &amp;amp; Lange, Norwalk, 1987, 893-894.&lt;br /&gt;McClaim JB : Leptospirosis, In Cecil Textbook of Medicine, Myngaarden JB and Smith LH (Eds), Vol-2, WB Saunder Co, Tokyo, 1985, 1666-1668.&lt;br /&gt;Sanford JP : Leptospirosis, In Hunter?s Tropical Medicine, 16th Ed, Stricland GT (Ed), WB Saunders Co, Tokyo, 1984, 262-270.&lt;br /&gt;Sparling PF and Baseman JB: The Spirochetes, In Microbiology, 3rd Ed, Davis BD (Eds), Harper International Ed, Philadelphia, 1980, 751-762&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-197319806162279027?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/197319806162279027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=197319806162279027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/197319806162279027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/197319806162279027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-leptospira.html' title='Penyakit Leptospira'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-2520865535789601325</id><published>2008-12-12T09:22:00.002+07:00</published><updated>2008-12-12T09:24:42.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Migrain'/><title type='text'>Penyakit Migrain</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Migrain&lt;/span&gt; adalah nyeri kepala berdenyut yang kerapkali disertai mual, muntah. Penderita biasanya sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan. Sakit kepala ini paling sering hanya mengenai satu sisi kepala saja, kadang-kadang berpindah ke sisi sebelahnya, tetapi dapat mengenai kedua sisi kepala sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Migrain kadang kala agak sulit dibedakan dengan sakit kepala jenis lain. Sakit kepala akibat gangguan pada sinus atau akibat ketegangan otot leher mempunyai gejala yang hampir sama dengan gejala migrain.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Migrain dapat timbul bersama penyakit lain misalnya asma dan depresi. Penyakit yang sangat berat, misalnya tumor atau infeksi, dapat juga menimbulkan gejala yang mirip migrain. Namun kejadian ini sangat jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada berapa macam migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Migrain dibagi dalam dua golongon besar yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Migrain Biasa (migrain tanpa aura) : Kebanyakan penderita migrain masuk ke dalam jenis ini. Migrain biasa ditandai dengan nyeri kepala berdenyut di salah satu sisi dengan intensitas yang sedang sampai berat dan semakin parah pada saat melakukan aktifitas. Migrain ini juga disertai mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau. Sakit kepala akan sembuh dalam 4 sampai 72 jam, sekalipun tidak diobati.&lt;br /&gt;   * Migrain Klasik (migrain dengan aura ) : Pada jenis klasik, migrain biasanya didahului oleh suatu gejala yang dinamakan aura, yang terjadi dalam 30 menit sebelum timbul migrain. Migrain klasik merupakan 30% dari semua migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe migrain yang lain meliputi : Migrain Haid, yaitu migrain yang terjadi beberapa hari sebelum haid, selama haid, atau sesudah haid. Biasanya wanita yang mengalami migrain ini mengetahui bahwa migrain yang dideritanya berhubungan dengan siklus haidnya. Migrain haid dapat berbentuk migrain biasa atau pun migrain klasik. Migrain Komplikasi, yaitu migrain yang disertai gejala gangguan sistem saraf, misalnya rasa baal dan geli, kesulitan berbicara atau mengerti pembicaraan, ketidakmampuan menggerakkan lengan atau kaki. Pada migrain komplikasi, gejala syaraf tetap bertahan walaupun migrain telah sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa penyebab migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab pasti migrain masih belum begitu jelas. Diperkirakan, adanya hiperaktiftas impuls listrik otak meningkatkan aliran darah di otak, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah otak serta proses inflamasi. Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan gejala yang lain, misalnya mual. Semakin berat inflamasi yang terjadi, semakin berat pula migrain yang diderita. Telah diketahui bahwa faktor genetik berperan terhadap timbulnya migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa saja gejala migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala Awal&lt;br /&gt;Satu atau dua hari sebelum timbul migrain, penderita biasanya mengalami gejala awal seperti lemah, menguap berlebih, sangat menginginkan suatu jensi makanan (mislanya coklat), gampang tersinggung, dan gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aura&lt;br /&gt;Aura hanya didapati pada migrain klasik. Biasanya terjadi dalam 30 menit sebelum timbulnya migrain. Aura dapat berbentuk gangguan penglihatan seperti melihat garis yang bergelombang, cahaya terang, bintik gelap, atau tidak dapat melihat benda dengan jelas. Gejala aura yang lain yaitu rasa geli atau rasa kesemutan di tangan. Sebagian penderita tidak dapat mengucapkan kata-kata dengan baik, merasa kebas di tangan, pundak, atau wajah, atau merasa lemah pada satu sisi tubuhnya, atau merasa bingung. Penderita dapat mengalami hanya satu gejala saja atau beberapa macam gejala, tetapi gejala ini tidak timbul bersamaan melainkan bergantian. Suatu gejala aura biasanya menghilang saat nyeri kepala atau gejala aura yang lain timbul. Namun kadang-kadang gejala aura tetap bertahan pada permulaan sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit kepala dan gejala penyerta&lt;br /&gt;Penderita merasakan nyeri berdenyut pada satu sisi kepala, sering terasa dibelakang mata. Nyeri dapat berpindah pada sisi sebelahnya pada serangan berikutnya, atau mengenai kedua belah sisi. Rasa nyeri berkisar antara sedang sampai berat. Gejala lain yang sering menyertai nyeri kepala antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Kepekaan berlebihan terhadap sinar, suara, dan bau&lt;br /&gt;   * Mual dan muntah&lt;br /&gt;   * Gejala semakin berat jika beraktifitas fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa pengobatan, sakit kepala biasanya sembuh sendiri dalam 4 sampai 72 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala Akhir&lt;br /&gt;Setelah nyeri kepala sembuh, penderita mungkin merasa nyeri pada ototnya, lemas, atau bahkan merasakan kegembiraan yang singkat. Gejala-gejala ini menghilang dalam 24 jam setelah hilangnya sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang dapat mencetuskan migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Migrain dapat dicetuskan oleh makanan, stres, dan perubahan aktivitas rutin harian, walaupun tidak jelas bagaimana dan mengapa hal tersebut dapat menyebabkan migrain. Pencetus migrain antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Konsumsi makanan tertentu seperti coklat, MSG, dan kopi&lt;br /&gt;   * Tidur berlebihan atau kurang tidur&lt;br /&gt;   * Tidak makan&lt;br /&gt;   * Perubahan cuaca atau tekanan udara&lt;br /&gt;   * Stres atau tekanan emosi&lt;br /&gt;   * Bau yang sangat menyengat atau asap rokok&lt;br /&gt;   * Sinar yang sangat terang atau pantulan sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siapa saja yang menderita migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 28 juta orang di AS menderita migrain. Di seluruh dunia, migrain mengenai 25% wanita dan 10% pria.&lt;br /&gt;Wanita dua sampai tiga kali lebih sering terkena migrain dibanding laki-laki. Migrain paling sering mengenai orang dewasa (umur antara 20 sampai 5o tahun), tetapi seiring bertambahnya umur, tingkat keparahan dan keseringan semakin menurun. Migrain biasanya banyak mengenai remaja. Bahkan, anak-anak pun dapat mengalami migrain, baik dengan atau tanpa aura. Resiko mengalami migrain semakin besar pada orang yang mempunyai riwayat keluarga penderita migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana mendiagnosis migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan gaya hidup penderita dan melakukan pemeriksaan fisis. Tidak ada tes laboratorium yang dapat mendukung penegakan diagnosis migrain. Migrain kadangkala sulit untuk didiagnosis karena gejalanya dapat menyerupai gejala sakit kepala lainnya. Sebagai contoh, beberapa orang didiagnosis dengan sakit kepala akibat gangguan sinus, padahal sebenarnya mereka menderita migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter anda mungkin menggunakan kriteria International Headache Society untuk mendiagnosis migrain. Anda didiagnosis migrain jika anda mengalami 5 atau lebih serangan sakit kepala tanpa aura (atau 2 serangan dengan aura) yang sembuh dalam 4 sampai 72 jam tanpa pengobatan dan diikuti dengan gejala mual, muntah, atau sensitif terhadap sinar dan suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter anda akan memeriksa gejala yang anda alami dan memutuskan apakah anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang menyebabkan sakit kepala anda. Tes tersebut antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * MRI atau CT Scan, yang dapat digunakan untuk menyingkirkan tumor dan perdarahan otak.&lt;br /&gt;   * Punksi Lumbal, dilakukan jika diperkirakan ada meningitis atau perdarahan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana pengobatan migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap awal anda dapat menggunakan antinyeri yang dapat dibeli bebas tanpa resep, seperti parasetamol, atau obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen, atau natrium naproxen, untuk mengurangi gejala migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter biasanya menganjurkan untuk lebih dahulu menggunakan NSAID untuk melihat apakah obat ini mampu mengurangi nyeri sebelum memberikan obat anti migrain golongan lain yang harus dibeli dengan resep, yang mempunyai banyak efek samping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat mencoba mengurangi frekuensi timbulnya migrain dengan mengenali dan menghindari pencetus yang dapat menyebabkan migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis obat migrain antara lain :&lt;br /&gt;Anti Migrain – digunakan untuk menghentikan serangan migrain, meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Anti-Inflamasi Non Steroid (NSAID), misalnya aspirin, ibuprofen, yang merupakan obat lini pertama untuk mengurangi gejala migrain.&lt;br /&gt;   * Triptan (agonis reseptor serotonin). Obat ini diberikan untuk menghentikan serangan migrain akut secara cepat. Triptan juga digunakan untk mencegah migrain haid.&lt;br /&gt;   * Ergotamin, misalnya Cafegot, obat ini tidak seefektif triptan dalam mengobati migrain.&lt;br /&gt;   * Midrin, merupakan obat yang terdiri dari isometheptana, asetaminofen, dan dikloralfenazon. Kalau di Indonesia dijumpai kombinasi antara asetaminofen (parasetamol) dan profenazon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegah Migrain – digunakan untuk mencegah serangan migrain, meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Beta bloker, misalnya propanolol&lt;br /&gt;   * Penghambat Kanal Kalsium, yang mengurangi jumlah penyempitan pembuluh (konstriksi) darah&lt;br /&gt;   * Antidepresan, misalnya amitriptilin, antidepresan trisiklik, yang terbukti efektif untuk mencegah timbulnya migrain.&lt;br /&gt;   * Antikonvulsan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika migrain yang anda derita ringan sampai sedang, anda hanya perlu antinyeri yang dijual bebas untuk menghilangkan gejala. Jika migrain anda sedang sampai berat, anda perlu antimigrain yang dibeli dengan resep. Jika anda sering mengalami serangan migrain, dokter mungkin menyarankan untuk meminum obat pencegah migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa obat pencegah migrain dapat menimbulkan efek samping ringan sampai berat pada beberapa penderita. Penderita yang mempunyai gangguan jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol sebaiknya tidak mengkonsumsi obat ini. Pasien yang berumur lebih dari 65 tahun, obat pencegah migrain tidak dianjurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya anda perlu mencoba beberapa jenis obat sebelum anda menemukan salah satu yang paling cocok dengan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengalami mual atau muntah sebagai efek samping pengobatan antimigrain, dokter anda juga biasanya meresepkan obat anti mual muntah seperti proklorperazin atau metoklopramid, untuk mengurangi gejala tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun obat-obatan biasanya merupakan pengobatan utama migrain, terapi pelengkap biasanya dapat membantu mengurangi gejala dan frekuensi serangan migrain. Terapi pelengkap antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Akupuntur, yaitu dengan menusukkan jarum yang sangat halus ke kulit pada titik tertentu untuk menimbulkan aliran energi di sekujur tubuh. Tindakan ini dapat membantu relaksasi otot dan mengurangi nyeri kepala.&lt;br /&gt;   * Teknik Relaksasi, yang dapat membantu mengurangi stres dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang dilakukan jika terapi tidak membawa hasil?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika migrain tidak sembuh walaupun sudah mendapat pengobatan, perlu untuk merubah jenis obat. Jika belum sembuh juga, tes tambahan seperti MRI atau CT Scan perlu dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang dapat anda lakukan di rumah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan di rumah untuk mengurangi frekuensi serangan dan mengurangi gejala, misalnya mengurangi stres dan mengenali pencetus migrain, kemudian menghindarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Atasi stres yang anda alami, karena migrain lebih sering terjadi pada masa-masa stres.&lt;br /&gt;   * Mengikuti latihan relaksasi untuk mengunragi ketegangan otot.&lt;br /&gt;   * Menyediakan obat antinyeri yang dapat dibeli bebas di toko obat.&lt;br /&gt;   * Buatlah catatan harian mengenai sakit kepala anda. Hal ini dapat membantu anda untuk mengenali pencetus, kemudian menghindarinya. Dari catatan ini juga dapat diketahui apakah migrain anda semakin sering atau bertambah berat.&lt;br /&gt;   * Jika anda memperkirakan bahwa migrain yang anda alami mempunyai hubungan depresi atau kecemasan, cobalah minta pertolongan untuk mengatasi depresi dan kecemasan ini. Berkurangnya depresi dan kecemasan terkait dengan berkurangnya frekuensi serangan migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana cara mencegah migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk mengatasi migrain adalah dengan menghindarinya. Dengan mengenali dan menghindari pencetus, jumlah serangan dan tingkat keparahan migrain dapat dikurangi. Memang, beberapa pencetus di luar kemampuan kita untuk mengontrolnya, tetapi ada beberapa diantaranya yang dapat kita hindari. Hal-hal berikut dapat membantu anda untuk mencegah migrain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Mengenali pencetus migrain dengan membuat buku harian&lt;br /&gt;   * Tidur dan beraktifitas secara teratur&lt;br /&gt;   * Makan teratur, dan menghindari makanan yang dapat mencetuskan migrain&lt;br /&gt;   * Mengatasi stres&lt;br /&gt;   * Menghindari asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan dapat pula dilakukan dengan obat-obatan, walaupun dapat terjadi efek samping dari ringan sampai sedang. Obat ini juga biasanya agak mahal. Tetapi, obat ini kadangkala efektif untuk mencegah dan mengurangi keparahan migrain, sehingga memperbaiki kualitas hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siapa saja yang beresiko tinggi menderita migrain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Mempunyai keluarga yang menderita migrain&lt;br /&gt;   * Wanita, tiga kali lebih sering dibanding pria.&lt;br /&gt;   * Remaja atau dewasa muda&lt;br /&gt;   * Menderita depresi, gangguan cemas, asma, atau epilepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungi Dokter Anda Jika ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Sakit kepala anda tidak membaik dalam 1 atau 2 hari, atau anda sering terbangun pada malam hari.&lt;br /&gt;   * Sakit kepala anda semakin hebat atau menjadi lebih sering&lt;br /&gt;   * Timbul gejala baru&lt;br /&gt;   * Ada masalah dengan pengobatan anda&lt;br /&gt;   * Anda mengalami sakit kepala setelah aktifitas fisik, aktifitas seksual, batuk, atau bersin&lt;br /&gt;   * Aktifitas anda terganggu oleh sakit kepala anda (misalnya, anda seringkali harus absen dari pekerjaan atau sekolah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ke rumah sakit jika …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Anda mengalami sakit kepala sangat hebat yang terjadi tiba-tiba yang tampaknya tidak seperti sakit kepala yang pernah anda alami.&lt;br /&gt;  2. Anda mengalami demam dan kaku leher&lt;br /&gt;  3. Anda mengalami mual dan muntah yang hebat sehingga tidak bisa makan atau minum.&lt;br /&gt;  4. Anda mengalami gejala strok, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Kebas, paralisis, atau kelemahan pada wajah, lengan atau kaki yang tiba-tiba.&lt;br /&gt;   * Merasa pusing dan oyong&lt;br /&gt;   * Perubahan penglihatan yang mendadak&lt;br /&gt;   * Gangguan berbicara atau memahami kalimat sederhana&lt;br /&gt;   * Gangguan berjalan atau berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-2520865535789601325?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/2520865535789601325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=2520865535789601325' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2520865535789601325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2520865535789601325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-migrain.html' title='Penyakit Migrain'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5685644353191108463</id><published>2008-12-10T00:13:00.002+07:00</published><updated>2008-12-10T00:18:00.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Vertigo'/><title type='text'>Penyakit Vertigo</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Vertigo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; adalah keadaan pusing yang dirasakan luar biasa. Seseorang yang menderita vertigo merasakan sekelilingnya seolah-olah berputar, ini disebabkan oleh gangguan keseimbangan yang berpusat di area labirin atau rumah siput di daerah telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan tersebut kadang disertai dengan rasa mual dan ingin muntah, bahkan penderita merasa tak mampu berdiri dan kadang terjatuh karena masalah keseimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseimbangan tubuh dikendalikan oleh otak kecil yang mendapat informasi mengenai posisi tubuh dari organ keseimbangan di telinga tengah dan mata. Vertigo biasanya timbul akibat gangguan telinga tengah dan dalam atau gangguan penglihatan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Vertigo terjadi bukan karena faktor keturunan, namun ada beberapa faktor yang menyebabkan vertigo seperti karena serangan migren, radang pada leher, mabuk kendaraan, infeksi bakteri pada telinga dan kekurangan asupan oksigen ke otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa jenis obat dapat menyebabkan timbulnya vertigo. seperti kina, streptomisin, dan salisilat, diketahui dapat menimbulkan radang kronis telinga dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vertigo dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebabnya, yaitu :&lt;br /&gt;1.  Vertigo laryngea, yaitu pusing karena serangan batuk.&lt;br /&gt;2.  Vertigo nocturna, yaitu rasa seolah-olah akan terjatuh pada permulaan tidur.&lt;br /&gt;3.  Vertigo ocularis, yaitu pusing karena penyakit mata, khususnya karena kelumpuhan atau ketidakseimbangan kegiatan otot-otot bola mata.&lt;br /&gt;4.  Vertigo rotatoria, yaitu pusing seolah-olah semua di sekitar badan berputar-putar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda merasakan serangan vertigo, ada beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan :&lt;br /&gt;1.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik napas dalam-dalam, kemudian pejamkan mata, dan segera mencari posisi yang memungkinkan Anda berbaring. Jika tidak memungkinkan, maka segeralah duduk.&lt;br /&gt;2.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda merasa mual dan ingin muntah, maka segeralah mencari bantuan orang-orang di dekat Anda untuk membantu Anda ke toilet.&lt;br /&gt;3.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda berbaring, pertahankan posisi tersebut sampai serangan vertigo berkurang atau hilang.&lt;br /&gt;4.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka mata perlahan lalu coba miringkan badan, atau kepala gerakkan kepala Anda dengan perlahan. Jika dengan tindakan ini serangan vertigo ternyata datang kembali, maka itu berarti Anda harus segera memejamkan mata, atau kembali ke posisi semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan terhadap penyakit ini harus dilihat dahulu jenis penyakitnya. Obat untuk mengurangi vertigo yang ringan adalah meklizin, dimenhidrinat, perfenazin dan skopolamin. Skopolamin terutama berfungsi untuk mencegah motion sickness, yang terdapat dalam bentuk plester kulit dengan lama kerja selama beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua obat ini dapat menyebabkan kantuk, terutama pada usia lanjut. Anda juga dapat mengonsumsi obat antimuntah. Namun, jika sakitnya terus berlangsung, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(berbagai sumber/*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5685644353191108463?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5685644353191108463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5685644353191108463' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5685644353191108463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5685644353191108463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-vertigo.html' title='Penyakit Vertigo'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5798472906050806396</id><published>2008-12-08T03:38:00.002+07:00</published><updated>2008-12-08T03:45:51.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit kanker Prostat'/><title type='text'>Penyakit Kanker Prostat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;PENYAKIT KANKER PROSTAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kanker Prostat adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker prostat sangat sering terjadi.&lt;br /&gt;Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostat pasca pembedahan maupun pada otopsi menunjukkan adanya kanker pada 50% pria berusia diatas 70 tahun dan pada semua pria yang berusia diatas 90 tahun.&lt;br /&gt;Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://scorpio.bule.googlepages.com/prostat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 271px;" src="http://scorpio.bule.googlepages.com/prostat.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyebabnya tidak diketahui, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dan peningkatan kadar hormon testosteron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker prostat merupakan penyebab kematian akibat kanker no 3 pada pria dan merupakan penyebab utama kematin akibat kanker pada pria diatas 74 tahun.&lt;br /&gt;Kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia kurang dari 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker prostat adalah pria kulit hitam yang berusia diatas 60 tahun, petani, pelukis dan pemaparan kadmium.&lt;br /&gt;Angka kejadian terendah ditemukan pada pria Jepang dan vegetarian.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;# anker prostat dikelompokkan menjadi: Stadium A : benjolan/tumor tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik, biasanya ditemukan secara tidak sengaja setelah pembedahan prostat karena penyakit lain.&lt;br /&gt;# Stadium B : tumor terbatas pada prostat dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan fisik atau tes PSA.&lt;br /&gt;# Stadium C : tumor telah menyebar ke luar dari kapsul prostat, tetapi belum sampai menyebar ke kelenjar getah bening.&lt;br /&gt;# Stadium D : kanker telah menyebar (metastase) ke kelenjar getah bening regional maupun bagian tubuh lainnya (misalnya tulang dan paru-paru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kanker prostat berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan gejala sampai kanker telah mencapai stadium lanjut. Kadang gejalanya menyerupai BPH, yaitu berupa kesulitan dalam berkemih dan sering berkemih.&lt;br /&gt;Gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui uretra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker prostat bisa menyebabkan air kemih berwarna merah (karena mengandung darah) atau menyebabkan terjadinya penahanan air kemih mendadak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa kasus, kanker prostat baru terdiagnosis setelah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul, iga dan tulang belakang) atau ke ginjal (menyebabkan gagal ginjal).&lt;br /&gt;Kanker tulang menimbulkan nyeri dan tulang menjadi rapuh sehingga mudah mengalami fraktur (patah tulang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia.&lt;br /&gt;Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Gejala lainnya adalah: Segera setelah berkemih, biasanya air kemih masih menetes-netes&lt;br /&gt;# Nyeri ketika berkemih&lt;br /&gt;# Nyeri ketika ejakulasi&lt;br /&gt;# Nyeri punggung bagian bawah&lt;br /&gt;# Nyeri ketika buang air besar&lt;br /&gt;# Nokturia (berkemih pada malam hari)&lt;br /&gt;# Inkontinensia uri (beser)&lt;br /&gt;# Nyeri tulang atau tulang nyeri jika ditekan&lt;br /&gt;# Hematuria (darah dalam air kemih)&lt;br /&gt;# Nyeri perut&lt;br /&gt;# Penurunan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker prostat&lt;br /&gt;Kanker prostat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk menyaring kanker prostat adalah melakukan pemeriksaan colok dubur dan pemeriksaan darah.&lt;br /&gt;Colok dubur pada penderita kanker prostat akan menunjukkan adanya benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan.&lt;br /&gt;Pada pemeriksaan darah dilakukan pengukuran kadar antigen prostat spesifik (PSA), yang biasanya meningkat pada penderita kanker prostat, tetapi juga bisa meningkat (tidak terlalu tinggi) pada penderita BPH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada pemeriksaan colok dubur ditemukan benjolan, maka dilakukan pemeriksaan USG.&lt;br /&gt;Dengan melakukan rontgen atau skening tulang, bisa diketahui adanya penyebaran kanker ke tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan: Analisa air kemih&lt;br /&gt;# Sitologi air kemih atau cairan prostat&lt;br /&gt;# Biopsi prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan yang tepat untuk kanker prostat masih diperdebatkan.&lt;br /&gt;# Pilihan pengobatan bervariasi, tergantung kepada stadiumnya: Pada stadium awal bisa digunakan prostatektomi (pengangkatan prostat) dan terapi penyinaran&lt;br /&gt;# Jika kanker telah menyebar, bisa dilakukan manipulasi hormonal (mengurangi kadar testosteron melalui obat-obatan maupun pengangkatan testis) atau kemoterapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;A. Pembedahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Prostatektomi radikal (pengangkatan kelenjar prostat).&lt;br /&gt;   Seringkali dilakukan pada kanker stadium A dan B.&lt;br /&gt;   Prosedurnya lama dan biasanya dilakukan dibawah pembiusan total maupun spinal.&lt;br /&gt;   Sebuah sayatan dibuat di perut maupun daerah perineum dan penderita harus menjalani perawatan rumah sakit selama 5-7 harai.&lt;br /&gt;   Komplikasi yang mungkin terjadi adalah impotensia dan inkontinensia uri.&lt;br /&gt;   Pada penderita yang kehidupan seksualnya masih aktif, bisa dilakukan potency-sparing radical prostatectomy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orkiektomi (pengangkatan testis, pengebirian). Pengangkatan kedua testis menyebabkan berkurangnya kadar testosteron, tetapi prosedur ini menimbulkan efek fisik dan psikis yang tidak dapat ditolerir oleh penderita.&lt;br /&gt;   Orkiektomi adalah pengobatan yang efektif, tidak memerlukan pengobatan ulang, lebih murah dibandingkan dengan obat-obatan dan sesudah menjalani orkiektomi penderita tidak perlu menjalani perawatan rumah sakit.&lt;br /&gt;   Orkiektomi biasanya dilakukan pada kanker yang telah menyebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;B.Terapi penyinaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi penyinaran terutama digunakan untuk mengobati kanker stadium A, B dan C.&lt;br /&gt;Biasanya jika resiko pembedahan terlalu tinggi, maka dilakukan terapi penyinaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi penyinaran terhadap kelenjar prostat bisa dilakukan melalui beberapa cara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Terapi penyinaran eksterna, dilakukan di rumah sakit tanpa perlu menjalani rawat inap.&lt;br /&gt;   Efek sampingnya berupa penurunan nafsu makan, kelelahan, reaksi kulit (misalnya kemerahan dan iritasi), cedera atau luka bakar pada rektum, diare, sistitis (infeksi kandung kemih) dan hematuria.&lt;br /&gt;   Terapi penyinaran eksterna biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama 6-8 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pencangkokan butiran yodium, emas atau iridium radioaktif langsung pada jaringan prostat melalui sayatan kecil.&lt;br /&gt;   Keuntungan dari bentuk terapi penyinaran ini adalah bahwa radiasi langsung diarahkan kepada prostat dengan kerusakan jaringan di sekitarnya yang lebih sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Obat-obatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Manipulasi hormonal.&lt;br /&gt;   Tujuannya adalah mengurangi kadar testosteron.&lt;br /&gt;   Penurunan kadar testosteron seringkali sangat efektif dalam mencegah pertumbuhan dan penyebaran kanker.&lt;br /&gt;   Manipulasi hormonal terutama digunakan untuk meringankan gejala tanpa menyembuhkan kankernya, yaitu misalnya pada penderita yang kankernya telah menyebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Obat sintetis yang fungsinya menyerupai LHRH (luteinizing hormone releasing hormone), semakin banyak digunakan untuk mengobati kanker prostat stadium lanjut. Contohnya adalah lupron atau zoladeks.&lt;br /&gt;   Obat ini menekan perangsangan testis terhadap pembentukan testosteron (hal seperti ini disebut pengebirian kimiawi karena memiliki hasil yang sama dengan pengangkatan testis).&lt;br /&gt;   Obat diberikan dalam bentuk suntikan, biasanya setiap 3 bulan sekali.&lt;br /&gt;   Efek sampingnya adalah mual dan muntah, wajah kemerahan, anemia, osteoporosis dan impotensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Obat lainnya yang digunakan untuk terapi hormonal adalah zat penghambat androgen (misalnya flutamid), yang berfungsi mencegah menempelnya testosteron pada sel-sel prostat.&lt;br /&gt;   Efek sampingnya adalah impotensi, gangguan hati, diare dan ginekomastia (pembesaran payudara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kemoterapi&lt;br /&gt;   Kemoterapi seringkali digunakan untuk mengatasi gejala kanker prostat yang kebal terhadap pengobatan hormonal.&lt;br /&gt;   Biasanya diberikan obat tunggal atau kombinasi beberapa obat untuk menghancurkan sel-sel kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengobati kanker prostat adalah:&lt;br /&gt;   - Mitoxantronx&lt;br /&gt;   - Prednisone&lt;br /&gt;   - Paclitaxel&lt;br /&gt;   - Dosetaxel&lt;br /&gt;   - Estramustin&lt;br /&gt;   - Adriamycin.&lt;br /&gt;   Efek sampingnya bervariasi dan tergantung kepada obat yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemantauan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun jenis pengobatan yang dijalaninya, penderita akan dipantau secara ketat mengenai perkembangan penyakitnya.&lt;br /&gt;Pemantauannya meliputi:&lt;br /&gt;# Pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar PSA (biasanya setiap 3 bulan - 1 tahun).&lt;br /&gt;# Skening dan/atau CT scan tulang untuk mengetahui penyebaran kanker.&lt;br /&gt;# Pemeriksaan darah lengkap untuk memantau tanda-tanda dan gejala anemia.&lt;br /&gt;# Pemantauan tanda dan gejala lainnya yang menunjukkan perkembangan penyakit (misalnya kelelahan, penurunan berat badan, nyeri yang semakin hebat, penurunan fungsi usus dan kandung kemih serta kelemahan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5798472906050806396?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5798472906050806396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5798472906050806396' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5798472906050806396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5798472906050806396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-kanker-prostat.html' title='Penyakit Kanker Prostat'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5060314121357805925</id><published>2008-12-08T03:17:00.001+07:00</published><updated>2008-12-08T03:20:12.884+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Impotensi'/><title type='text'>Penyakit Impotensi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;PENYAKIT IMPOTENSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impotensi (Disfungsi Ereksi) adalah ketidakmampuan untuk memulai dan mempertahankan ereksi.&lt;br /&gt;PENYEBAB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impotensi biasanya merupakan akibat dari:&lt;br /&gt;# Kelainan pembuluh darah&lt;br /&gt;# Kelainan persarafan&lt;br /&gt;# Obat-obatan&lt;br /&gt;# Kelainan pada penis&lt;br /&gt;# Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab yang bersifat fisik lebih banyak ditemukan pada pria lanjut usia; sedangkan masalah psikis lebih sering terjadi pada pria yang lebih muda.&lt;br /&gt;Semakin bertambah umur seorang pria, maka impotensi semakin sering terjadi, meskipun impotensi bukan merupakan bagian dari proses penuaan tetapi merupakan akibat dari penyakit yang sering ditemukan pada usia lanjut.&lt;br /&gt;Sekitar 50% pria berusia 65 tahun dan 75% pria berusia 80 tahun mengalami impotensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu penyakit pembuluh darah (misalnya aterosklerosis) bisa menyebabkan impotensi.&lt;br /&gt;Impotensi juga bisa terjadi akibat adanya bekuan darah atau akibat pembedahan pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah arteri ke penis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan saraf yang menuju dan meninggalkan penis juga bisa menyebabkan impotensi.&lt;br /&gt;Kerusakan saraf ini bisa terjadi akibat:&lt;br /&gt;# Cedera&lt;br /&gt;# Diabetes melitus&lt;br /&gt;# Sklerosis multipel&lt;br /&gt;# Stroke&lt;br /&gt;# Obat-obatan&lt;br /&gt;# Alkohol&lt;br /&gt;# Penyakit tulang belakang bagian bawah&lt;br /&gt;# Pembedahan rektum atau prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan (terutama pada pria usia lanjut yang banyak mengkonsumsi obat-obatan).&lt;br /&gt;Obat-obat yang bisa menyebabkan impotensi adalah:&lt;br /&gt;- Anti-hipertensi&lt;br /&gt;- Anti-psikosa&lt;br /&gt;- Anti-depresi&lt;br /&gt;- Obat penenang&lt;br /&gt;- Simetidin&lt;br /&gt;- Litium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang impotensi terjadi akibat rendahnya kadar hormon testosteron.&lt;br /&gt;Tetapi penurunan kadar hormon pria (yang cenderung terjadi akibat proses penuaan), biasanya lebih sering menyebabkan penurunan gairah seksual (libido).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa faktor psikis yang bisa menyebabkan impotensi:&lt;br /&gt;# Depresi&lt;br /&gt;# Kecemasan&lt;br /&gt;# Perasaan bersalah&lt;br /&gt;# Perasaan takut akan keintiman&lt;br /&gt;# Kebimbangan tentang jenis kelamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penderita tidak mampu memulai dan mempertahankan ereksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya.&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mencari adanya perubahan ciri seksual pria, misalnya payudara, testis dan ukuran penis, serta perubahan pada rambut, suara maupun kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui adanya kelainan pada arteri di panggul dan selangkangan (yang memasok darah ke penis), dilakukan pengukuran tekanan darah di tungkai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan lainnya yang mungkin perlu dilakukan:&lt;br /&gt;# Pemeriksaan darah lengkap&lt;br /&gt;# Pemeriksaan gula darah untuk diabetes&lt;br /&gt;# Pemeriksaan kadar TSH&lt;br /&gt;# USG penis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Impotensi biasanya bisa diobati tanpa pembedahan.&lt;br /&gt;Jenis pengobatan tergantung kepada penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan khusus dilakukan oleh penderita impotensi akibat masalah psikis, yaitu yang disebut Teknik pemusatan sensasi 3 tahap.&lt;br /&gt;Teknik ini mendorong hubungan intim dan kehangatan emosional, yang lebih menitikberatkan kepada membangun sebuah hubungan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Tahap I : bercumbu, pasangan berkonsentrasi untuk menyenangkan satu sama lain tanpa menyentuh daerah kemaluan.&lt;br /&gt;  2. Tahap II : pasangan mulai menyentuh daerah kemaluan atau daerah erotis lainnya, tetapi belum melakukan hubungan badan.&lt;br /&gt;  3. Tahap III : melakukan hubungan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing mencapai kenyamanan pada setiap tahap keintiman sebelum berlanjut ke tahap selanjutnya.&lt;br /&gt;Jika teknik tersebut tidak berhasil, mungkin penderita perlu menjalani psikoterapi atau terapi perilaku seksual.&lt;br /&gt;Jika penderita mengalami depresi, bisa diberikan obat anti depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sildenafil adalah obat yang bisa meningkatkanaliran darah ke penis.&lt;br /&gt;Obat ini diminum 30-60 menit sebelum melakukan hubungan seksual, hanya efektif jika disertai dengan gairah seksual.&lt;br /&gt;Tidak boleh diminum bersamaan dengan nitrat karena bisa menimbulkan efek samping yang serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika impotensi atau hilangnya gairah seksual terjadi akibat kadar testosteron yang rendah, penderita sebaiknya menjalani terapi sulih hormon.&lt;br /&gt;Testosteron disuntikkan setiap minggu atau diberikan dalam bentuk plester.&lt;br /&gt;Efek sampingnya adalah pembesaran prostat dan kelebihan sel darah merah yang bisa menyebabkan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat pengikat atau penghisap seringkali digunakan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi, tetapi alat ini tidak boleh digunakan oleh penderita gangguan perdarahan atau penderita yang mengkonsumsi obat antikoagulan.&lt;br /&gt;Alat pengikat (berupa tali atau cincin yang terbuat dari logam, karet atau kulit) dipasang di dasar penis untuk memperlambat aliran darah dari penis.&lt;br /&gt;Alat penghisap (berupa kotak berongga dan pompa) dipasang pada penis. Tekanan hampa udara membantu pengaliran darah ke dalam arteri penis. Ketika penis ereksi, sebuah alat pengikat dipasang untuk mencegah pengaliran darah dari vena. Kombinasi kedua alat tersebut bisa mempertahankan ereksi selama 30 menit.&lt;br /&gt;Kadang alat pengikat menyebabkan masalah ketika ejakulasi, terutama jika diikat terlalu ketat. Demi kemanan, sebaiknya setelah 30 menit alat tersebut dilepaskan.&lt;br /&gt;Jika terlalu sering digunakan, alat penghisap bisa menimbulkan memar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impotensi juga bisa diobati dengan suntikan obat khusus yang dilakukan sendiri oleh penderita.&lt;br /&gt;Obat ini disuntikkan langsung ke dalam jaringan erektil pada penis (korpus kavernosa. Ereksi terjadi dalam waktu 5-10 menit setelah obat disuntikkan dan bisa bertahan selama 60 menit.&lt;br /&gt;Efek sampingnya adalah memar dan sakit. Selain itu, penyuntikkan juga bisa menyebabkan priapisme (ereksi yang menetap dan nyeri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika impotensi tidak memberikan respon terhadap berbagai pengobatan di atas, bisa dilakukan pencangkokan penis atau digunakan prostese (penis buatan).&lt;br /&gt;Salah satu alat yang dicangkokkan berupa batang kekar yang dimasukkan ke dalam penis untuk menimbulkan ereksi yang menetap. Alat lainnya berupa balon yang dimasukkan ke dalam penis dan ditiup sebelum penderita melakukan hubungan seksual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5060314121357805925?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5060314121357805925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5060314121357805925' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5060314121357805925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5060314121357805925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-impotensi.html' title='Penyakit Impotensi'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-1551887611987304279</id><published>2008-12-08T03:09:00.002+07:00</published><updated>2008-12-08T03:14:36.419+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Ejakulasi Dini'/><title type='text'>Penyakit Ejakulasi Dini</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;PENYAKIT EJAKULASI DINI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Wimpie Pangkahila menjelaskan bahwa sebenarnya ada beberapa pengertian yang dianut oleh para ahli mengenai ejakulasi dini, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Batasan ejakulasi dini didasarkan pada waktu tertentu ketika terjadi ejakulasi.&lt;br /&gt;  2. Ejakulasi dini ditentukan oleh berapa kali seorang pria mampu melakukan gerakan ketika berhubungan seksual sebelum terjadi ejakulasi.&lt;br /&gt;  3. Ejakulasi dini diartikan sebagai ketidakmampuan menahan ejakulasi sampai pasangannya mencapai orgasme.&lt;br /&gt;  4. Ejakulasi dini ditentukan oleh mampu tidaknya pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengertian yang keempat, maka ejakulasi dini berarti ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi dalam waktu singkat, yang tidak sesuai dengan keinginannya, sedangkan ejakulasi sendiri adalah peristiwa penyemburan air mani ke luar secara mendadak yang menandai klimaks bagi pria. Tampaknya pengertian keempat yang kini lebih dapat diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ejakulasi dini tidak datang dengan sendirinya pada pria, melainkan ada penyebabnya. "Ada penyebab psikis seperti stress berkepanjangan, kebiasaan ingin cepat selesai ketika melakukan hubungan seksual,&gt;Ejakulasi dini tidak datang dengan sendirinya pada pria, melainkan ada penyebabnya. Ada penyebab psikis seperti stress berkepanjangan, kebiasaan ingin cepat selesai ketika melakukan hubungan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada penyebab fisik terutama kurang berfungsinya serotonin yang berfungsi menghambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan kontrol saraf yang mengatur peristiwa ejakulasi juga diduga menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini. Sayangnya, pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalami ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan ejakulasi dini pada akhirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ringan Beratnya Ejakulasi Dini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ejakulasi dini berbeda-beda. Ejakulasi dini dapat dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu: Ejakulasi dini ringan, Ejakulasi dini sedang, dan Ejakulasi dini berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Ejakulasi Dini:&lt;br /&gt;1. Ringan&lt;br /&gt; Ejakulasi terjadi setelah beberapa kali gesekan singkat.&lt;br /&gt;2. Sedang&lt;br /&gt; Ejakulasi terjadi setelah penis masuk ke vagina.&lt;br /&gt;3. Berat&lt;br /&gt; Ejakulasi terjadi begitu penis menyentuh kelamin wanita bagian luar.&lt;br /&gt;Ejakulasi terjadi sebelum penisnya menyentuh kelamin wanita bagian luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun jenis ejakulasi dini yang dialami, baik pria maupun wanita akan merasa tidak puas karena ejakulasi terjadi dalam waktu sangat singkat di luar kehendak sehingga hubungan seksual harus berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dampak ejakulasi dini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau berat atau ringan, yang pasti ejakulasi dini mengakibatkan hubungan seksual berlangsung tidak harmonis. Pada ejakulasi dini, ketidakharmonisan bahkan disebabkan karena ketidakpuasan pada kedua belah pihak. Pria yang mengalami ejakulasi dini merasa tidak puas karena hubungan seksual berlangsung sangat singkat di luar kehendaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dapat mencapai orgasme, pria yang mengalami ejakulasi dini juga merasa sangat kecewa karena tidak mampu memberikan kepuasan seksual kepada pasangannya. Apalagi kalau pasangannya mengungkapkan kekecewaan dalam bentuk reaksi yang menyalahkan penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pria yang mengalami ejakulasi dini sering mengalami stres, tidak percaya diri, rendah diri, dan malu terhadap pasangannya. Dalam waktu lama dapat terjadi disfungsi ereksi. Pasangannya tentu kecewa, tidak puas, jengkel, marah, dan akhirnya mengalami disfungsi seksual seperti hilangnya gairah seksual," papar Prof. Wimpie Pangkahila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh, reaksi yang muncul adalah perasaan takut atau khawatir setiap akan melakukan hubungan seksual. Perasaan ini justru akan semakin memperburuk keadaan ejakulasi dini. Kalau keadaan ini terus berlangsung, maka pada akhirnya pria itu dapat mengalami disfungsi ereksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang mempunyai pasangan mengalami ejakulasi dini pada umumnya tidak dapat mencapai orgasme karena hubungan seksual segera berakhir. Kekecewaan yang muncul selanjutnya dapat berubah menjadi kejengkelan disertai perasaan takut setiap akan melakukan hubungan seksual. Akibat lebih jauh dapat berupa hilangnya dorongan seksual dan dispareunia (rasa nyeri yang terjadi saat bersetubuh).&lt;br /&gt;Ejakulasi Dini bikin Tidak Subur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masyarakat telah beredar anggapan yang salah bahwa bila ejakulasi terjadi terlampau cepat, berarti spermanya terganggu sehingga tidak dapat menghamili. Hambatan hamil menjadi masalah baru lagi yang semakin memperburuk masalah yang timbul akibat ejakulasi dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Wimpie Pangkahila menyesalkan mitos yang salah mengenai ejakulasi dini, "Ejakulasi dini sering dianggap sebagai gangguan kesuburan, padahal tidak begitu. Ejakulasi dini dianggap sebagai sperma encer, padahal tidak jelas apa maksud istilah "encer". "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ejakulasi dini tidak ada hubungan dengan kesuburan. Jadi kehamilan dapat saja terjadi asal sperma masuk ke vagina," papar Prof Wimpie Pangkahila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ejakulasi dini tidak ada hubungan dengan kesuburan. Jadi kehamilan dapat saja terjadi asal sperma masuk ke vagina. Tetapi pada ejakulasi dini yang berat, yaitu ejakulasi terjadi di luar vagina, maka kehamilan tidak terjadi," papar Prof Wimpie Pangkahila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ternyata pria yang mengalami ejakulasi dini juga mengalami gangguan sperma, itu berarti ada dua gangguan yang terpisah, bukan merupakan sebab akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan sperma dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain karena infeksi pada buah pelir atau bagian sistem reproduksi lainnya, kekurangan hormon testosteron, pelebaran dinding pembuluh darah di sekitar buah pelir, dan kekurangan vitamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*Bagaimana mengatasi ejakulasi dini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama disarankan untuk melakukan sex therapy. Jika sex therapy tidak berhasil, maka lakukan cara yang kedua yaitu menggunakan obat. Obat untuk mengatasi ejakulasi dini adalah obat yang berkhasiat mengontrol ejakulasi. Ada beberapa jenis obat yang dapat mengontrol ejakulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tergantung penyebabnya. Karena penyebabnya banyak berkaitan dengan fungsi serotonin, maka diperlukan obat yang mengatur fungsi serotonin, kata Prof Wimpie Pangkahila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Prof Wimpie menjelaskan, "Obat misalnya, golongan SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor). Namun, perhatikan efek samping, karena obat ini bukan obat yang dijual bebas." Tetapi mengingat obat tersebut mempunyai efek samping, maka penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti penjelasan di atas, ada obat untuk mengontrol ejakulasi. Kalau ejakulasi dini diakibatkan oleh gangguan ereksi, maka dengan memperbaiki fungsi ereksi, ejakulasi dapat diperlambat. Jadi obat disfungsi ereksi bermanfaat kalau ejakulasi dini disebabkan oleh gangguan ereksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pengobatan lainnya ialah dengan cara operasi terhadap saraf yang mengontrol terjadinya peristiwa ejakulasi. Tetapi cara ketiga walaupun pernah dilakukan di negara tertentu, sampai kini ternyata tidak populer dan tidak banyak digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengenai suplemen, banyak yang mengklaim bisa mengobati ejakulasi dini tetapi tanpa hasil uji klinik," kata Prof Wimpie Pangkahila. Jadi jika ingin mencoba minum suplemen, pastikan suplemen tersebut dilengkapi bukti berdasarkan uji klinik yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Andaikata ada hasil uji dengan hasil signifikan, perlu dilakukan analisis apa kandungan di dalamnya. Dan harus tahu apakah peneliti memang berkompeten melakukannya. Kalau hanya suplemen saja, misalnya vitamin, tidak mungkin dapat mengatasi ejakulasi dini," tegas Prof Wimpie Pangkahila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cobalah Sex Theraphy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sex therapy, yang dilakukan untuk mengontrol ejakulasi dilakukan dengan bantuan istri. Pada dasarnya cara ini dilakukan melalui beberapa langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Istri melakukan masturbasi terhadap suami yang menderita ejakulasi dini dengan posisi suami berbaring terlentang, sampai suami merasa ingin orgasme dan ejakulasi.&lt;br /&gt;  2. Pada saat suami merasa ingin orgasme dan ejakulasi, istri melakukan penekanan pada penis dengan menggunakan ibu jari, telunjuk dan jari tengah, selama beberapa detik untuk menghambat terjadinya ejakulasi.&lt;br /&gt;  3. Istri melakukan masturbasi terhadap suami sampai terjadi ereksi yang cukup, lalu segera memasukkannya ke dalam vagina dalam posisi istri di atas tanpa melakukan gerakan. Bila suami merasa akan ejakulasi, istri segera mengangkat tubuhnya dan melakukan penekanan pada penis seperti pada langkah kedua. Selanjutnya rangsangan dengan masturbasi diulang lagi, dan dilanjutkan dengan hubungan seksual seperti di atas.&lt;br /&gt;  4. Dilakukan setelah beberapa hari melakukan latihan di atas. Pada langkah ini, suami diizinkan melakukan tekanan untuk mempertahankan ereksinya selama melakukan hubungan seksual dengan posisi istri di atas.&lt;br /&gt;  5. Dilakukan bila suami sudah lebih mampu mengontrol ejakulasi. Pada langkah ini pasangan dapat melakukan hubungan seksual dengan posisi samping. Kalau dengan posisi ini suami mampu menahan ejakulasi, maka hubungan seksual dapat dilakukan dalam posisi suami di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan tersebut diharapkan tetap dilakukan selama 6-12 bulan setelah itu, dan kapan saja diperlukan. Tetapi cara ini tidak selalu mudah dilakukan karena beberapa alasan. Pertama, ketertutupan pihak pria terhadap istrinya. Kedua, tiadanya komunikasi dan kerjasama suami istri dalam masalah seksual. Ketiga, perasaan enggan atau malas untuk melakukan latihan karena harus membuang waktu dan dianggap tidak praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*Pria Juga Bisa Latihan Kegel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang menghindari obat, Prof Wimpie menyarankan agar mencoba latihan Kegel atau lakukan sex therapy dengan pasangan. Senam atau latihan kegel dikenal sebagai latihan otot-otot panggul untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegel adalah suatu latihan otot dasar panggul Puboccoccygeus (PC) atau Pelvic Floor Muscle yang semula dipergunakan untuk terapi pada wanita yang tidak mampu mengontrol keluarnya urin. Otot PC disebut juga otot 'seksual' karena mendukung vagina, penis, uterus, rectum dan bagian tubuh lain yang terkait fungsi seksual seperti orgasme dan ejakulasi baik pada wanita maupun pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menemukan lokasi otot PC, Anda dapat menghentikan urine saat Anda buang air kecil. Cobalah berhenti buang air kecil sampai tiga kali sehingga Anda dapat menentukan posisi otot-otot PC tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan Kegel ini diperkenalkan oleh Dr. Arnold Kegel, seorang gynecologist, sejak tahun 1945. Latihan ini merupakan rangkaian gerakan yang berfungsi untuk melatih kontraksi otot PC berkali-kali dengan tujuan meningkatkan tonus dan kontraksi otot. Latihan ini baru menunjukkan manfaatnya setelah dilakukan minimal enam minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk pria ternyata latihan Kegel ini telah dikembangkan sejak tahun 1978 oleh Zilberger. Namun prinsip utamanya tetap pada latihan penguatan otot-otot panggul. Latihan ini bermanfaat menguatkan otot panggul termasuk penis serta menambah kemampuan potensi seksual. Dan hasilnya ternyata memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya dengan mengencangkan otot-otot tersebut sebanvak 10 kali dan mengendorkannya 10 kali setiap hari, dalam tempo satu hingga satu setengah bulan, secara otomatis Anda akan menjadi terbiasa untuk menunda ejakulasi sehingga orgasme berulangkali dapat dialami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ejakulasi Dini, Sadari &amp;amp; Akhiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa ejakulasi dini merupakan gangguan fungsi seksual, bukan hal yang alami. Namun, tidak banyak pria yang menyadari bahwa dirinya mengalami ejakulasi dini. Selain tidak menyadari, banyak pula yang tidak mau mengakui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi banyaknya pria yang mengalami ejakulasi dini, ada pihak tertentu yang menawarkan penyembuhan padahal mereka tidak mengerti dengan benar apa dan bagaimana ejakulasi dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal asal diketahui lebih dini, ejakulasi dini bisa disembuhkan. Tapi ingat, bukan penyembuhan ke "orang pintar" tapi dengan pengobatan ke dokter. Sebelum perceraian menjadi satu-satunya solusi, lebih baik segera berkonsultasi dengan ahlinya untuk mengakhiri derita ejakulasi dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-1551887611987304279?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/1551887611987304279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=1551887611987304279' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1551887611987304279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/1551887611987304279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-ejakulasi-dini.html' title='Penyakit Ejakulasi Dini'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-485072830728331895</id><published>2008-12-08T02:53:00.003+07:00</published><updated>2008-12-08T02:55:50.027+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Antraks'/><title type='text'>Penyakit Antraks</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;PENYAKIT ANTRAKS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Antraks adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis, yang bisa menginfeksi kulit, paru-paru dan saluran pencernaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antraks sangat menular dan bisa berakibat fatal.&lt;br /&gt;Biasanya menyebar ke manusia dari hewan, terutama sapi, kambing dan domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bakteri Bacillus anthracis.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://scorpio.bule.googlepages.com/antraks.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 360px; height: 282px;" src="http://scorpio.bule.googlepages.com/antraks.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bakteri &lt;i&gt;Bacillus anthracis&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakteri yang dorman (tidur) dapat bertahan hidup di dalam tanah dan produk hewan (misalnya wol) selama berpuluh-puluh tahun.&lt;br /&gt;Infeksi biasanya masuk melalui kulit, tetapi bisa juga berasal dari daging yang tercemar atau karena menghirup spora maupun bakteri.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gejala bisa muncul dalam waktu 12 jam - 5 hari setelah terpapar oleh bakteri.&lt;br /&gt;Infeksi kulit berawal sebagai benjolan merah-coklat yang membesar disertai pembengkakan di sekelilingnya. Benjolan berubah menjadi lepuhan dan mengeras, kemudian tengahnya pecah dan mengeluarkan cairan bening, lalu membentuk keropeng yang hitam.&lt;br /&gt;Kelenjar getah bening di daerah yang terkena bisa membengkak, dan penderita merasakan tidak enak badan, kadang ototnya terasa sakit, sakit kepala, demam, mual dan muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antraks pulmoner (penyakit woolsorter) terjadi akibat menghirup spora dari bakteri antraks.&lt;br /&gt;Spora membelah diri di dalam kelenjar getah bening yang terletak di dekat paru-paru. Kelenjar getah bening kemudian pecah dan berdarah, menyebarkan infeksi ke struktur terdekat di dalam dada. Di dalam paru-paru dan di dalam rongga antara paru-paru dan dinding dada tertimbun cairan yang terinfeksi.&lt;br /&gt;Pada mulanya, gejalanya samar-samar dan menyerupai flu. Tetapi selanjutnya, demam semakin memburuk dan dalam beberapa hari terjadi gangguan pernafasan yang hebat, yang diikuti oleh syok dan koma.&lt;br /&gt;Juga bisa terjadi infeksi otak dan selaputnya (meningoensefalitis).&lt;br /&gt;Meskipun diberikan pengobatan dini, jenis antraks ini hampir selalu berakibat fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antraks gastrointestinalis jarang terjadi.&lt;br /&gt;Bakteri dapat tumbuh ke dalam dinding usus dan melepaskan racun yang menyebabkan perdarahan luas dan kematian jaringan.&lt;br /&gt;Jika menyebar ke dalam aliran darah, infeksi ini bisa berakibat fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya, didukung adanya riwayat kontak dengan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendiagnosis infeksi paru-paru, bisa diambil contoh dahak untuk dibiakkan; tetapi laboratorium tidak selalu dapat menemukan bakteri penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Infeksi kulit diobati dengan suntikan penisilin atau dengan tetrasiklin maupun eritromisin per-oral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi paru-paru diobati dengan penisilin intravena.&lt;br /&gt;Kortikosteroid digunakan untuk mengurangi peradangan paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pengobatan tertunda (biasanya karena diagnosisnya belum pasti), maka kemungkinan akan terjadi kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENCEGAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang memiliki resiko tinggi kontak dengan hewan (misalnya dokter hewan, teknisi laboratoriuim dan pekerja pemintalan tekstil yang mengolah bulu binatang) bisa mendapatkan vaksinasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-485072830728331895?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/485072830728331895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=485072830728331895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/485072830728331895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/485072830728331895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-antraks.html' title='Penyakit Antraks'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5585640107263849807</id><published>2008-12-08T02:46:00.000+07:00</published><updated>2008-12-08T02:47:39.984+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Abses'/><title type='text'>Penyakit Abses</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;PENYAKIT ABSES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Abses adalah suatu penimbunan nanah, biasanya terjadi akibat suatu infeksi bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bakteri menyusup ke dalam jaringan yang sehat, maka akan terjadi infeksi.&lt;br /&gt;Sebagian sel mati dan hancur, meninggalkan rongga yang berisi jaringan dan sel-sel yang terinfeksi.&lt;br /&gt;Sel-sel darah putih yang merupakan pertahanan tubuh dalam melawan infeksi, bergerak ke dalam rongga tersebut dan setelah menelan bakteri, sel darah putih akan mati.&lt;br /&gt;Sel darah putih yang mati inilah yang membentuk nanah, yang mengisi rongga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat penimbunan nanah ini, maka jaringan di sekitarnya akan terdorong.&lt;br /&gt;Jaringan pada akhirnya tumbuh di sekeliling abses dan menjadi dinding pembatas abses; hal ini merupakan mekanisme tubuh untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut.&lt;br /&gt;Jika suatu abses pecah di dalam, maka infeksi bisa menyebar di dalam tubuh maupun dibawah permukaan kulit, tergantung kepada lokasi abses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;# Suatu infeksi bakteri bisa menyebabkan abses melalui beberapa cara: bakteri masuk ke bawah kulit akibat luka yang berasal dari tusukan jarum yang tidak steril&lt;br /&gt;# bakteri menyebar dari suatu infeksi di bagian tubuh yang lain&lt;br /&gt;# bakteri yang dalam keadaan normal hidup di dalam tubuh manusia dan tidak menimbulkan gangguan, kadang bisa menyebabkan terbentuknya abses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang terbentuknya suatu abses akan meningkat jika:&lt;br /&gt;# terdapat kotoran atau benda asing di daerah tempat terjadinya infeksi&lt;br /&gt;# daerah yang terinfeksi mendapatkan aliran darah yang kurang&lt;br /&gt;# terdapat gangguan sistem kekebalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abses bisa terbentuk di seluruh bagian tubuh, termasuk paru-paru, mulut, rektum dan otot.&lt;br /&gt;Abses sering ditemukan di dalam kulit atau tepat dibawah kulit, terutama jika timbul di wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gejala dari abses tergantung kepada lokasi dan pengaruhnya terhadap fungsi suatu organ atau saraf.&lt;br /&gt;Gejalanya bisa berupa:&lt;br /&gt;- nyeri&lt;br /&gt;- nyeri tekan&lt;br /&gt;- teraba hangat&lt;br /&gt;- pembengkakan&lt;br /&gt;- kemerahan&lt;br /&gt;- demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu abses yang terbentuk tepat dibawah kulit biasanya tampak sebagai suatu benjolan. Jika abses akan pecah, maka daerah pusat benjolan akan lebih putih karena kulit diatasnya menipis.&lt;br /&gt;Suatu abses di dalam tubuh, sebelum menimbulkan gejala seringkali terlebih dahulu tumbuh menjadi lebih besar. Abses dalam lebih mungkin menyebarkan infeksi ke seluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Abses di kulit atau dibawah kulit sangat mudah dikenali, sedangkan abses dalam seringkali sulit ditemukan.&lt;br /&gt;Pada penderita abses, biasanya pemeriksaan darah menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menentukan ukuran dan lokasi abses dalam, bisa dilakukan pemeriksaan rontgen, USG, CT scan atau MRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu abses seringkali membaik tanpa pengobatan, abses pecah dengan sendirinya dan mengeluarkan isinya.&lt;br /&gt;Kadang abses menghilang secara perlahan karena tubuh menghancurkan infeksi yang terjadi dan menyerap sisa-sisa infeksi. Abses tidak pecah dan bisa meninggalkan benjolan yang keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meringankan nyeri dan mempercepat penyembuhan, suatu abses bisa ditusuk dan dikeluarkan isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu abses tidak memiliki aliran darah, sehingga pemberian antibiotik biasanya sia-sia.&lt;br /&gt;Antibiotik bisa diberikan setelah suatu abses mengering dan hal ini dilakukan untuk mencegah kekambuhan. Antibiotik juga diberikan jika abses menyebarkan infeksi ke bagian tubuh lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5585640107263849807?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5585640107263849807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5585640107263849807' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5585640107263849807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5585640107263849807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-abses.html' title='Penyakit Abses'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-8130327057437490775</id><published>2008-12-08T02:38:00.004+07:00</published><updated>2008-12-08T02:43:10.127+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit TBC'/><title type='text'>Penyakit  TBC</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Penyakit TBC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Penyakit TBC dapat menyerang siapa saja (tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, atau kaya) dan dimana saja. Setiap tahunnya, Indonesia bertambah dengan seperempat juta kasus baru TBC dan sekitar 140.000 kematian terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh TBC. Bahkan, Indonesia adalah negara ketiga terbesar dengan masalah TBC di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei prevalensi TBC yang dilakukan di enam propinsi pada tahun 1983-1993 menunjukkan bahwa prevalensi TBC di Indonesia berkisar antara 0,2 – 0,65%. Sedangkan menurut laporan Penanggulangan TBC Global yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2004, angka insidensi TBC pada tahun 2002 mencapai 555.000 kasus (256 kasus/100.000 penduduk), dan 46% diantaranya diperkirakan merupakan kasus baru.&lt;br /&gt;Penyebab Penyakit TBC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Penularan Penyakit TBC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah), dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/STwmv-P5OXI/AAAAAAAAAfI/w5j6fB-g0R4/s1600-h/sebar_tbc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 306px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/STwmv-P5OXI/AAAAAAAAAfI/w5j6fB-g0R4/s320/sebar_tbc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277135468976748914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Mikobakterium tuberkulosa berhasil menginfeksi paru-paru, maka dengan segera akan tumbuh koloni bakteri yang berbentuk globular (bulat). Biasanya melalui serangkaian reaksi imunologis bakteri TBC ini akan berusaha dihambat melalui pembentukan dinding di sekeliling bakteri itu oleh sel-sel paru. Mekanisme pembentukan dinding itu membuat jaringan di sekitarnya menjadi jaringan parut dan bakteri TBC akan menjadi dormant (istirahat). Bentuk-bentuk dormant inilah yang sebenarnya terlihat sebagai tuberkel pada pemeriksaan foto rontgen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebagian orang dengan sistem imun yang baik, bentuk ini akan tetap dormant sepanjang hidupnya. Sedangkan pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak. Tuberkel yang banyak ini membentuk sebuah ruang di dalam paru-paru. Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (dahak). Seseorang yang telah memproduksi sputum dapat diperkirakan sedang mengalami pertumbuhan tuberkel berlebih dan positif terinfeksi TBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya penularan infeksi yang telah dilaporkan saat ini, banyak dihubungkan dengan beberapa keadaan, antara lain memburuknya kondisi sosial ekonomi, belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari infeksi HIV. Disamping itu daya tahan tubuh yang lemah/menurun, virulensi dan jumlah kuman merupakan faktor yang memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gejala Penyakit TBC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru, sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala sistemik/umum:&lt;br /&gt;* Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.&lt;br /&gt;* Penurunan nafsu makan dan berat badan.&lt;br /&gt;* Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).&lt;br /&gt;* Perasaan tidak enak (malaise), lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala khusus:&lt;br /&gt;* Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara "mengi", suara nafas melemah yang disertai sesak.&lt;br /&gt;* Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.&lt;br /&gt;* Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.&lt;br /&gt;* Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasien anak yang tidak menimbulkan gejala, TBC dapat terdeteksi kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Kira-kira 30-50% anak yang kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. Pada anak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan BTA positif, dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penegakan Diagnosis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apabila dicurigai seseorang tertular penyakit TBC, maka beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.&lt;br /&gt;* Pemeriksaan fisik.&lt;br /&gt;* Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak).&lt;br /&gt;* Pemeriksaan patologi anatomi (PA).&lt;br /&gt;* Rontgen dada (thorax photo).&lt;br /&gt;* Uji tuberkulin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-8130327057437490775?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/8130327057437490775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=8130327057437490775' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/8130327057437490775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/8130327057437490775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-tbc.html' title='Penyakit  TBC'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/STwmv-P5OXI/AAAAAAAAAfI/w5j6fB-g0R4/s72-c/sebar_tbc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-2553617242323761673</id><published>2008-12-08T02:30:00.004+07:00</published><updated>2008-12-08T02:35:53.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Syaraf Terjepit'/><title type='text'>PENYAKIT SYARAF TERJEPIT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.ntsclinic.blogspot.com/"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/STwlEfwjKbI/AAAAAAAAAfA/5oK3bcK0rAk/s320/9941.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277133622546213298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Syaraf terjepit ternyata bukanlah hal yang jarang dialami oleh banyak orang. Kondisi ini dialami oleh berbagai orang dari berbagai profesi, hobi dan olahraga. Dari pekerja kantoran yang banyak duduk, pekerja yang banyak mengangkat beban berat, sampai Ibu rumah tangga. Hal ini disebabkan karena berbagai macam faktor mendukung faktor terjadinya saraf terjepit atau Hernia Nucleus Pulposus (HNP). Karena berbagai aktivitas sehari-hari yang menyibukkan dan menyita konsentrasi, terkadang gejala nyeri yang timbul, seperti sakit pinggang, sakit pada kaki (sciatica), atau nyeri pada leher, cenderung diabaikan, sampe akhirnya terasa mengganggu, barulah membuat kita bertanya-tanya dan cemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Macam-macam faktor yang dapat mendukung terjadinya saraf terjepit:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Trauma / Cedera pada pinggang atau tulang belakang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor trauma ini dapat terjadi dalam 1 kejadian, seperti jatuh terduduk cukup keras dan langsung dapat menyebabkan pecahnya Nucleus Pulposus (gel pada disc/bantalan ruas tulang belakang) akibat tekanan berat/shock di sepanjang tulang belakang pada saat jatuh terduduk. Pada anak muda yang mengalami jatuh seperti ini, biasanya mereka tidak akan merasakan sakit pada saat itu juga, malah cenderung mereka bisa langsung berdiri dan melakukan aktivitas seperti biasa. Namun kebanyakan kasus yang terjadi, mereka akan merasakan gejala sakit pinggang bertahun-tahun kemudian. Berbeda halnya bila cedera ini terjadi pada orang yang sudah berumur. Mereka akan merasakan nyeri pada pinggangnya secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan karena perbedaan elastisitas dari Nucleus Pulposus (gel pada disc/ bantalan ruas tulang belakang) itu sendiri. Nucleus Pulposus terdiri dari air dan kolagen yang mempunyai kekuatan dan elastisitas untuk menahan beban dalam ruas tulang belakang, pada saat kita berdiri dan duduk. Pada anak muda, kandungan air dalam Nucleus Pulposus masih tinggi, sehingga dapat menahan shock/tekanan yang lebih tinggi, ketimbang pada orang tua, yang Nucleus Pulposusnya telah mengalami degenerasi/penurunan karena kandungan air telah menurun (aging process).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Kebiasaan Postur Tubuh yang tidak benar dalam kurun waktu yang lama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Postur Tubuh yang tidak baik (melengkung) menyebabkan pendistribusian tekanan pada tulang belakang tidak merata, sehingga terdapat titik-titik tertentu pada ruas tulang belakang mengalami tekanan yang lebih tinggi dibandingkan kekuatan normal Nucleus Pulposus dalam menahan tekanan. Tekanan yang lebih tinggi dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan Nucleus Pulposus mengalami bulging, bahkan pecah. Hal ini dapat terjadi pada bagian leher / cervical atau pinggang/lumbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Penyakit Degenerasi Disc (Degenerative Disc Disease, DDD) atau Disc Aging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Disc atau bantalan ruas tulang belakang dapat mengalami degenerasi, sehingga melemahkan kekuatannya untuk dapat menahan dan mendistribusikan secara merata tekanan pada tulang belakang. Degenerasi atau penurunan kualitas Disc ini dapat disebabkan oleh Nutrisi yang buruk pada Disc, dan juga dapat disebabkan oleh proses reaksi biokimia antara glukosa dan kolagen dalam Disc. Beberapa riset juga menunjukkan ada kemungkinan DDD terhubung dengan genetik dalam keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nutrisi yang buruk pada Disc&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua sel dalam tubuh kita memerlukan nutrisi yang baik (protein, air, oksigen yang terbawa dalam darah), untuk berkembang, menduplikasi dan menyembuhkan diri sendiri. Begitu juga halnya dengan Disc di antara tulang belakang. Namun karena struktur tulang belakang yang sedemikian rupa, sehingga tidak ada pembuluh darah yang memberikan asupan langsung pada Disc dan sampai ke Nucleus Pulposus. Padahal asupan nutrisi ini penting untuk kehidupan dan kekuatan Nucleus Pulposus dalam menjalankan fungsinya. Nutrisi pun harus menempuh rute yang lebih jauh untuk bisa berdifusi sampai ke dalam Disc dan memberi makan Nucleus Pulposus. Tanpa nutrisi yang cukup, sel-sel dalam Nucleus Pulposus akan kehilangan kandungan air, dan mengalami degenerasi perlahan-lahan. Rute yang panjang dan sulit ditempuh oleh nutrisi ini diperburuk juga oleh diet dan gizi yang buruk. Alkohol, rokok dan kurang minum air dikatakan mempersulit jalannya nutrisi ke dalam Disc. Begitu juga dengan kurang pergerakan ringan di sekitar ruas tulang belakang. Oleh karena itu amat disarankan untuk mengurangi rokok dan alkohol, banyak minum air untuk hidrasi tubuh, serta banyak olahraga ringan untuk tulang belakang, sehingga membantu difusi dari nutrisi masuk ke Disc. Olahraga/pergerakan ringan di sekitar tulang belakang ini dapat membantu nutrisi menembus lapisan-lapisan untuk sampai ke tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Proses reaksi biokimia antara glukosa dan kolagen dalam Disc.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Proses ini terjadi secara natural antara glukosa dalam tubuh dan kolagen dalam Disc. Reaksi biokimia ini merubah struktur kolagen menjadi lebih mudah keras dan lengket, sehingga Disc mengalami degenerasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor Keturunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa riset menunjukkan ada faktor-faktor yang mengarah pada genetik yang diturunkan dalam keluarga yang menyebabkan DDD. Hal ini mungkin terjadi karena faktor-faktor seperti struktur kerangka kolagen dalam disc, pengaruh genetik dalam peredaran darah, dan metabolisme Disc. Belum ada konklusi yang pasti dalam penelitian ini, namun berhati-hatilah jika banyak dari anggota keluarga anda yang mengalami saraf terjepit. Jagalah selalu postur tubuh anda, sehingga tidak menimbulkan tekanan yang abnormal terhadap ruas tulang belakang dan bantalannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-2553617242323761673?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/2553617242323761673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=2553617242323761673' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2553617242323761673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2553617242323761673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-syaraf-terjepit.html' title='PENYAKIT SYARAF TERJEPIT'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bGvddQNekiA/STwlEfwjKbI/AAAAAAAAAfA/5oK3bcK0rAk/s72-c/9941.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-3243066695229272738</id><published>2008-12-08T02:22:00.001+07:00</published><updated>2008-12-08T02:22:51.895+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit AIDS'/><title type='text'>Penyakit AIDS</title><content type='html'>Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai pengertian penyakit AIDS, penyebab penyakit AIDS, Pola atau cara penularan penyakit AIDS serta penanganan dan pengobatan yang diberikan kepada penderita penyakit HIV+ atau AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, Tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Cara Penularan virus HIV AIDS&lt;br /&gt;1. Melalui darah. misalnya ; Transfusi darah, terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju Pria). misalnya ; seorang Pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya, oral sex, dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melalui cairan vagina pada Wanita. misalnya ; Wanita yang berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Melalui Air Susu Ibu (ASI). misalnya ; Bayi meminum ASI dari wanita hiv+, Pria meminum susu ASI pasangannya, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air mata, Air keringat&lt;br /&gt;serta Urine (Air seni atau air kencing).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Tanda dan Gejala Penyakit AIDS&lt;br /&gt;Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah 'pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS&lt;br /&gt;Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatullah dengan ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-3243066695229272738?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/3243066695229272738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=3243066695229272738' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/3243066695229272738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/3243066695229272738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-aids.html' title='Penyakit AIDS'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-5276828194292805036</id><published>2008-12-08T02:17:00.000+07:00</published><updated>2008-12-08T02:20:52.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Polio'/><title type='text'>Penyakit Polio</title><content type='html'>Mengenal Penyakit Polio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium akut ditandai dengan suhu tubuh meningkat, jarang terjadi lebih dari 10 hari, kadang disertai sakit kepala dan muntah. Kelumpuhan terjadi dalam seminggu permulaan sakit.&lt;br /&gt;LABORATORIUM rujukan global di Mumbai, India, mengkonfirmasikan bahwa isolat virus yang dikirim dari Sukabumi, Jawa Barat, adalah polio liar (wild poliovirus) tipe 1.&lt;br /&gt;Dalam situs polio eradication yang bisa diakses di situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disebutkan, virus yang ditemukan pada bayi berusia 18 bulan itu berasal dari Afrika Barat (Kompas, 4 Mei 2005).&lt;br /&gt;Karena itu, dunia kesehatan Indonesia dikejutkan munculnya kembali penyakit polio. Kali terakhir pada 1995, Laboratorium Biofarma, Balai Penelitian dan Pengembangan Depkes, dan Balai Laboratorium Kesehatan Surabaya menemukan tujuh penderita polio di Malang, Cilacap, Medan, Palembang, dan Probolinggo.&lt;br /&gt;Penyebab penyakit itu adalah virus polio yang terdiri atas tiga strain, yaitu strain 1 (brunhilde), strain 2 (lanzig), dan strain 3 (leon).&lt;br /&gt;Strain 1 seperti yang ditemukan di Sukabumi paling paralitogenik atau paling ganas dan sering menyebabkan kejadian luar biasa (wabah), sedangkan strain 2 paling jinak. Virus polio termasuk genus enteroviorus, famili picornavirus.&lt;br /&gt;Bentuk virus itu icosahedral, tanpa sampul (envelope) dengan genom RNA, single stranded messenger molecule. Single stranded RNA membentuk hampir 30% bagian virion dan sisanya terdiri atas 4 protein besar (VP1-4) dan satu protein kecil (Vpg).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gejala Klinik&lt;br /&gt;Tanda klinik penyakit polio pada manusia sangat jelas. Sebagian besar (90%) infeksi virus polio menyebabkan inapparent infection, sedangkan 5% menampilkan gejala abortive infection, 1% nonparalytic, dan sisanya menunjukkan tanda klinik paralitik.&lt;br /&gt;Bagi penderita dengan tanda klinik paralitik, 30% akan sembuh, 30% menunjukkan kelumpuhan ringan, 30% menunjukkan kelumpuhan berat, dan 10% menunjukkan gejala berat serta bisa menimbulkan kematian. Masa inkubasi biasanya 3-35 hari.&lt;br /&gt;Penderita sebelum ditemukannya vaksin terutama berusia di bawah 5 tahun. Setelah adanya perbaikan sanitasi serta penemuan vaksin, usia penderita bergeser pada kelompok anak usia di atas 5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium akut --sejak ada gejala klinis hingga dua minggu-- ditandai dengan suhu tubuh meningkat, jarang terjadi lebih dari 10 hari, kadang disertai sakit kepala dan muntah. Kelumpuhan terjadi dalam seminggu permulaan sakit. Kelumpuhan itu terjadi akibat kerusakan sel-sel motor neuron di medula spinalis (tulang belakang) oleh invasi virus.&lt;br /&gt;Kelumpuhan tersebut bersifat asimetris sehingga menimbulkan deformitas (gangguan bentuk tubuh) yang cenderung menetap atau bahkan menjadi lebih berat. Sebagian besar kelumpuhan terjadi pada tungkai (78,6%), sedangkan 41,4% akan mengenai lengan. Kelumpuhan itu berjalan bertahap dan memakan waktu dua hari hingga dua bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium subakut (dua minggu hingga dua bulan) ditandai dengan menghilangnya demam dalam waktu 24 jam atau kadang suhu tidak terlau tinggi. Kadang, itu disertai kekakuan otot dan nyeri otot ringan. Kelumpuhan anggota gerak yang layuh dan biasanya salah satu sisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stadium konvalescent (dua bulan hingga dua tahun) ditandai dengan pulihnya kekuatan otot lemah. Sekitar 50%-70% fungsi otot pulih dalam waktu 6-9 bulan setelah fase akut. Kemudian setelah usia dua tahun, diperkirakan tidak terjadi lagi perbaikan kekuatan otot. Stadium kronik atau dua tahun lebih sejak gejala awal penyakit biasanya menunjukkan kekuatan otot yang mencapai tingkat menetap dan kelumpuhan otot permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme Penyebaran&lt;br /&gt;Virus ditularkan infeksi droplet dari oral-faring (mulut dan tenggorokan) atau tinja penderita infeksi. Penularan terutama terjadi langsung dari manusia ke manusia melalui fekal-oral (dari tinja ke mulut) atau yang agak jarang melalui oral-oral (dari mulut ke mulut). Fekal-oral berarti minuman atau makanan yang tercemar virus polio yang berasal dari tinja penderita masuk ke mulut manusia sehat lainnya. Sementara itu, oral-oral adalah penyebaran dari air liur penderita yang masuk ke mulut manusia sehat lainnya.&lt;br /&gt;Virus polio sangat tahan terhadap alkohol dan lisol, namun peka terhadap formaldehide dan larutan chlor. Suhu tinggi cepat mematikan virus, tetapi pada keadaan beku dapat bertahan bertahun-tahun.&lt;br /&gt;Ketahanan virus di tanah dan air sangat bergantung pada kelembapan suhu dan mikroba lainnya. Virus itu dapat bertahan lama pada air limbah dan air permukaan, bahkan hingga berkilo-kilometer dari sumber penularan.&lt;br /&gt;Meski penularan terutama akibat tercemarnya lingkungan oleh virus polio dari penderita yang infeksius, virus itu hidup di lingkungan terbatas. Salah satu inang atau mahluk hidup perantara yang dapat dibuktikan hingga saat ini adalah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan&lt;br /&gt;Dalam World Health Assembly 1988 yang diikuti sebagian besar negara di dunia, dibuat kesepakatan untuk melakukan eradikasi polio (Erapo) tahun 2000. Artinya, dunia bebas polio pada 2000. Program Erapo pertama yang dilakukan adalah melakukan imunisasi tinggi dan menyeluruh. Kemudian, diikuti Pekan Imunisasi Nasional yang dilakukan Depkes 1995, 1996, dan 1997. Imunisasi polio yang harus diberikan sesuai rekomendasi WHO adalah sejak lahir sebanyak 4 kali dengan interval 6-8 minggu.&lt;br /&gt;Kemudian, diulang usia 1,5 tahun, dan 15 tahun. Upaya ketiga adalah survailance accute flaccid paralysis atau penemuan penderita yang dicurigai lumpuh layuh pada usia di bawah 15 tahun. Mereka harus diperiksa tinjanya untuk memastikan karena polio atau bukan.&lt;br /&gt;Tindakan lain adalah melakukan mopping-up. Yakni, pemberian vaksinasi massal di daerah yang ditemukan penderita polio terhadap anak usia di bawah lima tahun tanpa melihat status imunisasi polio sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-5276828194292805036?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/5276828194292805036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=5276828194292805036' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5276828194292805036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/5276828194292805036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-polio.html' title='Penyakit Polio'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5018531669743540716.post-2880430540776545095</id><published>2008-12-08T01:38:00.001+07:00</published><updated>2008-12-08T01:54:01.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Flue Burung'/><title type='text'>Penyakit Flu Burung</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: left;"&gt;Mikroorganisme Penyebab: HPAIV (Highly Pothogenic Avian Influenza Virus)&lt;br /&gt;Sumber infeksi: Di KomunitasUnggas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Penularan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kontak: Langsung dan tidak langsung&lt;br /&gt;Penularan terjadi pada kontak langsung dari kulit pasien ke kulit pejamu rentan lain, dalam hal ini petugas kesehatan pada saat memandikan pasien atau melaksanakan tindakan keperawatan yang lain.&lt;br /&gt;Secara tidak langsung dengan melibatkan benda perantara, yang biasanya benda mati seperti alat kesehatan, jarum, kasa pembalut, tangan yang tidak dicuci, sarung tangan bekas.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Droplet:&lt;br /&gt;Meskipun secara teori penularan droplet atau melalui percikan merupakan bentuk lain dari penularan secara kontak, namun mekanisme perpindahan kuman patogen dari pejamunya sangat berbeda dengan sebagaimana kontak langsung maupun tidak langsung. Percikan dihasilkan oleh pejamu (yang berdiameter &gt; 5m) melalui batuk, bersin, bicara dan selama pelaksanaan tindakan tertentu seperti penghisapan lendir dan bronkoskopi. Percikan yang berasal dari pejamu tersebut terbang dalam jerak dekat melalui udara dan mengendap di bagian tubuh pejamu lain yang rentan seperti: konjungtiva, mukosa hidung, atau mulut.&lt;br /&gt;Oleh karena percikan yang mengandung kuman tersebut tidak menetap di udara maka untuk mencegah penyebaran lebih lanjut tidak diperlukan pengaturan khusus pada sistem ventilasi, jangan dikacaukan dengan penularan airborne.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; font-weight: bold;"&gt;Kewaspadaan terhadap penularan yang diperlukan:&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Kewaspadaan Universal:&lt;br /&gt;Memperlakukan semua darah dan duh tubuh sebagai bahan infeksius, hindari menjamahnya dengan tangan telanjang atau segera cuci bila mungkin tercemar&lt;br /&gt;Cuci tangan (dengan air mengalir dan sabun/antiseptik, gosok selama 10 detik, dan lap kering) sebagai tindakan rutin: sebelum dan setelah menjamah pasien, seblum memakai dan setelah melepas sarung tangan&lt;br /&gt;Sarung tangan pemeriksaan bila akan menjamah darah dan duh tubuh atau benda tercemar lain. Ganti sarung tangan setiap ganti pasien. Lepas segera sarung tangan setelah selesai tindakan.&lt;br /&gt;Masker, kaca mata, pelindung wajah dikenakan bila ada kemungkinan terjadi percikan darah, duh tubuh lain selama melakukan tindakan atau perawatan pasien.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Kewaspadaan tambahan:&lt;br /&gt;terhadap penularan melalui kontak dan percikan (droplet)&lt;br /&gt;Sebagai tambahan pada kewaspadaan universal&lt;br /&gt;Penempatan pasien&lt;br /&gt;Pasien ditempatkan dalam ruang tersendiri. Bila tidak tersedia ruang tersendiri dapat ditempatkan bersama pasien dengan diagnosis yang sama (kohort).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua petugas kesehatan harus selalu mengenakan alat pelindung ketika masuk ke ruang pasien:&lt;br /&gt;Kenakan masker, penutup kepala, kaca mata pelindung, sarung tangan, gaun pelindung, sepatu pelindung, ketika memasuki ruang pasien.&lt;br /&gt;Selama melaksanakan tindakan, ganti sarung tangan setelah menjamah bahan infeksius.&lt;br /&gt;Gaun pelindung (tidak perlu steril), pilih yang sesuai dengan tindakan yang akan dilaksanakan (kedap air atau tidak).&lt;br /&gt;Lepas gaun sebelum meninggalkan ruangan dan pastikan baju kerja tidak terkontaminasi.&lt;br /&gt;Lepas sarung tangan sebelum keluar ruangan dan cuci tangan segera dengan antiseptik dan pastikan setelahnya tidak lagi menjamah permukaan di ruang pasien yang mungkin tercemar.&lt;br /&gt;Demikian pula dengan alat pelindung yang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Transportasi Pasien&lt;br /&gt;Batasi pemindahan pasien ke ruang lain kecuali sangat diperlukan. Bila terpaksa maka pasien kenakan masker pada pasien dan selimut bersih rapat, pastikan kewaspadaan universal tetap terjaga untuk menekan risiko penyebaran mikroorganisme ke pasien lain dan pencemaran permukaan lingkungan atau peralatan lain.&lt;br /&gt;Alat kesehatan untuk pasien&lt;br /&gt;Bila mungkin alokasikan alat kesehatan khusus untuk pasien tersebut atau bersama dengan pasien sejenis untuk menghindari penyebaran antar pasien. Bila menggunakan alat untuk pasien umum, maka perlu pembersihan yang memadai dan disinfeksi sebelum dipakai untuk pasien lain.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;INFORMASI TENTANG FLU-BURUNG&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;1. Apa yang disebut Flu-Burung ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flu Burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza yang menyerang burung/unggas/ayam . Salah satu tipe yang perlu diwaspadai adalah yang disebabkan oleh virus influenza dengan kode genetik H5N1 (H=Haemagglutinin, N=Neuramidase) yang selain dapat menular dari burung ke burung ternyata dapat pula menular dari burung ke manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Siapa yang harus diwaspadai ? Dan bagaimana gejala klinisnya apabila menyerang manusia ?&lt;br /&gt;Yang harus diwaspadai adalah&lt;br /&gt;a) apabila seseorang bekerja di laboratorium yang memproses sample dari pasien atau binatang yang  terinfeksi  atau&lt;br /&gt;b) 1 minggu yang lalu bekerja atau mengunjungi peternakan/tempat penyembelihan ayam/unggas di daerah yang terjangkit atau&lt;br /&gt;c) kontak dengan penderita Flu Burung HPAI (Highly pathogenic Avian Influenza) atau lebih spesifik virus H5N1 pada saat penyakit itu mudah menular dan kemudian menderita penyakit dengan gejala : panas lebih dari 38 derajat celcius, batuk, dan sakit tenggorokan. Pasien seperti ini oleh WHO disebut Possible case of Influenza A (H5N1).&lt;br /&gt;Keadaan itu dapat menjadi semakin berat jika timbul pneumonia disertai sesak nafas (radang paru) dan menyebabkan angka kematian yang tinggi (Tahun 1997 di Hongkong angka kematiannya 33,33% , atau 6 dari 18 kasus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berapa lama masa inkubasinya ? Dan apabila mengenai manusia berapa lama masa infeksiusnya ?&lt;br /&gt;a) Masa inkubasinya sangat singkat yaitu 1 – 3 hari,&lt;br /&gt;b) Meskipun belum terbukti adanya penularan dari manusia ke manusia , masa infeksiusnya (masa dimana penderita Avian Flu H5N1 diperkirakan mampu menularkan virus) adalah 1 hari sebelum tampak gejalanya dan 3-5 hari setelah tampak gejalanya dengan maksimum 7 hari (tetapi ada kepustakaan yang menyebutkan sampai 21 hari pada anak-anak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Apakah penyakit itu menular dari menusia ke manusia seperti SARS ?&lt;br /&gt;Sampai saat ini penularan dari manusia ke manusia belum terbukti. Sejauh ini penularan yang terjadi adalah dari burung/unggas/ayam yang terjangkit Flu-Burung ke manusia melalui kotoran atau sekreta burung yang mencemari udara dan tangan penjamah. Akan tetapi dari segi penyebaran wabah yang dikhawatirkan adalah jika Flu-Burung mengalami mutasi gen dan menjadi menular dari manusia ke manusia seperti yang terjadi pada SARS.&lt;br /&gt;5. Siapa yang paling berisiko tinggi tertular Flu Burung ?&lt;br /&gt;Mereka yang risiko tinggi adalah pekerja peternakan, penjual dan penjamah produk peternakan unggas/burung/ ayam. Pekerja laboratorium yang meneliti penyakit tersebut juga berisiko tinggi tertular. Anak-anak dan mereka yang berusia lanjut (60 tahun lebih) serta mereka yang dalam kondisi kekebalan rendah (pengguna obat steroid jangka panjang, obat sitostatika untuk kanker) merupakan kelompok yang rawan untuk terkena penyakit yang berat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bagaimana pencegahannya ?&lt;br /&gt;Rekomendasi sementara untuk pencegahan bagi mereka yang terlibat dalam peternakan/penyembelihan unggas/burung/ayam secara masal terutama di daerah terjangkit yang dikeluarkan oleh WHO/WPRO Manila 14 Januari 2004 intinya adalah sbb . :&lt;br /&gt;a) Basuh tangan sesering mungkin, penjamah sebaiknya juga melakukan disinfeksi tangan (dapat dengan alcohol 70%, atau larutan pemutih/khlorin 0,5%untuk alat2/instrumen)&lt;br /&gt;b) Gunakan alat pelindung perorangan seperti masker, sarung tangan, kaca mata pelindung, sepatu pelindung dan baju pelindung pada waktu melaksanakan tugas dipeternakan yang terjangkit atau di laboratorium&lt;br /&gt;c) Mereka yang terpajan dengan unggas/burung/ayam yang diduga terjangkit sebaiknya dilakukan vaksinasi dengan vaksin influenza manusia yang dianjurkan oleh WHO dalam rangka mencegah infeksi campuran Flu-Manusia dengan Flu-Burung , yang kemungkinan dapat menyebabkan jenis virus Flu-Burung baru yang dapat menginfeksi manusia.&lt;br /&gt;d) Lakukan pengamatan pasif terhadap kesehatan mereka yang terpajan dan keluarganya. Perhatikan keluhan-keluhan seperti Flu, radang mata, keluhan pernafasan). Orang berisiko tinggi terkena influenza yaitu mereka yang berusia lebih 60 tahun , atau berpenyakit paru dan jantung kronis tidak boleh bekerja di peternakan unggas/burung/ayam.&lt;br /&gt;e) Lakukan survei serologis pada mereka yang terpajan termasuk kepada dokter-hewan&lt;br /&gt;f) Jika terdapat risiko untuk menghirup udara yang tercemar di peternakan /tempat penyembelihan yang terjangkit , diajurkan pencegahan dengan obat antiviral (antara lain dengan Oseltamivir 75 mg dalam kapsul , 1 kali sehari selama 7 hari).&lt;br /&gt;g) Pemeriksaan laboratorium untuk memastikan dan mengisolasi virus penyebabnya : Kirimkan spesimen darah dan alat-alat dalam (usus, hati, hapusan hidung dan mulut, trachea, paru, limpa, ginjal, otak dan jantung) binatang yang diduga terjangkit penyakit itu (termasuk babi) ke laboratorium yang berwenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Apakah memakan daging ayam atau unggas dapat menularkan penyakit Flu-Burung ?&lt;br /&gt;Kotoran dan sekreta cairan unggas yang terjangkit dapat menularkan apabila tidak di masak.&lt;br /&gt;Pemanasan 90 derajat celcius dalam waktu 1 menit dapat mematikan virus tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber : WHO : Avian Influenza-Fact Sheet 15 January 2004&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Draft Case-Definitions Influenza A/H5N1.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5018531669743540716-2880430540776545095?l=jenispenyakit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/feeds/2880430540776545095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5018531669743540716&amp;postID=2880430540776545095' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2880430540776545095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5018531669743540716/posts/default/2880430540776545095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenispenyakit.blogspot.com/2008/12/penyakit-flu-burung.html' title='Penyakit Flu Burung'/><author><name>Sinjotaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00143952649477847417</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_bGvddQNekiA/Ri9UomfA3AI/AAAAAAAAACU/aOxQa4lDAbo/s320/images55.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
